Gafir · 82/85
Terjemah Transliterasi — Gafir
أَفَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَيَنظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ كَانُوا أَكْثَرَ مِنْهُمْ وَأَشَدَّ قُوَّةً وَآثَارًا فِي الْأَرْضِ فَمَا أَغْنَىٰ عَنْهُم مَّا كَانُوا يَكْسِبُونَ ۝٨٢
Afalam yaseeroo fil ardi fa yanzuroo kaifa kaana `aaqibatul lazeena min qablihim; kaanoo aksara minhum wa ashadda quwwatanw wa aasaaran fil ardi famaaa aghnaa `anhum maa kaanoo yaksiboon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Maka apakah mereka tiada mengadakan perjalanan di muka bumi lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Adalah orang-orang yang sebelum mereka itu lebih hebat kekuatannya dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi, maka apa yang mereka usahakan itu tidak dapat menolong mereka.
📜

Terjemah — Tafsir

أَفَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَيَنظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ كَانُوا أَكْثَرَ مِنْهُمْ وَأَشَدَّ قُوَّةً وَآثَارًا فِي الْأَرْضِ فَمَا أَغْنَىٰ عَنْهُم مَّا كَانُوا يَكْسِبُونَ

معاني الكلمات:

  • يَسِيرُوا: berjalan dan bepergian.
  • عَاقِبَةُ: akibat akhir dari suatu perkara.
  • آثَارًا: bekas-bekas peninggalan seperti bangunan, istana, dan sarana kehidupan.
  • فَمَا أَغْنَىٰ: maka tidak bermanfaat sama sekali.
  • يَكْسِبُونَ: usaha dan kekayaan yang mereka kumpulkan.

Tafsir:

Wahai manusia, apakah kalian tidak pernah berjalan dan bepergian di muka bumi ini untuk menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana nasib akhir yang menimpa umat-umat terdahulu yang mendustakan para rasul? Sungguh, mereka itu jauh lebih banyak jumlahnya daripada kalian, lebih kuat tubuh dan persenjataannya, serta lebih megah peninggalan-peninggalan mereka di bumi seperti istana-istana yang menjulang, bangunan-bangunan kokoh, dan peradaban yang maju. Namun ketika azab Allah datang, semua kekayaan, kekuatan, dan hasil usaha mereka itu sama sekali tidak mampu menolong mereka. Mereka binasa dalam sekejap, dan tidak tersisa kecuali kisah mereka sebagai pelajaran bagi orang-orang yang mau berpikir.

Saudaraku, ayat ini adalah undangan Ilahi untuk merenung dan mengambil pelajaran dari sejarah. Allah tidak memerintahkan kita berjalan di bumi sekadar untuk bersenang-senang atau berwisata tanpa makna, tetapi agar hati kita terbuka dan mata hati kita melihat betapa dahsyatnya kekuasaan Allah. Umat-umat dahulu memiliki segala hal yang membuat mereka bangga — harta melimpah, pasukan perkasa, dan peradaban gemilang — namun semua itu tidak berguna sedikit pun saat keputusan Allah tiba. Ini mengajarkan kita bahwa kebanggaan sejati bukanlah pada harta atau kekuatan fisik, melainkan pada keimanan dan ketakwaan kepada Allah. Maka janganlah kita terpedaya oleh gemerlap dunia yang sementara, dan janganlah kita merasa aman dari azab Allah karena merasa kuat dan mampu. Mari kita jadikan sejarah sebagai cermin, perbanyak istigfar, dan perkuat hubungan kita dengan Allah agar kita termasuk golongan yang selamat di dunia dan akhirat.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 80-84 — Gafir

80وَلَكُمْ فِيهَا مَنَافِعُ وَلِتَبْلُغُوا عَلَيْهَا حَاجَةً فِي صُدُورِكُمْ وَعَلَيْهَا وَعَلَى الْفُلْكِ تُحْمَلُونَ
Dan (ada lagi) manfaat-manfaat yang lain pada binatang ternak itu untuk kamu dan supaya kamu mencapai suatu keperluan yang tersimpan dalam hati dengan mengendarainya. Dan kamu dapat diangkut dengan mengendarai binatang-binatang itu dan dengan mengendarai bahtera.
81وَيُرِيكُمْ آيَاتِهِ فَأَيَّ آيَاتِ اللَّهِ تُنكِرُونَ
Dan Dia memperlihatkan kepada kamu tanda-tanda (kekuasaan-Nya); maka tanda-tanda (kekuasaan) Allah yang manakah yang kamu ingkari?
82أَفَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَيَنظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ كَانُوا أَكْثَرَ مِنْهُمْ وَأَشَدَّ قُوَّةً وَآثَارًا فِي الْأَرْضِ فَمَا أَغْنَىٰ عَنْهُم مَّا كَانُوا يَكْسِبُونَ
Maka apakah mereka tiada mengadakan perjalanan di muka bumi lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Adalah orang-orang yang sebelum mereka itu lebih hebat kekuatannya dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi, maka apa yang mereka usahakan itu tidak dapat menolong mereka.
83فَلَمَّا جَاءَتْهُمْ رُسُلُهُم بِالْبَيِّنَاتِ فَرِحُوا بِمَا عِندَهُم مِّنَ الْعِلْمِ وَحَاقَ بِهِم مَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ
Maka tatkala datang kepada mereka rasul-rasul (yang diutus kepada) mereka dengan membawa ketarangan-keterangan, mereka merasa senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka dan mereka dikepung oleh azab Allah yang selalu mereka perolok-olokkan itu.
84فَلَمَّا رَأَوْا بَأْسَنَا قَالُوا آمَنَّا بِاللَّهِ وَحْدَهُ وَكَفَرْنَا بِمَا كُنَّا بِهِ مُشْرِكِينَ
Maka tatkala mereka melihat azab Kami, mereka berkata: "Kami beriman hanya kepada Allah saja, dan kami kafir kepada sembahan-sembahan yang telah kami persekutukan dengan Allah".
GafirIndeks Quran
85Ayat
MakkiyahRevelation
82Ayat

Terjemah — Gafir 82

Surat Gafir Ayat 82 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka apakah mereka tiada mengadakan perjalanan di muka bumi lalu…

Surat Ayat 82/85 — Gafir غافر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Gafir Dengarkan, Gafir Terjemah, Gafir mp3, Gafir pdf. Ayat 80–84. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu