Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- تُبْدُوا: kalian menampakkan atau memperlihatkan sesuatu.
- شَيْئًا: sesuatu, baik berupa perkataan maupun perbuatan.
- تُخْفُوهُ: kalian menyembunyikannya atau merahasiakannya di dalam hati.
- عَلِيمًا: Maha Mengetahui segala sesuatu secara sempurna, baik yang lahir maupun yang batin.
Tafsir Ayat:
Wahai sekalian manusia, khususnya kaum mukminin! Apabila kalian menampakkan sesuatu di lisan kalian —baik berupa perkataan yang menyakiti Rasulullah ﷺ atau hal-hal yang dilarang Allah— atau kalian menyembunyikannya di dalam hati kalian, maka ketahuilah bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala mengetahui semuanya dengan pengetahuan yang sempurna dan menyeluruh. Tidak ada satu pun yang tersembunyi dari Allah, baik yang kecil maupun yang besar, yang tampak maupun yang tersembunyi, yang terucap maupun yang hanya terlintas di dalam dada.
Allah mengetahui apa yang kalian perlihatkan dan apa yang kalian rahasiakan, bahkan apa yang belum sempat terlintas sekalipun. Ilmu Allah meliputi segala sesuatu tanpa terkecuali. Maka dari itu, Allah akan membalas setiap amal perbuatan kalian dengan keadilan-Nya: jika baik maka balasannya kebaikan, dan jika buruk maka balasannya keburukan.
Ayat ini turun dalam konteks pembahasan tentang menjaga kehormatan rumah tangga Nabi ﷺ, di mana Allah melarang kaum mukminin mengganggu atau menyakiti Rasulullah dalam urusan apa pun, baik dengan perkataan yang terang-terangan maupun dengan bisikan hati yang tersembunyi. Namun makna ayat ini bersifat umum dan mencakup seluruh aspek kehidupan: Allah Maha Mengetahui segala sesuatu yang kita tampakkan dan yang kita sembunyikan.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku seiman, betapa agungnya ayat ini! Ia mengajarkan kita bahwa tidak ada satu pun yang luput dari pengawasan Allah. Ketika kita hendak berbuat baik, Allah mengetahuinya dan akan membalasnya dengan kebaikan yang berlipat ganda. Ketika kita hendak berbuat buruk, sekalipun kita sembunyikan dari pandangan manusia, Allah tetap mengetahuinya dan akan membalasnya dengan keadilan-Nya.
Maka jadikanlah keyakinan ini sebagai pengendali diri. Ketika engkau sendirian dan tidak ada yang melihatmu, ingatlah bahwa Allah melihatmu. Ketika engkau ingin berbisik dalam hati, ingatlah bahwa Allah mendengarnya. Kesadaran ini akan membawamu pada ketakwaan yang sejati, menjauhkanmu dari kemaksiatan, dan mendorongmu untuk senantiasa berbuat kebaikan.
Dan kabar gembira bagi orang-orang yang beriman: karena Allah Maha Mengetahui setiap kebaikanmu, maka tidak ada satu pun amal baikmu yang sia-sia. Bahkan niat baik yang belum sempat engkau lakukan pun dicatat sebagai kebaikan. Sungguh, Allah tidak pernah menyia-nyiakan amal hamba-Nya yang beriman. Maka perbanyaklah amal saleh, sembunyikanlah kebaikanmu sebagaimana engkau menyembunyikan keburukanmu, dan yakinlah bahwa Allah akan membalasmu dengan balasan yang terbaik.
📜 Ayat 52-56 — Al-Ahzab
Terjemah — Al-Ahzab 54
Surat Ayat 54/73 — Al-Ahzab الأحزاب (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ahzab Dengarkan, Al-Ahzab Terjemah, Al-Ahzab mp3, Al-Ahzab pdf. Ayat 52–56. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








