Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- فَبَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ : Telah sampai pada akhir masa idahnya (masa menunggu setelah talak).
- لَا تَعْضُلُوهُنَّ : Janganlah kalian menghalangi dan mempersempit mereka (para wali).
- أَزْكَى : Lebih baik, lebih banyak membawa kebaikan dan keberkahan.
- أَطْهَرُ : Lebih suci dan bersih dari segala keburukan dan kecurigaan.
Tafsir Ayat:
Wahai para wali dan kerabat, apabila kalian menceraikan istri-istri kalian dengan talak yang masih menyisakan kesempatan untuk rujuk (talak satu atau dua), dan mereka telah menyelesaikan masa idahnya tanpa ada rujuk dari suaminya, maka janganlah kalian menghalangi mereka untuk kembali menikah dengan mantan suami mereka. Janganlah kalian bertindak semena-mena dengan menghalangi mereka dari pernikahan yang baru, selama mereka saling meridhai dengan cara yang baik, yaitu dengan akad nikah yang sah, mahar yang layak, dan niat yang tulus.
Nasihat dan larangan ini sungguh merupakan pelajaran yang sangat berharga, khususnya bagi siapa saja di antara kalian yang benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhirat. Karena orang yang beriman pasti akan menerima nasihat ini dengan sepenuh hati dan mengamalkannya dengan penuh kesadaran.
Meninggalkan perbuatan menghalangi ini dan membiarkan mereka menikah kembali dengan pasangan yang mereka inginkan adalah lebih baik bagi kalian, lebih banyak membawa kebaikan dan keberkahan dalam kehidupan kalian, serta lebih menyucikan hati dan kehormatan kalian dari segala prasangka buruk dan kecurigaan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang tersimpan dalam hati setiap hamba-Nya, mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk bagi mereka, sementara kalian tidak mengetahui hakikat dan akibat dari setiap perkara. Oleh karena itu, serahkanlah segala urusan kalian kepada Allah dan patuhilah perintah-Nya, niscaya kalian akan mendapatkan kebaikan di dunia dan akhirat.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku seislam, ayat yang mulia ini mengajarkan kepada kita sebuah akhlak yang sangat luhur dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat. Islam datang untuk menjaga kemaslahatan setiap individu, termasuk kaum wanita. Islam tidak pernah mempersempit ruang gerak mereka, bahkan melindungi hak-hak mereka dengan sangat indah.
Lihatlah bagaimana Allah memerintahkan para wali untuk tidak menghalangi wanita yang telah selesai masa idahnya untuk kembali kepada suaminya yang dahulu, selama ada keridhaan dan kebaikan di dalamnya. Ini menunjukkan betapa Islam sangat menjaga kehormatan wanita dan tidak membiarkan mereka terzalimi oleh siapa pun, termasuk oleh keluarganya sendiri.
Ketika kita menaati perintah Allah ini, kita tidak akan kehilangan apa-apa. Justru kita akan mendapatkan kebaikan yang berlipat ganda, hati yang bersih, dan kehidupan yang lebih berkah. Ingatlah, Allah lebih mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-Nya. Maka jadilah hamba yang taat, niscaya kebahagiaan akan senantiasa menghampiri kehidupan kita. Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang mendengar nasihat lalu mengamalkannya dengan sebaik-baiknya. Aamiin.
📜 Ayat 230-234 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 232
Surat Al-Baqarah Ayat 232 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Apabila kamu mentalak isteri-isterimu, lalu habis masa iddahnya, maka janganlah…Surat Ayat 232/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 230–234. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








