Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata yang Perlu Dijelaskan:
- لَا جُنَاحَ : Tidak ada dosa / tidak ada halangan.
- آبَائِهِنَّ : Bapak-bapak mereka (ayah kandung).
- أَبْنَائِهِنَّ : Anak-anak laki-laki mereka.
- إِخْوَانِهِنَّ : Saudara-saudara laki-laki mereka (kandung atau sepersusuan).
- أَبْنَاءِ إِخْوَانِهِنَّ : Anak-anak laki-laki dari saudara laki-laki mereka (keponakan).
- أَبْنَاءِ أَخَوَاتِهِنَّ : Anak-anak laki-laki dari saudara perempuan mereka (keponakan).
- نِسَائِهِنَّ : Perempuan-perempuan (sesama wanita mukminah).
- مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ : Budak-budak perempuan yang mereka miliki.
- وَاتَّقِينَ : Dan bertakwalah kalian kepada Allah.
- شَهِيدًا : Maha Menyaksikan / Maha Mengawasi segala sesuatu.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum muslimin yang dirahmati Allah, ayat yang mulia ini turun sebagai bentuk kasih sayang Allah kepada para istri Nabi dan seluruh wanita mukminah. Ketika perintah hijab diturunkan, sebagian kerabat dekat bertanya, "Apakah kami juga harus berbicara dengan mereka dari balik tabir?" Maka Allah menurunkan ayat ini untuk menjelaskan siapa saja yang diperbolehkan melihat dan berbicara dengan wanita tanpa hijab.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Tidak ada dosa atas mereka (para wanita) terhadap bapak-bapak mereka, anak-anak laki-laki mereka, saudara-saudara laki-laki mereka, anak-anak laki-laki dari saudara laki-laki mereka, anak-anak laki-laki dari saudara perempuan mereka, wanita-wanita (sesama muslimah), dan hamba sahaya yang mereka miliki."
Mereka semua adalah orang-orang yang termasuk dalam kategori mahram atau orang-orang yang secara fitrah tidak mungkin terjadi fitnah antara mereka dengan wanita, karena hubungan darah yang erat atau karena kesamaan jenis kelamin. Maka tidak mengapa bagi seorang wanita untuk tidak berhijab di hadapan mereka, dan mereka boleh melihat wajah serta berbicara dengan wanita tanpa ada rasa keberatan. Namun perlu digarisbawahi, bahwa hal ini tetap dalam batas-batas adab dan tidak ada unsur syahwat atau kekhawatiran fitnah.
Kemudian Allah menutup ayat ini dengan perintah yang sangat agung: "Dan bertakwalah kalian kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu."
Ini adalah panggilan yang penuh kelembutan kepada seluruh wanita mukminah agar tetap menjaga batas-batas yang telah Allah tetapkan. Jangan sampai keringanan yang diberikan ini disalahgunakan untuk melanggar ketentuan syariat. Allah Maha Melihat segala amal perbuatan hamba-Nya, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, dan Dia akan memberikan balasan yang setimpal.
Sentuhan Dakwah:
Saudariku muslimah yang dirahmati Allah, ayat ini menunjukkan betapa indahnya syariat Islam yang memperhatikan fitrah manusia. Islam tidak mempersulit, tetapi juga tidak membiarkan begitu saja. Allah memberikan keringanan kepada wanita untuk tidak berhijab di hadapan mahramnya karena mereka adalah orang-orang yang menjaga dan melindungi. Namun di saat yang sama, Allah mengingatkan agar kita senantiasa bertakwa, karena ketakwaanlah yang akan menjaga hati dan perilaku kita.
Marilah kita renungkan, betapa sayangnya Allah kepada hamba-hamba-Nya. Setiap aturan yang Allah tetapkan pasti memiliki hikmah yang dalam. Ketika kita menjaga batas-batas Allah, sesungguhnya kita sedang menjaga diri kita sendiri dari segala keburukan. Dan ketahuilah, Allah tidak pernah luput mengawasi kita, maka jadikanlah rasa malu kepada Allah sebagai perisai dalam setiap langkah kita. Semoga kita semua termasuk hamba-hamba-Nya yang istiqamah dalam ketaatan dan dijauhkan dari segala fitnah. Aamiin.
📜 Ayat 53-57 — Al-Ahzab
Terjemah — Al-Ahzab 55
Surat Al-Ahzab Ayat 55 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Tidak ada dosa atas isteri-isteri Nabi (untuk berjumpa tanpa tabir)…Surat Ayat 55/73 — Al-Ahzab الأحزاب (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ahzab Dengarkan, Al-Ahzab Terjemah, Al-Ahzab mp3, Al-Ahzab pdf. Ayat 53–57. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








