Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- اسْتَكْبَرُوا : Bersikap sombong dan angkuh, merasa diri lebih tinggi dari orang lain.
- بِغَيْرِ الْحَقِّ : Tanpa alasan yang benar, yaitu kezaliman dan kesewenang-wenangan.
- يَجْحَدُونَ : Mengingkari dengan sengaja padahal mengetahui kebenarannya.
Tafsir Ayat:
Setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkan kisah kaum 'Ad dalam beberapa ayat sebelumnya, kini Allah menjelaskan sebab kehancuran mereka. Kaum 'Ad adalah kaum Nabi Hud 'alaihissalam yang diberikan kekuatan fisik yang luar biasa, tubuh yang tegap dan kokoh, serta kekuasaan yang besar di muka bumi. Namun nikmat-nikmat besar itu justru membuat mereka lupa diri.
Mereka berlaku sombong dan angkuh di muka bumi tanpa alasan yang benar. Mereka menindas orang-orang lemah, merampas hak-hak orang lain, dan berlaku zalim kepada sesama. Kesombongan mereka memuncak ketika mereka dengan penuh keangkuhan berkata: "Siapakah yang lebih kuat dari kami?" Mereka merasa tidak ada satu pun makhluk yang mampu menandingi kekuatan mereka. Mereka membanggakan tubuh-tubuh perkasa dan bangunan-bangunan megah yang mereka dirikan.
Allah Ta'ala membantah kesombongan mereka dengan pertanyaan yang menohok: "Tidakkah mereka melihat bahwa Allah yang menciptakan mereka adalah lebih kuat dari mereka?" Sungguh suatu kelalaian yang sangat besar! Mereka lupa bahwa kekuatan yang mereka banggakan itu hanyalah titipan dari Allah. Allah yang menciptakan mereka dari tiada, yang memberikan kekuatan itu kepada mereka, tentu jauh lebih kuat dan lebih perkasa daripada makhluk ciptaan-Nya sendiri. Jika Allah menghendaki, Dia bisa mencabut kekuatan itu dalam sekejap mata.
Yang lebih menyedihkan lagi, mereka bukan hanya sombong, tetapi juga mengingkari tanda-tanda kebesaran Allah dan mukjizat yang dibawa oleh Nabi Hud 'alaihissalam. Mereka menolak kebenaran dengan sengaja, padahal hati mereka sebenarnya mengetahui bahwa itu adalah kebenaran. Keangkuhan dan keingkaran inilah yang akhirnya menyebabkan mereka ditimpa azab yang sangat dahsyat berupa angin kencang yang membinasakan mereka selama tujuh malam delapan hari.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, kisah kaum 'Ad ini adalah pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Betapa banyak manusia yang tertipu oleh kekuatan, kekayaan, atau kedudukan yang mereka miliki. Mereka merasa diri paling hebat, paling kuat, dan paling berkuasa, sehingga lupa bahwa semua itu hanyalah titipan Allah yang suatu saat akan diambil kembali.
Allah Ta'ala mengingatkan kita dalam firman-Nya: "Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung." (QS. Al-Isra': 37)
Sungguh, kesombongan adalah sifat yang sangat dibenci oleh Allah. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan walaupun sebesar biji sawi." (HR. Muslim)
Maka marilah kita senantiasa merendahkan hati, menyadari bahwa segala kekuatan, kelebihan, dan nikmat yang kita miliki semuanya berasal dari Allah. Jangan sampai kita menjadi seperti kaum 'Ad yang sombong dan ingkar, lalu berakhir dengan kehancuran yang sangat menyedihkan. Semoga Allah melindungi kita dari sifat sombong dan menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang tawadhu' dan bersyukur. Aamiin.
📜 Ayat 13-17 — Fussilat
Terjemah — Fussilat 15
Surat Fussilat Ayat 15 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Adapun kaum 'Aad maka mereka menyombongkan diri di muka bumi…Surat Ayat 15/54 — Fussilat فصلت (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Fussilat Dengarkan, Fussilat Terjemah, Fussilat mp3, Fussilat pdf. Ayat 13–17. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








