Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- عَلَىٰ حَرْفٍ (di atas tepi): Maksudnya berada di tepi dan pinggiran, tidak masuk ke dalam agama dengan mantap. Ini diambil dari istilah "harf" yang berarti tepi atau ujung sesuatu, seperti orang yang berdiri di tepi gunung atau tembok, tidak kokoh dan mudah jatuh.
- اطْمَأَنَّ (merasa tenang): Yakni merasa tenteram dan mantap hatinya.
- فِتْنَةٌ (ujian/cobaan): Bencana, musibah, atau kesulitan yang menimpanya.
- انقَلَبَ عَلَىٰ وَجْهِهِ (berbalik ke wajahnya): Kembali kepada kekafiran dan meninggalkan Islam.
- الْخُسْرَانُ الْمُبِينُ (kerugian yang nyata): Kerugian yang jelas dan tampak nyata.
Tafsir Ayat:
Di antara manusia ada golongan yang beribadah kepada Allah dengan penuh keraguan dan ketidakmantapan hati. Mereka itu seperti orang yang berdiri di tepi jurang—jika mendapat kebaikan berupa kesehatan, kekayaan, dan kelapangan hidup, hatinya merasa tenang dan terus beribadah. Namun jika ditimpa cobaan berupa penyakit, kemiskinan, atau kesulitan hidup, ia pun berbalik meninggalkan agama dan kembali kepada kekafiran, sebagaimana orang yang terjungkal dari tepi jurang.
Orang seperti ini sungguh merugi di dunia dan akhirat. Di dunia, kekafirannya tidak akan menambah rezeki atau mengubah takdir yang telah ditetapkan Allah baginya. Bahkan ia kehilangan ketenangan hati dan kehilangan apa yang ia harapkan. Sedangkan di akhirat, ia akan menghadapi azab Allah yang pedih. Inilah kerugian yang sangat nyata dan jelas, tidak ada kerugian yang lebih besar dari ini.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga tentang hakikat iman. Iman bukanlah sekadar ikut-ikutan atau berdasarkan kepentingan duniawi semata. Iman yang sejati adalah keyakinan yang tertanam kokoh di dalam hati, yang tidak goyah oleh perubahan keadaan. Ketika kita beriman kepada Allah, kita harus siap menerima ujian dan cobaan dengan sabar dan tawakal, karena Allah menguji hamba-Nya justru untuk meninggikan derajat mereka.
Ingatlah bahwa ujian bukanlah tanda Allah membenci kita, melainkan tanda kasih sayang-Nya untuk membersihkan dosa-dosa kita dan menguji keikhlasan kita. Orang yang beriman teguh akan tetap bersyukur di kala lapang dan tetap bersabar di kala sempit. Janganlah kita menjadi orang yang "beribadah di tepi"—hanya dekat dengan Allah ketika senang dan lari dari-Nya ketika susah. Karena sesungguhnya, Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-Nya, dan setiap ujian yang datang pasti membawa hikmah yang besar bagi orang-orang yang beriman.
Marilah kita perkuat iman kita, jadikan Allah sebagai sandaran utama dalam setiap keadaan, dan yakini bahwa bersama kesulitan pasti ada kemudahan. Dengan begitu, kita akan termasuk golongan hamba-hamba Allah yang beruntung di dunia dan akhirat.
📜 Ayat 9-13 — Al-Hajj
Terjemah — Al-Hajj 11
Surat Al-Hajj Ayat 11 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan…Surat Ayat 11/78 — Al-Hajj الحج (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hajj Dengarkan, Al-Hajj Terjemah, Al-Hajj mp3, Al-Hajj pdf. Ayat 9–13. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








