Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- `عَسَىٰ`: mudah-mudahan atau diharapkan. Ini adalah kabar gembira dari Allah yang menunjukkan harapan akan turunnya rahmat.
- `حَصِيرًا`: berasal dari kata *al-hasr* yang berarti menahan atau mengurung. Maka *hasir* di sini bermakna penjara atau tempat yang mengurung penghuninya, tidak bisa keluar darinya selamanya.
Tafsir Ayat:
Wahai Bani Israil, setelah kalian mengalami azab dan kehinaan akibat kerusakan yang kalian perbuat, Allah membukakan pintu harapan bagi kalian. Tuhan kalian Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Dia sangat mungkin untuk merahmati kalian kembali jika kalian benar-benar bertobat, kembali kepada-Nya, dan memperbaiki amal perbuatan kalian. Rahmat Allah itu luas, tidak ada yang berhak berputus asa dari rahmat-Nya.
Akan tetapi, peringatan keras pun datang: "Jika kalian kembali lagi kepada kerusakan, kezaliman, dan kemaksiatan, maka Kami pun akan kembali menyiksa dan menghinakan kalian." Ini adalah sunnatullah (hukum Allah) yang berlaku sepanjang masa. Barang siapa yang berbuat kerusakan di muka bumi, maka ia akan menuai akibatnya. Sejarah Bani Israil menjadi pelajaran berharga: ketika mereka berbuat baik, Allah muliakan mereka; ketika mereka berbuat kerusakan, Allah hinakan mereka. Dan ketika mereka bertobat, Allah kembalikan kemuliaan itu. Namun ketika mereka kembali durhaka, Allah pun kembali menimpakan azab-Nya.
Kemudian Allah menegaskan bahwa neraka Jahanam telah disediakan bagi orang-orang kafir sebagai *hasir*, yaitu penjara yang mengurung mereka, tempat tinggal yang sempit dan menyakitkan, tidak ada jalan keluar darinya selama-lamanya. Ini adalah balasan yang adil bagi mereka yang mengingkari nikmat Allah dan mendustakan para rasul-Nya.
Pesan Dakwah dan Pelajaran Berharga:
Saudaraku kaum muslimin, ayat ini bukan hanya ditujukan kepada Bani Israil, tetapi juga menjadi peringatan dan pelajaran bagi kita semua. Hukum Allah itu berlaku umum dan tidak berubah. Jika kita ingin mendapatkan rahmat Allah, maka pintunya adalah tobat dan perbaikan diri. Jangan pernah merasa jauh dari Allah, karena rahmat-Nya selalu dekat bagi orang-orang yang berbuat baik.
Namun, jangan pula kita bermain-main dengan dosa. Jangan pernah meremehkan kemaksiatan, karena azab Allah itu nyata dan pedih. Jika kita melihat kehinaan dan kesulitan menimpa umat ini, mari kita introspeksi diri, mungkin ada dosa dan kerusakan yang kita lakukan. Solusinya bukan menjauh dari Allah, tetapi justru kembali kepada-Nya dengan tobat yang tulus.
Ingatlah, neraka itu nyata dan disediakan bagi orang-orang yang kafir dan ingkar. Maka jadikanlah keimanan kita sebagai perisai, dan ketaatan kita sebagai jalan menuju surga-Nya yang penuh kenikmatan. Semoga Allah senantiasa membimbing kita di atas jalan yang lurus dan menjauhkan kita dari azab-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 6-10 — Al-Isra
Terjemah — Al-Isra 8
Surat Ayat 8/111 — Al-Isra الإسراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Isra Dengarkan, Al-Isra Terjemah, Al-Isra mp3, Al-Isra pdf. Ayat 6–10. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








