Al-Baqarah · 277/286
Terjemah Transliterasi — Al-Baqarah
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ ۝٢٧٧
Innal lazeena aamanoo wa amilus saalihaati wa aqaamus salaata wa aatawuz zakaata lahum ajruhum `inda rabbihim wa laa khawfun `alaihim wa laa hum yahzanoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • Āmanū: Membenarkan dengan hati, mengucapkan dengan lisan, dan mengamalkan dengan anggota badan.
  • Aṣ-Ṣāliḥāt: Segala amal perbuatan yang baik dan benar sesuai dengan tuntunan syariat.
  • Aqāmū aṣ-ṣalāh: Melaksanakan shalat dengan sempurna, menjaga waktu-waktunya, rukun-rukunnya, dan syarat-syaratnya.
  • Ātawu az-zakāh: Menunaikan zakat harta mereka kepada orang-orang yang berhak menerimanya.
  • Lā khawfun 'alayhim: Tidak ada rasa takut terhadap apa yang akan mereka hadapi di masa depan (akhirat).
  • Lā hum yaḥzanūn: Tidak bersedih hati atas apa yang telah berlalu dari kenikmatan dunia.

Tafsir Lengkap:

Wahai hamba-hamba Allah yang beriman, sungguh ayat yang mulia ini adalah kabar gembira yang agung bagi setiap jiwa yang beriman dan beramal saleh. Allah Ta'ala berfirman bahwa orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dengan keimanan yang benar, lalu mereka iringi keimanan itu dengan amal-amal saleh —yakni segala perbuatan baik yang ikhlas karena Allah dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ— kemudian mereka menegakkan shalat dengan penuh khusyuk dan menjaga batasan-batasannya, serta menunaikan zakat harta mereka kepada yang berhak menerimanya, maka bagi mereka pahala yang besar dan mulia di sisi Rabb mereka, Tuhan yang Maha Mengatur segala urusan mereka.

Inilah janji Allah yang tidak pernah terlambat dan tidak pernah gagal. Mereka yang menghiasi diri dengan iman, amal saleh, shalat, dan zakat akan mendapatkan kedudukan yang tinggi di sisi Allah. Mereka tidak akan merasakan ketakutan terhadap segala sesuatu yang akan datang di akhirat nanti, karena mereka telah mempersiapkan bekal yang cukup. Mereka juga tidak akan bersedih hati atas apa pun yang terlewat dari kenikmatan dunia, karena mereka mengetahui bahwa apa yang ada di sisi Allah jauh lebih baik dan lebih kekal.

Ayat ini datang setelah pembahasan tentang riba, sebagai penegas bahwa keberkahan sejati bukan terletak pada harta yang bertambah melalui riba, melainkan pada harta yang dibersihkan melalui zakat dan disertai amal saleh. Allah ingin mengajarkan kepada kita bahwa jalan menuju kebahagiaan hakiki adalah jalan iman dan ketaatan, bukan jalan keserakahan dan memakan harta dengan cara yang batil.

Sungguh, inilah jaminan keamanan dan ketenteraman yang Allah berikan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Mereka tidak perlu takut akan masa depan yang gelap, karena masa depan mereka adalah cahaya di sisi Allah. Mereka tidak perlu bersedih atas kehilangan dunia, karena mereka telah memilih sesuatu yang lebih berharga dari dunia dan seisinya.

Marilah kita renungkan, wahai saudaraku seiman! Betapa indahnya hidup ini jika kita menghiasi diri dengan empat perkara yang disebutkan dalam ayat ini: iman yang kokoh, amal yang saleh, shalat yang terjaga, dan zakat yang ditunaikan. Keempat perkara ini adalah kunci kebahagiaan di dunia dan akhirat. Maka janganlah kita sia-siakan kesempatan yang Allah berikan kepada kita untuk meraih janji-Nya yang mulia ini. Mari kita perbaiki iman kita, perbanyak amal saleh, jaga shalat kita, dan tunaikan zakat kita, agar kita termasuk dalam golongan yang Allah firmankan: *"Lā khawfun 'alayhim wa lā hum yaḥzanūn"* — tidak ada rasa takut bagi mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 275-279 — Al-Baqarah

275الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا إِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبَا ۗ وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا ۚ فَمَن جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّهِ فَانتَهَىٰ فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ ۖ وَمَنْ عَادَ فَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.
276يَمْحَقُ اللَّهُ الرِّبَا وَيُرْبِي الصَّدَقَاتِ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ كَفَّارٍ أَثِيمٍ
Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa.
277إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
278يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.
279فَإِن لَّمْ تَفْعَلُوا فَأْذَنُوا بِحَرْبٍ مِّنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ ۖ وَإِن تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُءُوسُ أَمْوَالِكُمْ لَا تَظْلِمُونَ وَلَا تُظْلَمُونَ
Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.
Al-BaqarahIndeks Quran
286Ayat
MadaniyahRevelation
277Ayat

Terjemah — Al-Baqarah 277

Surat Al-Baqarah Ayat 277 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan…

Surat Ayat 277/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 275–279. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu