Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Al-Amanah: segala beban kewajiban syariat yang dibebankan Allah kepada hamba-Nya, seperti shalat, zakat, puasa, menunaikan hutang, menjaga titipan, dan yang paling utama adalah menjaga rahasia.
- Abaina: mereka enggan dan menolak.
- Asyfaqna: mereka merasa takut dan khawatir.
- Zhaluuman: sangat zalim terhadap diri sendiri.
- Jahuulan: sangat bodoh dan tidak mengetahui akibat dari perkara yang dipikulnya.
Tafsir Ayat:
Wahai manusia yang mulia! Renungkanlah kebesaran amanah yang telah Allah tawarkan kepada makhluk-Nya yang agung. Allah Subhanahu wa Ta'ala menawarkan amanah—yakni seluruh kewajiban syariat yang mencakup perintah dan larangan, serta segala hal yang harus dijaga berupa harta, kehormatan, dan rahasia—kepada langit, bumi, dan gunung-gunung. Penawaran ini adalah penawaran pilihan, bukan paksaan. Namun, seluruh makhluk yang agung dan perkasa itu enggan menerimanya. Mereka merasa takut dan khawatir tidak mampu menunaikannya dengan sempurna, sehingga mereka akan mendapatkan hukuman berat jika mengkhianatinya.
Lalu datanglah manusia—makhluk yang lemah dan serba kekurangan—menerima amanah besar itu dengan penuh kesanggupan. Manusia menerimanya bukan karena kehebatan atau kekuatannya, melainkan karena Allah telah menakdirkan demikian. Namun, sifat manusia itu sendiri digambarkan oleh Allah sebagai makhluk yang sangat zalim terhadap dirinya sendiri dan sangat bodoh akan akibat dari beban yang dipikulnya. Kecenderungan manusia untuk lalai, lupa, dan tergoda oleh hawa nafsu membuatnya sering mengkhianati amanah tersebut. Meski demikian, Allah tetap memberikan kesempatan dan rahmat-Nya agar manusia dapat memperbaiki diri.
Hikmah dan Nasihat:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita tentang kemuliaan dan tanggung jawab besar yang Allah percayakan kepada kita. Ketika langit, bumi, dan gunung-gunung yang demikian perkasa merasa takut untuk memikul amanah ini, manusia justru menerimanya. Ini adalah kehormatan sekaligus ujian yang sangat berat. Namun janganlah berputus asa! Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya. Setiap kali kita menunaikan shalat, menahan diri dari larangan-Nya, menjaga titipan, dan memelihara rahasia, sesungguhnya kita sedang membuktikan diri layak menyandang gelar makhluk termulia.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pengingat untuk senantiasa menjaga amanah dalam segala aspek kehidupan—amanah kepada Allah, amanah kepada sesama, dan amanah terhadap diri sendiri. Jangan biarkan sifat zalim dan bodoh itu menguasai kita. Dengan ilmu, kesabaran, dan keikhlasan, kita mampu menunaikan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Ingatlah, surga dan keridhaan Allah menanti mereka yang setia memikul amanah. Sungguh, tidak ada kebahagiaan yang lebih agung selain menjadi hamba yang dipercaya oleh Allah dan menunaikannya dengan penuh cinta dan ketakwaan.
📜 Ayat 70-73 — Al-Ahzab
Terjemah — Al-Ahzab 72
Surat Al-Ahzab Ayat 72 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung,…Surat Ayat 72/73 — Al-Ahzab الأحزاب (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ahzab Dengarkan, Al-Ahzab Terjemah, Al-Ahzab mp3, Al-Ahzab pdf. Ayat 70–73. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








