At-Taubah · 18/129
Terjemah Transliterasi — At-Taubah
إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ ۖ فَعَسَىٰ أُولَٰئِكَ أَن يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ ۝١٨
Innamaa ya`muru masaa jidal laahi man aamana billaahi wal Yawmil Aakhiri wa aqaamas Salaata wa aataz Zakaata wa lam yakkhsa illal laaha fa`asaaa ulaaa`ika ai yakoonoo minal muhtadeen
📖 Arti Bahasa Indonesia
Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • يَعْمُرُ (Ya'muru): Memakmurkan, yaitu merawat, membangun, membersihkan, mengisi dengan ibadah, dan menjaga kesucian masjid.
  • الْيَوْمِ الْآخِرِ (Al-Yaumil Akhir): Hari kiamat dan segala peristiwa setelahnya, seperti hisab, surga, dan neraka.
  • يَخْشَ (Yakhsya): Takut dengan rasa hormat dan pengagungan yang mendalam.

Tafsir Ayat:

Ayat yang mulia ini menjelaskan kriteria yang sebenarnya bagi orang-orang yang berhak memakmurkan masjid-masjid Allah. Allah menegaskan bahwa tidaklah layak memakmurkan rumah-rumah-Nya kecuali orang-orang yang memiliki iman yang benar kepada Allah dan hari akhir, tanpa sedikit pun keraguan. Mereka adalah orang-orang yang mendirikan shalat dengan sempurna, menunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian sosial, dan tidak takut kepada siapa pun kecuali Allah semata. Mereka tidak gentar terhadap celaan orang lain dalam menegakkan kebenaran, dan tidak meninggalkan perintah Allah karena takut kepada makhluk.

Memakmurkan masjid bukan sekadar membangun fisiknya, tetapi juga menghidupkannya dengan shalat berjamaah, zikir, membaca Al-Qur'an, menuntut ilmu syar'i, serta menjaganya dari hal-hal yang tidak sesuai dengan tujuan pendiriannya. Orang-orang yang memiliki sifat-sifat mulia inilah yang diharapkan termasuk golongan yang mendapat petunjuk ke jalan yang lurus. Adapun orang-orang musyrik, mereka jauh dari predikat mulia ini, karena kesyirikan mereka menggugurkan amal-amal mereka.


Sentuhan Dakwah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, betapa indahnya ayat ini mengajak kita untuk merenungkan hakikat keimanan. Masjid adalah rumah Allah di muka bumi, dan Allah menginginkan agar rumah-Nya dimakmurkan oleh hamba-hamba yang hatinya bersih dari syirik, jiwanya teguh dalam ibadah, dan tangannya dermawan dalam berbagi. Ketika kita memakmurkan masjid dengan keikhlasan, sesungguhnya Allah sedang memuliakan kita dengan menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. Mari kita jadikan masjid sebagai pusat kehidupan kita, tempat kita menguatkan iman, menimba ilmu, dan menjalin ukhuwah. Karena dengan demikian, kita tidak hanya membangun bangunan, tetapi kita sedang membangun peradaban yang diridhai Allah, dan kita sedang mengukir nama kita dalam daftar hamba-hamba-Nya yang dicintai. Sungguh, janji Allah itu pasti: siapa yang mendekatkan diri kepada-Nya, maka Allah akan mendekatkan diri kepadanya dengan rahmat dan hidayah-Nya yang tiada tara.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 16-20 — At-Taubah

16أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تُتْرَكُوا وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنكُمْ وَلَمْ يَتَّخِذُوا مِن دُونِ اللَّهِ وَلَا رَسُولِهِ وَلَا الْمُؤْمِنِينَ وَلِيجَةً ۚ وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan, sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
17مَا كَانَ لِلْمُشْرِكِينَ أَن يَعْمُرُوا مَسَاجِدَ اللَّهِ شَاهِدِينَ عَلَىٰ أَنفُسِهِم بِالْكُفْرِ ۚ أُولَٰئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ وَفِي النَّارِ هُمْ خَالِدُونَ
Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan mesjid-mesjid Allah, sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam neraka.
18إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ ۖ فَعَسَىٰ أُولَٰئِكَ أَن يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ
Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.
19۞ أَجَعَلْتُمْ سِقَايَةَ الْحَاجِّ وَعِمَارَةَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ كَمَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَجَاهَدَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۚ لَا يَسْتَوُونَ عِندَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
Apakah (orang-orang) yang memberi minuman orang-orang yang mengerjakan haji dan mengurus Masjidilharam kamu samakan dengan orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian serta bejihad di jalan Allah? Mereka tidak sama di sisi Allah; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim.
20الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ أَعْظَمُ دَرَجَةً عِندَ اللَّهِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَ
orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.
At-TaubahIndeks Quran
129Ayat
MadaniyahRevelation
18Ayat

Terjemah — At-Taubah 18

Surat At-Taubah Ayat 18 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada…

Surat Ayat 18/129 — At-Taubah التوبة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Taubah Dengarkan, At-Taubah Terjemah, At-Taubah mp3, At-Taubah pdf. Ayat 16–20. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu