Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- تَتَسَلَّلُونَ: Keluar secara sembunyi-sembunyi satu per satu.
- لِوَاذًا: Saling berlindung dan bersembunyi di balik satu sama lain agar tidak terlihat.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum mukminin, janganlah kalian menjadikan panggilan kalian kepada Rasulullah ﷺ sama seperti panggilan kalian kepada sesama kalian. Janganlah kalian memanggil beliau dengan menyebut namanya secara langsung, seperti "Wahai Muhammad" atau "Wahai putra Abdullah", sebagaimana kalian memanggil teman-teman kalian. Akan tetapi, muliakanlah beliau dan panggillah beliau dengan sebutan yang penuh penghormatan, seperti "Wahai Nabi Allah" atau "Wahai Rasulullah". Demikian pula ketika beliau mengajak kalian kepada suatu urusan, maka sambutlah dengan penuh kesungguhan dan segera, janganlah kalian menganggapnya seperti ajakan biasa di antara kalian yang bisa ditunda atau diabaikan.
Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang munafik di antara kalian yang keluar dari majelis Nabi ﷺ secara sembunyi-sembunyi tanpa izin, saling berlindung di balik satu sama lain agar tidak diketahui. Allah Maha Mengetahui segala gerak-gerik mereka, tidak ada yang tersembunyi bagi-Nya.
Maka hendaklah orang-orang yang menyelisihi perintah Rasulullah ﷺ —baik perintah Allah maupun perintah Nabi-Nya— benar-benar takut dan waspada. Jangan sampai mereka tertimpa fitnah, yaitu cobaan dan bencana di dunia, atau ditimpa azab yang sangat pedih di akhirat kelak.
Renungan dan Nasihat:
Ayat yang mulia ini mengajarkan kita adab yang sangat agung terhadap Rasulullah ﷺ, yaitu adab dalam memanggil dan menyebut beliau. Ini menunjukkan betapa tingginya kedudukan beliau di sisi Allah dan di hati kaum mukminin. Ketika kita mencintai Rasulullah ﷺ dan mengagungkan ajarannya, maka kita akan mendapatkan syafaatnya di hari kiamat dan keberkahan dalam hidup kita.
Saudaraku, marilah kita jadikan ayat ini sebagai pelajaran berharga untuk senantiasa menghormati para ulama, guru, dan orang-orang yang memiliki keutamaan dalam masyarakat kita. Dan yang terpenting, marilah kita selalu taat kepada perintah Allah dan Rasul-Nya dengan sepenuh hati, karena ketaatan adalah kunci kebahagiaan di dunia dan keselamatan di akhirat. Janganlah kita termasuk orang-orang yang menyelisihi perintah, karena ancaman Allah itu nyata dan pasti. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang taat dan dicintai-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 61-64 — An-Nur
Terjemah — An-Nur 63
Surat An-Nur Ayat 63 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul diantara kamu seperti panggilan sebahagian…Surat Ayat 63/64 — An-Nur النور (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nur Dengarkan, An-Nur Terjemah, An-Nur mp3, An-Nur pdf. Ayat 61–64. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








