Al-Muddassir · 31/56
Terjemah Transliterasi — Al-Muddassir
وَمَا جَعَلْنَا أَصْحَابَ النَّارِ إِلَّا مَلَائِكَةً ۙ وَمَا جَعَلْنَا عِدَّتَهُمْ إِلَّا فِتْنَةً لِّلَّذِينَ كَفَرُوا لِيَسْتَيْقِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ وَيَزْدَادَ الَّذِينَ آمَنُوا إِيمَانًا ۙ وَلَا يَرْتَابَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ وَالْمُؤْمِنُونَ ۙ وَلِيَقُولَ الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِم مَّرَضٌ وَالْكَافِرُونَ مَاذَا أَرَادَ اللَّهُ بِهَٰذَا مَثَلًا ۚ كَذَٰلِكَ يُضِلُّ اللَّهُ مَن يَشَاءُ وَيَهْدِي مَن يَشَاءُ ۚ وَمَا يَعْلَمُ جُنُودَ رَبِّكَ إِلَّا هُوَ ۚ وَمَا هِيَ إِلَّا ذِكْرَىٰ لِلْبَشَرِ ۝٣١
Wa maaja``alnaaa As haaban naari illaa malaaa `ikatanw wa maa ja`alnaa `iddatahum illaa fitnatal lillazeena kafaroo liyastayqinal lazeena ootul kitaaba wa yazdaadal lazeena aamanooo eemaananw wa laa yartaabal lazeena ootul kitaaba walmu`minoona wa liyaqoolal lazeena fee quloo bihim maradunw walkaafiroona maazaaa araadal laahu bihaazaa masalaa; kazaalika yudillul laahu many yashaaa`u wa yahdee many yashaaa`; wa maa ya`lamu junooda rabbika illaa hoo; wa maa hiya illaa zikraa lil bashar
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat: dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab menjadi yakin dan supaya orang yang beriman bertambah imannya dan supaya orang-orang yang diberi Al Kitab dan orng-orang mukmin itu tidak ragu-ragu dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan): "Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai suatu perumpamaan?" Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri. Dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • Aṣḥāban-nār: Penjaga-penjaga neraka.
  • Fitan: Ujian dan cobaan.
  • Yastayqin: Menjadi yakin dengan pasti.
  • Yartāb: Ragu-ragu.
  • Marad}: Kemunafikan dan keraguan dalam hati.
  • Mathalan: Sesuatu yang dianggap aneh dan mengherankan.
  • Junūd: Pasukan-pasukan (makhluk Allah yang tidak terhitung banyaknya).
  • Żikrā: Peringatan dan pelajaran.

Tafsir Ayat:

Allah Subhanahu wa Ta'ala menjelaskan hikmah di balik penetapan jumlah penjaga neraka yang disebutkan dalam Al-Qur'an. Allah tidak menjadikan penjaga-penjaga neraka itu melainkan dari kalangan malaikat yang sangat keras dan tegas, yang tidak pernah mendurhakai perintah-Nya. Mereka bukanlah manusia biasa yang dapat dilawan atau dikalahkan, sehingga tidak ada seorang pun yang mampu meloloskan diri dari azab Allah.

Adapun penetapan jumlah mereka yang disebutkan (sembilan belas) bukanlah tanpa tujuan, melainkan sebagai ujian dan cobaan bagi orang-orang kafir. Dengan adanya angka yang dianggap aneh ini, orang-orang kafir justru semakin tersesat karena mereka mengingkarinya dan mengejeknya. Sementara itu, bagi Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) yang jujur, angka ini menjadi bukti kebenaran Al-Qur'an karena sesuai dengan apa yang ada dalam kitab-kitab suci mereka. Mereka pun menjadi semakin yakin bahwa Muhammad ﷺ adalah utusan Allah yang benar.

Bagi orang-orang yang beriman, berita ini menambah keimanan dan keyakinan mereka, karena mereka melihat kebenaran yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ dibenarkan pula oleh Ahli Kitab. Dengan demikian, tidak ada lagi keraguan bagi Ahli Kitab yang jujur maupun bagi kaum mukminin tentang kebenaran berita ini.

Adapun orang-orang yang di dalam hatinya terdapat penyakit kemunafikan dan orang-orang kafir, mereka berkata dengan nada mengejek: "Apa yang Allah kehendaki dengan bilangan yang aneh ini?" Mereka menganggap mustahil dan mengherankan, padahal di balik itu semua terdapat hikmah yang agung.

Demikianlah sunnatullah dalam menyesatkan dan memberi petunjuk. Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki karena keingkaran dan kesombongannya, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki karena keikhlasan dan keterbukaan hatinya terhadap kebenaran. Tidak ada seorang pun yang mengetahui jumlah pasukan Tuhanmu selain Allah sendiri. Jumlah malaikat dan makhluk-Nya tidak terhitung oleh siapa pun kecuali Allah yang Maha Mengetahui.

Dan neraka Saqar itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat manusia, agar mereka takut akan azab Allah dan kembali kepada-Nya. Maka berbahagialah orang yang menjadikan peringatan ini sebagai pelajaran, dan celakalah orang yang mengingkarinya.


Renungan dan Nasihat:

Saudaraku kaum muslimin, ayat ini mengajarkan kita bahwa setiap ketetapan Allah pasti mengandung hikmah yang dalam, meskipun terkadang akal kita tidak mampu menjangkaunya. Janganlah kita menjadi orang yang mudah ragu atau mengejek ayat-ayat Allah, karena sikap seperti itu hanya akan menambah kesesatan. Sebaliknya, jadilah hamba yang berserah diri dan menerima setiap ketetapan Allah dengan hati yang lapang, niscaya Allah akan menambah keimanan dan ketenangan dalam hati kita.

Ingatlah bahwa neraka itu benar-benar ada dan penjaganya adalah malaikat-malaikat yang sangat keras. Maka marilah kita berlindung kepada Allah dari api neraka dan berusaha sekuat tenaga untuk menjalankan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang diberi petunjuk dan dijauhkan dari kesesatan. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 29-33 — Al-Muddassir

29لَوَّاحَةٌ لِّلْبَشَرِ
(Neraka Saqar) adalah pembakar kulit manusia.
30عَلَيْهَا تِسْعَةَ عَشَرَ
Dan di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga).
31وَمَا جَعَلْنَا أَصْحَابَ النَّارِ إِلَّا مَلَائِكَةً ۙ وَمَا جَعَلْنَا عِدَّتَهُمْ إِلَّا فِتْنَةً لِّلَّذِينَ كَفَرُوا لِيَسْتَيْقِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ وَيَزْدَادَ الَّذِينَ آمَنُوا إِيمَانًا ۙ وَلَا يَرْتَابَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ وَالْمُؤْمِنُونَ ۙ وَلِيَقُولَ الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِم مَّرَضٌ وَالْكَافِرُونَ مَاذَا أَرَادَ اللَّهُ بِهَٰذَا مَثَلًا ۚ كَذَٰلِكَ يُضِلُّ اللَّهُ مَن يَشَاءُ وَيَهْدِي مَن يَشَاءُ ۚ وَمَا يَعْلَمُ جُنُودَ رَبِّكَ إِلَّا هُوَ ۚ وَمَا هِيَ إِلَّا ذِكْرَىٰ لِلْبَشَرِ
Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat: dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab menjadi yakin dan supaya orang yang beriman bertambah imannya dan supaya orang-orang yang diberi Al Kitab dan orng-orang mukmin itu tidak ragu-ragu dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan): "Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai suatu perumpamaan?" Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri. Dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia.
32كَلَّا وَالْقَمَرِ
Sekali-kali tidak, demi bulan,
33وَاللَّيْلِ إِذْ أَدْبَرَ
dan malam ketika telah berlalu,
Al-MuddassirIndeks Quran
56Ayat
MakkiyahRevelation
31Ayat

Terjemah — Al-Muddassir 31

Surat Al-Muddassir Ayat 31 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat:…

Surat Ayat 31/56 — Al-Muddassir المدثر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Muddassir Dengarkan, Al-Muddassir Terjemah, Al-Muddassir mp3, Al-Muddassir pdf. Ayat 29–33. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu