Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Tsamud: Kaum Nabi Shalih 'alaihis salam.
- Fahadainahum: Kami telah menjelaskan kepada mereka jalan kebenaran dan petunjuk.
- Al-'Ama: Kebutaan hati, yaitu kekufuran dan kesesatan.
- Al-Huda: Petunjuk, yaitu keimanan dan kebenaran.
- Sha'iqatul 'adzabil hun: Azab yang menghinakan dan merendahkan, datang secara tiba-tiba seperti sambaran petir.
- Al-Hun: Kehinaan dan kerendahan.
Tafsir:
Wahai saudaraku seiman, perhatikanlah betapa besar kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya. Kepada kaum Tsamud, yaitu kaum Nabi Shalih, Allah telah memberikan petunjuk yang sejelas-jelasnya. Mereka diperlihatkan mukjizat yang luar biasa, yaitu unta betina yang keluar dari batu, sebagai bukti kebenaran risalah Nabi Shalih. Jalan kebenaran telah dibentangkan di hadapan mereka, akal mereka telah dicerahkan, dan rasul mereka telah menyeru dengan penuh kelembutan.
Namun sungguh menyedihkan, mereka justru memilih kebutaannya. Mereka lebih menyukai kegelapan kesesatan daripada cahaya keimanan. Padahal petunjuk itu begitu terang, namun mereka menutup mata hati mereka sendiri. Mereka lebih mencintai kemaksiatan dan kekufuran daripada ketaatan dan keimanan. Inilah puncak kebodohan dan kezaliman manusia, ketika kebenaran telah datang tetapi ia berpaling darinya.
Maka Allah pun menimpakan kepada mereka sambaran petir azab yang menghinakan. Azab itu datang dengan tiba-tiba, merendahkan dan menghancurkan mereka. Tidak ada yang dapat menolong mereka, karena mereka telah memilih jalan kehancuran dengan perbuatan mereka sendiri. Semua itu adalah akibat dari apa yang mereka usahakan, yaitu kekufuran, kedurhakaan, dan penolakan mereka terhadap kebenaran yang telah disampaikan.
Saudaraku, kisah ini bukan sekadar cerita masa lalu, tetapi pelajaran berharga bagi kita. Allah telah memberikan kita Al-Qur'an sebagai petunjuk yang sempurna. Setiap hari kita mendengar kebenaran, setiap saat kita diajak kepada kebaikan. Maka janganlah kita menjadi seperti kaum Tsamud yang lebih memilih kebutaan daripada cahaya petunjuk. Marilah kita buka hati kita, renungkan ayat-ayat Allah, dan ikuti jalan yang lurus. Karena kebahagiaan sejati bukanlah pada apa yang kita nafsu-inginkan, melainkan pada apa yang Allah ridhai. Sungguh beruntung orang yang memilih petunjuk Allah, dan celakalah orang yang lebih menyukai kesesatan. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang senantiasa memilih hidayah di atas segala-galanya. Aamiin.
📜 Ayat 15-19 — Fussilat
Terjemah — Fussilat 17
Surat Fussilat Ayat 17 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan adapun kaum Tsamud, maka mereka telah Kami beri petunjuk…Surat Ayat 17/54 — Fussilat فصلت (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Fussilat Dengarkan, Fussilat Terjemah, Fussilat mp3, Fussilat pdf. Ayat 15–19. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








