Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- وَأَنفِقُوا : Belanjakanlah harta kalian.
- فِي سَبِيلِ اللَّهِ : Di jalan Allah, yaitu jihad dan segala bentuk ketaatan.
- التَّهْلُكَةِ : Kebinasaan dan kehancuran.
- وَأَحْسِنُوا : Berbuat baiklah dengan ikhlas dan sesuai tuntunan.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum mukminin, teruslah berinfak dan membelanjakan harta kalian di jalan Allah, baik untuk keperluan jihad, membantu para pejuang, maupun untuk menegakkan agama-Nya. Janganlah kalian menjerumuskan diri kalian ke dalam kebinasaan dengan meninggalkan jihad dan tidak mau berinfak di jalan Allah, atau dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang menjadi sebab kehancuran kalian. Sungguh, orang yang meninggalkan kewajiban yang telah Allah tetapkan baginya, maka ia telah menghantarkan dirinya sendiri menuju kehancuran.
Dan berbuat baiklah dalam segala hal—dalam ibadah kalian, muamalah, dan akhlak kalian. Infakkanlah harta dengan cara yang baik, tidak berlebihan dan tidak pula kikir. Ikhlaslah dalam setiap amal karena Allah semata. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik dalam segala urusan mereka, dan Dia akan memberikan pahala yang besar serta memberikan taufik kepada mereka menuju jalan petunjuk dan kebaikan.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku seislam, ayat yang mulia ini mengajarkan kita keseimbangan yang indah dalam beragama. Di satu sisi, Allah memerintahkan kita untuk berinfak dan berjuang di jalan-Nya dengan penuh semangat dan pengorbanan. Namun di sisi lain, Allah melarang kita menjerumuskan diri ke dalam kebinasaan. Ini adalah rahmat Allah yang begitu besar—bahwa agama ini dibangun di atas kemudahan dan kasih sayang, bukan kesulitan dan kehancuran.
Perhatikanlah betapa Allah menyebutkan kata "ihsan" setelah perintah infak dan larangan dari kebinasaan. Ini mengajarkan kita bahwa setiap amal ibadah hendaknya dibangun di atas keikhlasan dan kualitas terbaik. Allah tidak hanya melihat apa yang kita lakukan, tetapi juga bagaimana kita melakukannya dan dengan hati yang bagaimana.
Ketahuilah, wahai saudaraku, bahwa Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik. Dan cinta Allah adalah kenikmatan terbesar yang tidak bisa dibandingkan dengan kenikmatan duniawi apa pun. Jika Allah telah mencintai seorang hamba, maka Allah akan menjaga, membimbing, dan memudahkan segala urusannya. Maka jadilah hamba yang dicintai Allah dengan berinfak di jalan-Nya, menjauhi segala bentuk kebinasaan, dan senantiasa berbuat baik dalam setiap keadaan. Sungguh, jalan ini adalah jalan menuju kebahagiaan di dunia dan akhirat.
📜 Ayat 193-197 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 195
Surat Al-Baqarah Ayat 195 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu…Surat Ayat 195/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 193–197. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








