Muhammad · 14/38
Terjemah Transliterasi — Muhammad
أَفَمَن كَانَ عَلَىٰ بَيِّنَةٍ مِّن رَّبِّهِ كَمَن زُيِّنَ لَهُ سُوءُ عَمَلِهِ وَاتَّبَعُوا أَهْوَاءَهُم ۝١٤
Afaman kaana `alaa baiyinatim mir Rabbihee kaman zuyyina lahoo sooo`u `amalihee wattaba`ooo ahwaaa`ahum
📖 Arti Bahasa Indonesia
Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Rabbnya sama dengan orang yang (shaitan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya?
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • Bayyinah: Bukti yang jelas, hujah yang terang, dan keyakinan yang teguh.
  • Zuyyina: Dihiasi dan diperindah (oleh setan) sehingga tampak baik.
  • Sūu 'Amalihi: Keburukan amal perbuatannya.
  • Ahwā'uhum: Keinginan-keinginan hawa nafsu mereka yang menyimpang dari kebenaran.

Tafsir Ayat:

Allah Ta'ala bertanya kepada kita dengan pertanyaan yang menggugah hati: Apakah orang yang berdiri di atas bukti yang nyata dari Rabb-nya—yakni berada dalam petunjuk, ilmu yang benar, dan keyakinan yang mantap tentang keesaan Allah serta syariat-Nya—sama dengan orang yang perbuatan buruknya dihiasi oleh setan sehingga tampak indah di matanya, lalu mereka mengikuti hawa nafsu mereka tanpa hujah dan tanpa dalil?

Sungguh, tidaklah sama antara keduanya. Orang yang beriman kepada Allah dengan penuh keyakinan, beribadah di atas bashirah (keterangan yang jelas), hatinya tenang dengan cahaya iman, dan amalnya dilandasi ilmu yang benar—ia berjalan di atas jalan yang lurus menuju ridha Allah. Adapun orang yang tersesat, setan telah menjadikan kemaksiatan dan kekufuran tampak elok dalam pandangannya, sehingga ia mengikuti segala keinginan hawa nafsunya, menyembah berhala tanpa bukti, mendustakan para rasul, dan tenggelam dalam dosa.

Maka renungkanlah wahai hamba Allah: betapa agungnya kedudukan orang yang berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Sunnah, yang hidup dengan keyakinan yang kokoh, dan betapa hinanya orang yang terperdaya oleh tipu daya setan dan hawa nafsu. Kesenangan dunia yang semu tidak akan mampu menyamai ketenangan hati seorang mukmin yang berjalan di atas petunjuk Rabb-nya.

Ayat ini mengajak kita untuk senantiasa memohon kepada Allah agar diberikan bashirah (cahaya pemahaman) dalam agama, dan agar kita tidak tertipu oleh perhiasan dunia yang menyesatkan. Ingatlah, bahwa kehidupan yang hakiki adalah kehidupan hati yang diterangi iman, dan kebahagiaan yang sejati adalah kebahagiaan di akhirat kelak. Maka jadilah hamba yang berjalan di atas bayyinah dari Rabb-mu, niscaya engkau akan merasakan manisnya iman dan kedamaian jiwa yang tiada tara.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 12-16 — Muhammad

12إِنَّ اللَّهَ يُدْخِلُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۖ وَالَّذِينَ كَفَرُوا يَتَمَتَّعُونَ وَيَأْكُلُونَ كَمَا تَأْكُلُ الْأَنْعَامُ وَالنَّارُ مَثْوًى لَّهُمْ
Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang mukmin dan beramal saleh ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Dan orang-orang kafir bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang. Dan jahannam adalah tempat tinggal mereka.
13وَكَأَيِّن مِّن قَرْيَةٍ هِيَ أَشَدُّ قُوَّةً مِّن قَرْيَتِكَ الَّتِي أَخْرَجَتْكَ أَهْلَكْنَاهُمْ فَلَا نَاصِرَ لَهُمْ
Dan betapa banyaknya negeri yang (penduduknya) lebih kuat dari pada (penduduk) negerimu (Muhammad) yang telah mengusirmu itu. Kami telah membinasakan mereka, maka tidak ada seorang penolongpun bagi mereka.
14أَفَمَن كَانَ عَلَىٰ بَيِّنَةٍ مِّن رَّبِّهِ كَمَن زُيِّنَ لَهُ سُوءُ عَمَلِهِ وَاتَّبَعُوا أَهْوَاءَهُم
Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Rabbnya sama dengan orang yang (shaitan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya?
15مَّثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ ۖ فِيهَا أَنْهَارٌ مِّن مَّاءٍ غَيْرِ آسِنٍ وَأَنْهَارٌ مِّن لَّبَنٍ لَّمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهُ وَأَنْهَارٌ مِّنْ خَمْرٍ لَّذَّةٍ لِّلشَّارِبِينَ وَأَنْهَارٌ مِّنْ عَسَلٍ مُّصَفًّى ۖ وَلَهُمْ فِيهَا مِن كُلِّ الثَّمَرَاتِ وَمَغْفِرَةٌ مِّن رَّبِّهِمْ ۖ كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِي النَّارِ وَسُقُوا مَاءً حَمِيمًا فَقَطَّعَ أَمْعَاءَهُمْ
(Apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?
16وَمِنْهُم مَّن يَسْتَمِعُ إِلَيْكَ حَتَّىٰ إِذَا خَرَجُوا مِنْ عِندِكَ قَالُوا لِلَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ مَاذَا قَالَ آنِفًا ۚ أُولَٰئِكَ الَّذِينَ طَبَعَ اللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَاتَّبَعُوا أَهْوَاءَهُمْ
Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkan perkataanmu sehingga apabila mereka keluar dari sisimu orang-orang berkata kepada orang yang telah diberi ilmu pengetahuan (sahabat-sahabat Nabi): "Apakah yang dikatakannya tadi?" Mereka itulah orang-orang yang dikunci mati hati mereka oleh Allah dan mengikuti hawa nafsu mereka.
MuhammadIndeks Quran
38Ayat
MadaniyahRevelation
14Ayat

Terjemah — Muhammad 14

Surat Muhammad Ayat 14 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari…

Surat Ayat 14/38 — Muhammad محمد (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Muhammad Dengarkan, Muhammad Terjemah, Muhammad mp3, Muhammad pdf. Ayat 12–16. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu