Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Āmanū: Membenarkan dengan hati, mengucapkan dengan lisan, dan mengamalkan dengan anggota badan.
- Aṣ-Ṣāliḥāt: Segala amal perbuatan yang baik dan benar sesuai dengan tuntunan syariat.
- Aqāmū aṣ-ṣalāh: Melaksanakan shalat dengan sempurna, menjaga waktu-waktunya, rukun-rukunnya, dan syarat-syaratnya.
- Ātawu az-zakāh: Menunaikan zakat harta mereka kepada orang-orang yang berhak menerimanya.
- Lā khawfun 'alayhim: Tidak ada rasa takut terhadap apa yang akan mereka hadapi di masa depan (akhirat).
- Lā hum yaḥzanūn: Tidak bersedih hati atas apa yang telah berlalu dari kenikmatan dunia.
Tafsir Lengkap:
Wahai hamba-hamba Allah yang beriman, sungguh ayat yang mulia ini adalah kabar gembira yang agung bagi setiap jiwa yang beriman dan beramal saleh. Allah Ta'ala berfirman bahwa orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dengan keimanan yang benar, lalu mereka iringi keimanan itu dengan amal-amal saleh —yakni segala perbuatan baik yang ikhlas karena Allah dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ— kemudian mereka menegakkan shalat dengan penuh khusyuk dan menjaga batasan-batasannya, serta menunaikan zakat harta mereka kepada yang berhak menerimanya, maka bagi mereka pahala yang besar dan mulia di sisi Rabb mereka, Tuhan yang Maha Mengatur segala urusan mereka.
Inilah janji Allah yang tidak pernah terlambat dan tidak pernah gagal. Mereka yang menghiasi diri dengan iman, amal saleh, shalat, dan zakat akan mendapatkan kedudukan yang tinggi di sisi Allah. Mereka tidak akan merasakan ketakutan terhadap segala sesuatu yang akan datang di akhirat nanti, karena mereka telah mempersiapkan bekal yang cukup. Mereka juga tidak akan bersedih hati atas apa pun yang terlewat dari kenikmatan dunia, karena mereka mengetahui bahwa apa yang ada di sisi Allah jauh lebih baik dan lebih kekal.
Ayat ini datang setelah pembahasan tentang riba, sebagai penegas bahwa keberkahan sejati bukan terletak pada harta yang bertambah melalui riba, melainkan pada harta yang dibersihkan melalui zakat dan disertai amal saleh. Allah ingin mengajarkan kepada kita bahwa jalan menuju kebahagiaan hakiki adalah jalan iman dan ketaatan, bukan jalan keserakahan dan memakan harta dengan cara yang batil.
Sungguh, inilah jaminan keamanan dan ketenteraman yang Allah berikan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Mereka tidak perlu takut akan masa depan yang gelap, karena masa depan mereka adalah cahaya di sisi Allah. Mereka tidak perlu bersedih atas kehilangan dunia, karena mereka telah memilih sesuatu yang lebih berharga dari dunia dan seisinya.
Marilah kita renungkan, wahai saudaraku seiman! Betapa indahnya hidup ini jika kita menghiasi diri dengan empat perkara yang disebutkan dalam ayat ini: iman yang kokoh, amal yang saleh, shalat yang terjaga, dan zakat yang ditunaikan. Keempat perkara ini adalah kunci kebahagiaan di dunia dan akhirat. Maka janganlah kita sia-siakan kesempatan yang Allah berikan kepada kita untuk meraih janji-Nya yang mulia ini. Mari kita perbaiki iman kita, perbanyak amal saleh, jaga shalat kita, dan tunaikan zakat kita, agar kita termasuk dalam golongan yang Allah firmankan: *"Lā khawfun 'alayhim wa lā hum yaḥzanūn"* — tidak ada rasa takut bagi mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.
📜 Ayat 275-279 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 277
Surat Al-Baqarah Ayat 277 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan…Surat Ayat 277/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 275–279. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








