Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Jāhidiū: Berjuanglah dengan sungguh-sungguh.
- Ḥaqqa jihādih: Jihad yang sebenar-benarnya, ikhlas dan maksimal dalam membela agama Allah.
- Ijtabākum: Dia telah memilih dan mengistimewakan kalian.
- Ḥaraj: Kesempitan, kesulitan, atau beban yang memberatkan.
- Millata abīkum: Agama dan jalan hidup bapak kalian.
- Samākum: Dia menamai kalian.
- Syahīd: Saksi.
- I’taṣimū: Berpegang teguhlah.
- Maulā: Pelindung, penolong, dan pengurus urusan.
- Naṣīr: Penolong.
Tafsir Ayat:
Wahai orang-orang yang beriman, berjuanglah di jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya—jihad yang tulus dan murni karena Allah semata, dengan mengerahkan jiwa, harta, lisan, dan seluruh kemampuan kalian untuk meninggikan kalimat-Nya. Jihad ini bukanlah beban yang memberatkan, karena Allah telah memilih kalian untuk mengemban agama yang mulia ini, dan Dia tidak menjadikan kalian dalam kesempitan atau kesulitan yang memberatkan dalam urusan agama. Syariat yang Dia tetapkan adalah syariat yang lapang, penuh kemudahan, jauh dari kekakuan dan keberatan yang pernah dibebankan kepada umat-umat terdahulu. Di dalamnya ada taubat, keringanan, dan rahmat yang melimpah.
Inilah agama yang lurus, yaitu agama bapak kalian Ibrahim ‘alaihissalam—seorang hamba yang tunduk dan berserah diri kepada Allah. Allah sendiri yang menamai kalian dengan sebutan "muslimin" (orang-orang yang berserah diri) sejak kitab-kitab terdahulu, dan juga dalam Al-Qur’an ini. Nama yang mulia ini menjadi kehormatan sekaligus amanah besar bagi kalian, agar Rasulullah ﷺ kelak menjadi saksi atas kalian bahwa beliau telah menyampaikan risalah Tuhannya dengan sempurna, dan kalian menjadi saksi atas umat-umat manusia bahwa para rasul mereka telah menyampaikan wahyu Allah. Maka syukurilah nikmat yang agung ini dengan menjaga shalat, menunaikan zakat, dan berpegang teguhlah kepada Allah dalam segala urusan kalian. Cukuplah Dia sebagai Pelindung yang mengurus segala urusan kalian, dan sebaik-baik Penolong yang membela kalian dari segala keburukan. Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku seiman, ayat ini adalah panggilan cinta dari Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Allah tidak pernah membebani kita di luar kemampuan, justru Dia memudahkan setiap langkah kebaikan yang kita tempuh. Islam adalah agama yang indah, tidak ada kekakuan di dalamnya. Maka jangan pernah merasa berat untuk beribadah, karena setiap ketaatan yang kita lakukan adalah jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.
Ketahuilah, Allah telah memilih kita menjadi umat terbaik, umat yang diberi nama "muslimin" sejak dahulu kala. Sungguh, ini adalah kemuliaan yang tiada tara. Maka jadikanlah nama itu sebagai kebanggaan yang melahirkan tanggung jawab—untuk selalu taat, selalu berjuang, dan selalu menjadi saksi kebaikan bagi sesama. Mari kita jaga shalat kita, tunaikan zakat kita, dan genggam erat tali Allah. Dengan itu, kita akan merasakan manisnya perlindungan-Nya, dan kita akan selalu berada dalam naungan pertolongan-Nya. Sungguh, Allah adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertawakal kepada-Nya.
📜 Ayat 76-78 — Al-Hajj
Terjemah — Al-Hajj 78
Surat Al-Hajj Ayat 78 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya.…Surat Ayat 78/78 — Al-Hajj الحج (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hajj Dengarkan, Al-Hajj Terjemah, Al-Hajj mp3, Al-Hajj pdf. Ayat 76–78. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








