Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Rīḥan ṣarṣaran: Angin yang sangat dingin lagi kencang, dengan suara yang menggelegar dan mengerikan.
- Ayyāmin naḥisāt: Hari-hari yang penuh kesialan dan kebinasaan bagi mereka.
- ‘Adzābal-khizyi: Azab yang menghinakan dan merendahkan.
- Akhrā: Lebih hina dan lebih pedih.
Tafsir Ayat:
Setelah kaum 'Ad mendustakan dakwah Nabi Hud 'alaihissalam dan terus-menerus berada dalam kesombongan serta keingkaran, maka Allah Subhanahu wa Ta'ala pun menimpakan kepada mereka azab yang sangat dahsyat. Allah mengirimkan angin yang sangat dingin lagi kencang, yang suaranya menggelegar bagaikan petir, dalam hari-hari yang penuh kesialan dan kebinasaan yang terus menerus menimpa mereka. Angin itu mencabut segala sesuatu, bahkan manusia-manusia yang sombong itu terombang-ambing bagaikan batang-batang pohon kurma yang tercabut dari akarnya.
Allah menimpakan azab yang menghinakan ini kepada mereka di dunia agar mereka merasakan kehinaan dan kerendahan akibat kesombongan mereka. Sungguh, betapa cepat kebinasaan itu datang! Namun, ketahuilah bahwa azab dunia yang mereka rasakan itu hanyalah sebagian kecil dibandingkan azab akhirat yang menanti mereka. Azab akhirat jauh lebih hina, lebih pedih, dan lebih kekal. Dan mereka sekali-kali tidak akan mendapatkan penolong yang dapat menyelamatkan mereka dari azab Allah, baik di dunia maupun di akhirat.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, kisah kaum 'Ad ini bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan pelajaran berharga bagi kita semua. Betapa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu, dan betapa cepat azab-Nya turun bagi mereka yang sombong dan mendustakan kebenaran. Kesombongan dan keangkuhan adalah penyakit hati yang dapat menghancurkan pemiliknya, baik di dunia maupun di akhirat.
Marilah kita jadikan kisah ini sebagai peringatan untuk senantiasa merendahkan hati di hadapan Allah, tunduk kepada perintah-Nya, dan menjauhi segala larangan-Nya. Jangan sampai kita termasuk golongan yang sombong dan enggan menerima kebenaran, karena azab Allah sangatlah pedih. Sebaliknya, marilah kita berlomba-lomba dalam ketaatan dan memohon perlindungan Allah dari segala bentuk kesombongan yang dapat menjerumuskan kita ke dalam kehinaan.
Semoga Allah senantiasa menjaga hati kita dari sifat sombong dan membimbing kita ke jalan yang lurus. Aamiin.
📜 Ayat 14-18 — Fussilat
Terjemah — Fussilat 16
Surat Fussilat Ayat 16 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka Kami meniupkan angin yang amat gemuruh kepada mereka dalam…Surat Ayat 16/54 — Fussilat فصلت (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Fussilat Dengarkan, Fussilat Terjemah, Fussilat mp3, Fussilat pdf. Ayat 14–18. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








