Terjemah — Tafsir
أَفَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَيَنظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ كَانُوا أَكْثَرَ مِنْهُمْ وَأَشَدَّ قُوَّةً وَآثَارًا فِي الْأَرْضِ فَمَا أَغْنَىٰ عَنْهُم مَّا كَانُوا يَكْسِبُونَ
معاني الكلمات:
- يَسِيرُوا: berjalan dan bepergian.
- عَاقِبَةُ: akibat akhir dari suatu perkara.
- آثَارًا: bekas-bekas peninggalan seperti bangunan, istana, dan sarana kehidupan.
- فَمَا أَغْنَىٰ: maka tidak bermanfaat sama sekali.
- يَكْسِبُونَ: usaha dan kekayaan yang mereka kumpulkan.
Tafsir:
Wahai manusia, apakah kalian tidak pernah berjalan dan bepergian di muka bumi ini untuk menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana nasib akhir yang menimpa umat-umat terdahulu yang mendustakan para rasul? Sungguh, mereka itu jauh lebih banyak jumlahnya daripada kalian, lebih kuat tubuh dan persenjataannya, serta lebih megah peninggalan-peninggalan mereka di bumi seperti istana-istana yang menjulang, bangunan-bangunan kokoh, dan peradaban yang maju. Namun ketika azab Allah datang, semua kekayaan, kekuatan, dan hasil usaha mereka itu sama sekali tidak mampu menolong mereka. Mereka binasa dalam sekejap, dan tidak tersisa kecuali kisah mereka sebagai pelajaran bagi orang-orang yang mau berpikir.
Saudaraku, ayat ini adalah undangan Ilahi untuk merenung dan mengambil pelajaran dari sejarah. Allah tidak memerintahkan kita berjalan di bumi sekadar untuk bersenang-senang atau berwisata tanpa makna, tetapi agar hati kita terbuka dan mata hati kita melihat betapa dahsyatnya kekuasaan Allah. Umat-umat dahulu memiliki segala hal yang membuat mereka bangga — harta melimpah, pasukan perkasa, dan peradaban gemilang — namun semua itu tidak berguna sedikit pun saat keputusan Allah tiba. Ini mengajarkan kita bahwa kebanggaan sejati bukanlah pada harta atau kekuatan fisik, melainkan pada keimanan dan ketakwaan kepada Allah. Maka janganlah kita terpedaya oleh gemerlap dunia yang sementara, dan janganlah kita merasa aman dari azab Allah karena merasa kuat dan mampu. Mari kita jadikan sejarah sebagai cermin, perbanyak istigfar, dan perkuat hubungan kita dengan Allah agar kita termasuk golongan yang selamat di dunia dan akhirat.
📜 Ayat 80-84 — Gafir
Terjemah — Gafir 82
Surat Gafir Ayat 82 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka apakah mereka tiada mengadakan perjalanan di muka bumi lalu…Surat Ayat 82/85 — Gafir غافر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Gafir Dengarkan, Gafir Terjemah, Gafir mp3, Gafir pdf. Ayat 80–84. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








