Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Fāsiq: Orang yang keluar dari ketaatan kepada Allah, melakukan dosa besar atau terus-menerus dalam dosa kecil.
- Naba': Berita atau kabar penting yang perlu diverifikasi.
- Fatabayyanū: Selidiki, periksa, dan pastikan kebenarannya dengan teliti.
- Bijahālah: Dalam keadaan tidak mengetahui hakikat sebenarnya.
- Nādimīn: Orang-orang yang menyesal dengan penyesalan yang mendalam.
Tafsir Ayat:
Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengikuti ajaran Rasul-Nya! Apabila datang kepada kalian seorang yang fasik—yakni orang yang tidak menjaga amanah dalam perkataan dan perbuatannya—membawa suatu berita penting, maka janganlah kalian terburu-buru mempercayainya. Hendaklah kalian melakukan tabayyun, yaitu memeriksa dan memastikan kebenaran berita tersebut dengan cermat sebelum menerima, menyebarkan, atau mengambil tindakan berdasarkan berita itu.
Mengapa demikian? Karena jika kalian langsung mempercayai berita dari orang fasik tanpa verifikasi, maka kalian berisiko menimpakan kesalahan atau bahaya kepada suatu kaum yang tidak bersalah, padahal kalian tidak mengetahui keadaan mereka yang sebenarnya. Kalian bisa menuduh, menghukum, atau mengambil keputusan yang keliru terhadap mereka hanya karena berita yang belum tentu benar. Akibatnya, kalian akan menanggung penyesalan yang amat dalam setelah kebenaran terungkap dan kalian menyadari bahwa kalian telah berbuat zalim kepada orang-orang yang tidak berdosa.
Ayat yang mulia ini merupakan pelajaran agung dari Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada umat Islam agar senantiasa menjunjung tinggi kehati-hatian, keadilan, dan tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita yang belum jelas kebenarannya. Betapa banyak perpecahan, permusuhan, dan kezaliman yang terjadi di tengah masyarakat hanya karena menyebarkan berita tanpa tabayyun. Maka Islam mengajarkan kita untuk menjadi umat yang cerdas, teliti, dan tidak mudah dihasut oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Renungkanlah wahai saudaraku—betapa indahnya ajaran Islam ini! Ia melindungi kehormatan sesama, menjaga keutuhan ukhuwah, dan menyelamatkan kita dari penyesalan yang berkepanjangan. Dengan berpegang teguh pada prinsip tabayyun, hati kita menjadi tenang, hubungan kita dengan sesama menjadi harmonis, dan masyarakat kita menjadi aman dari fitnah. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang senantiasa bersikap bijaksana dalam menerima dan menyampaikan berita, serta menjauhkan kita dari segala bentuk kezaliman yang lahir dari ketergesa-gesaan. Aamiin.
📜 Ayat 4-8 — Al-Hujurat
Terjemah — Al-Hujurat 6
Surat Al-Hujurat Ayat 6 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa…Surat Ayat 6/18 — Al-Hujurat الحجرات (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hujurat Dengarkan, Al-Hujurat Terjemah, Al-Hujurat mp3, Al-Hujurat pdf. Ayat 4–8. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








