Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى (al-Asmā' al-Ḥusnā): Nama-nama yang paling baik dan sempurna, yang menunjukkan sifat-sifat keagungan dan keindahan Allah.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menegaskan keesaan-Nya dalam ayat yang mulia ini: Dialah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah, tidak ada sesembahan yang benar selain Dia. Segala bentuk ibadah, baik doa, harapan, takut, cinta, dan ketaatan, hanyalah milik Allah semata. Tidak ada sekutu bagi-Nya dalam rububiyah (ketuhanan) maupun uluhiyah (ibadah).
Kemudian Allah menyifati diri-Nya dengan firman: *"Milik-Nya al-Asmā' al-Ḥusnā"* — yaitu nama-nama yang paling indah dan sempurna. Setiap nama Allah menunjukkan sifat kesempurnaan yang agung, tanpa ada kekurangan sedikit pun. Nama-nama itu meliputi segala makna keagungan, keindahan, kebijaksanaan, rahmat, keadilan, dan kekuasaan. Tidak ada satu pun makhluk yang menyerupai-Nya dalam nama maupun sifat, karena kesempurnaan mutlak hanyalah milik Allah.
Ayat ini mengajarkan kita sebuah prinsip tauhid yang agung: mengenal Allah melalui nama-nama dan sifat-sifat-Nya yang mulia adalah jalan untuk mencintai-Nya, beribadah dengan penuh kesadaran, dan mendekatkan diri kepada-Nya. Semakin kita mengenal nama-nama Allah yang indah, semakin dalam pula rasa takut, harap, dan cinta kita kepada-Nya.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini adalah kunci kebahagiaan hati. Ketika kita meyakini bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, maka hati kita tidak akan menggantungkan harapan kepada makhluk yang lemah dan fana. Kita hanya bersandar kepada Zat yang Maha Kuat, Maha Kaya, dan Maha Penyayang.
Dengan mengenal al-Asmā' al-Ḥusnā, kita diajak untuk berdoa dengan menyebut nama-nama-Nya yang sesuai dengan kebutuhan kita. Saat kita butuh pertolongan, kita memanggil-Nya *Yā Mu'īn* (Wahai Yang Maha Menolong). Saat kita berbuat salah, kita memohon ampun kepada *Yā Ghaffār* (Wahai Yang Maha Pengampun). Saat hati gelisah, kita mengingat *Yā Ra'ūf* (Wahai Yang Maha Belas Kasih).
Inilah indahnya Islam: kita mengenal Tuhan yang tidak pernah mengecewakan hamba-Nya, yang nama-nama-Nya penuh keindahan dan kasih sayang. Maka, marilah kita senantiasa menghidupkan hati dengan zikir dan doa, serta menjadikan al-Asmā' al-Ḥusnā sebagai wasilah untuk mendekatkan diri kepada Allah. Sungguh, kebahagiaan sejati terletak pada keyakinan bahwa Allah adalah satu-satunya sesembahan kita, dan kepada-Nya kita kembali.
📜 Ayat 6-10 — Taha
Terjemah — Taha 8
Surat Taha Ayat 8 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia.…Surat Ayat 8/135 — Taha طه (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Taha Dengarkan, Taha Terjemah, Taha mp3, Taha pdf. Ayat 6–10. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








