Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- لِيَسْتَأْذِنكُمُ — hendaklah mereka meminta izin kepada kalian.
- مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ — hamba sahaya (budak) baik laki-laki maupun perempuan yang kalian miliki.
- لَمْ يَبْلُغُوا الْحُلُمَ — anak-anak yang belum mencapai usia baligh (mimpi basah).
- الظَّهِيرَةِ — waktu tengah hari ketika matahari tergelincir (waktu zuhur).
- عَوْرَاتٍ — waktu-waktu yang biasanya seseorang dalam keadaan terbuka/tidak sempurna menutup auratnya.
- طَوَّافُونَ — sering keluar masuk dan berkeliling untuk melayani kebutuhan.
Tafsir Ayat:
Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya serta mengamalkan syariat-Nya! Perintahkanlah hamba sahaya kalian—baik laki-laki maupun perempuan—serta anak-anak yang belum baligh dari kalangan orang merdeka, untuk meminta izin terlebih dahulu ketika hendak masuk ke kamar pribadi kalian pada tiga waktu yang merupakan waktu aurat (waktu yang biasanya seseorang dalam keadaan kurang tertutup):
Pertama, sebelum salat Subuh, karena waktu itu adalah saat seseorang bangun dari tidur, melepas pakaian tidur dan mengenakan pakaian untuk beraktivitas. Kedua, pada waktu tengah hari (zuhur) ketika kalian melepas pakaian untuk beristirahat (qailulah). Ketiga, setelah salat Isya, karena waktu itu adalah waktu untuk bersiap tidur dan melepas pakaian sehari-hari.
Ketiga waktu ini adalah waktu-waktu privasi yang sangat dijaga oleh setiap orang, di mana seseorang biasanya dalam keadaan terbuka atau setengah terbuka. Maka dari itu, hamba sahaya dan anak-anak yang belum baligh wajib meminta izin terlebih dahulu sebelum masuk pada waktu-waktu tersebut.
Adapun di luar tiga waktu tersebut, tidak ada dosa bagi kalian dan tidak ada dosa bagi mereka untuk masuk tanpa meminta izin. Hal ini karena mereka adalah orang-orang yang sering keluar masuk melayani kebutuhan kalian—sebagian kalian berkeliling melayani sebagian yang lain. Jika mereka harus meminta izin setiap kali masuk, tentu akan terasa berat dan menyulitkan. Maka Allah memberikan keringanan pada waktu-waktu selain tiga waktu tersebut.
Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat dan hukum-hukum-Nya kepada kalian dengan jelas, agar kalian memahami syariat-Nya dan mengamalkannya dengan penuh kesadaran. Dan Allah Maha Mengetahui kemaslahatan hamba-hamba-Nya, lagi Maha Bijaksana dalam segala ketetapan dan syariat yang Dia tetapkan untuk mereka.
Renungan dan Hikmah:
Sungguh indah ajaran Islam yang mengajarkan adab dan etika dalam kehidupan sehari-hari. Ayat ini menunjukkan betapa Islam sangat memperhatikan kehormatan dan privasi setiap individu, bahkan dalam lingkup rumah tangga sekalipun. Islam mengajarkan kita untuk menjaga batas-batas kesopanan, namun tetap memberikan kemudahan dan kelonggaran agar kehidupan berjalan harmonis.
Perhatikanlah bagaimana Allah Yang Maha Penyayang tidak membebani hamba-Nya dengan kesulitan. Di satu sisi, Allah memerintahkan untuk menjaga privasi pada waktu-waktu tertentu yang rawan terbukanya aurat. Di sisi lain, Allah memberikan keringanan pada waktu-waktu lainnya karena kebutuhan pelayanan dan interaksi sehari-hari. Ini adalah bukti bahwa syariat Islam benar-benar memperhatikan fitrah manusia dan kebutuhan hidup mereka.
Marilah kita jadikan adab-adab yang diajarkan dalam Al-Qur'an ini sebagai pedoman dalam kehidupan kita sehari-hari. Dengan menjaga adab dan etika, kita akan merasakan ketenangan, keharmonisan, dan keberkahan dalam rumah tangga serta kehidupan bermasyarakat. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang senantiasa memahami dan mengamalkan ajaran-Nya dengan penuh keikhlasan dan kecintaan. Aamiin.
📜 Ayat 56-60 — An-Nur
Terjemah — An-Nur 58
Surat An-Nur Ayat 58 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang…Surat Ayat 58/64 — An-Nur النور (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nur Dengarkan, An-Nur Terjemah, An-Nur mp3, An-Nur pdf. Ayat 56–60. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








