Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- لَمْ يَكُنِ (lam yakun): Tidaklah akan ada atau tidaklah sepatutnya.
- الَّذِينَ كَفَرُوا (alladzina kafaru): Orang-orang yang mengingkari Allah dan Rasul-Nya.
- مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ (min ahlil-kitab): Yaitu kaum Yahudi dan Nasrani yang memiliki kitab suci (Taurat dan Injil).
- وَالْمُشْرِكِينَ (wal-musyrikin): Orang-orang yang menyekutukan Allah dengan berhala dan sesembahan lainnya.
- مُنفَكِّينَ (munfakkin): Berpisah, meninggalkan, atau berhenti dari sesuatu.
- الْبَيِّنَةُ (al-bayyinah): Bukti yang jelas dan nyata, yaitu Nabi Muhammad ﷺ sebagai utusan Allah.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini menjelaskan keadaan orang-orang kafir dari kalangan Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) serta orang-orang musyrik (penyembah berhala) sebelum diutusnya Nabi Muhammad ﷺ. Mereka tidak akan pernah meninggalkan kekufuran dan kesesatan mereka, serta tidak akan berpisah dari keyakinan batil yang mereka anut, sampai datang kepada mereka bukti yang sangat jelas dan nyata.
Bukti yang jelas tersebut adalah diutusnya Nabi Muhammad ﷺ sebagai rasul terakhir, yang membawa Al-Qur'an sebagai mukjizat terbesar. Kedatangan beliau merupakan penggenapan kabar gembira yang telah disebutkan dalam kitab-kitab suci sebelumnya, yaitu Taurat dan Injil. Namun sayangnya, ketika bukti itu benar-benar datang, sebagian besar dari mereka justru berpaling dan mengingkarinya, karena kesombongan dan keinginan mereka untuk tetap mempertahankan kedudukan duniawi.
Ayat ini juga mengisyaratkan bahwa kekufuran mereka bukanlah karena ketidaktahuan, melainkan karena keengganan hati untuk menerima kebenaran, meskipun kebenaran itu telah tampak sejelas matahari di siang hari.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita bahwa kebenaran itu pasti datang dan pasti nyata. Allah tidak pernah membiarkan hamba-Nya dalam kebingungan tanpa petunjuk. Dia mengutus para rasul dan menurunkan kitab-kitab sebagai cahaya penerang jalan kehidupan.
Ketika kita telah mendapatkan petunjuk Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah ﷺ, maka sudah seharusnya kita berpegang teguh kepadanya dengan sepenuh hati. Janganlah kita menjadi seperti orang-orang yang telah sampai kepada mereka bukti yang nyata, namun tetap berpaling karena hawa nafsu dan kepentingan dunia.
Marilah kita jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup kita, karena di dalamnya terdapat kebahagiaan dunia dan akhirat. Sungguh beruntung orang-orang yang beriman dan beramal saleh, karena mereka akan mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah. Semoga Allah senantiasa meneguhkan hati kita di atas kebenaran dan menjauhkan kita dari kesesatan. Aamiin.
📜 Ayat 1-3 — Al-Bayyinah
Terjemah — Al-Bayyinah 1
Surat Al-Bayyinah Ayat 1 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa…Surat Ayat 1/8 — Al-Bayyinah البينة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Bayyinah Dengarkan, Al-Bayyinah Terjemah, Al-Bayyinah mp3, Al-Bayyinah pdf. Ayat 1–3. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








