Mishary Rashid Alafasy
✓
Mahmoud Khalil Al-Husary
✓
Abdurrahman As-Sudais
✓
Mohamed Siddiq Al-Minshawi
✓
Abdul Basit Abdul Samad
✓
Ali Al-Hudhaify
✓
Ahmed ibn Ali al-Ajamy
✓
Abu Bakr Ash-Shaatree
✓
Muhammad Ayyoub
✓
Abdullah Basfar
✓
Abdullah Al-Juhani
✓
Maher Al Muaiqly
✓
Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- مَّلْعُونِينَ (Mal'unin): Orang-orang yang terusir dari rahmat Allah, dijauhkan dari kasih sayang-Nya.
- أَيْنَمَا ثُقِفُوا (Ainama suqifu): Di mana saja mereka ditemukan atau dijumpai.
- أُخِذُوا (Ukhidzu): Mereka ditangkap dan ditawan.
- وَقُتِّلُوا تَقْتِيلًا (Wa quttilu taqtilan): Dibunuh dengan pembunuhan yang sungguh-sungguh dan sempurna.
Tafsir Ayat:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, ayat yang mulia ini melanjutkan penjelasan tentang nasib buruk bagi golongan munafik yang menyimpan kekufuran di dalam hati namun menampakkan keimanan di hadapan manusia. Mereka adalah orang-orang yang hatinya dipenuhi keraguan dan kebimbangan, serta mereka yang gemar menyebarkan berita-berita bohong di tengah-tengah masyarakat Madinah dengan tujuan menimbulkan kekacauan dan perpecahan di kalangan umat Islam.
Allah Subhanahu wa Ta'ala menegaskan bahwa mereka akan diusir dari rahmat-Nya. Mereka menjadi orang-orang yang terlaknat, terusir dari kebaikan dan kasih sayang Allah. Di mana pun mereka berada dan ditemukan, mereka akan ditangkap dan dibunuh dengan pembunuhan yang sungguh-sungguh selama mereka tetap dalam kemunafikan dan terus menyebarkan berita-berita palsu yang menjadi sumber fitnah dan kerusakan di muka bumi.
Ini adalah hukum Allah yang pasti berlaku bagi mereka yang memusuhi Islam dan kaum muslimin dengan cara yang licik dan tersembunyi. Mereka tidak akan pernah merasa aman, karena Allah akan mempermalukan mereka di hadapan hamba-hamba-Nya yang beriman.
Hikmah dan Pelajaran:
Saudaraku yang tercinta, ayat ini mengajarkan kepada kita betapa besarnya bahaya kemunafikan dan penyebaran berita bohong. Allah sangat membenci orang-orang yang menimbulkan kekacauan di tengah masyarakat dengan menyebarkan isu-isu palsu. Maka dari itu, sebagai seorang muslim, kita harus senantiasa menjaga lisan kita, tidak mudah menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya, dan selalu berusaha menjadi pribadi yang jujur dan membawa kedamaian.
Ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahui segala apa yang ada di dalam hati hamba-hamba-Nya. Tidak ada satu pun perbuatan yang tersembunyi dari pengawasan-Nya. Maka, mari kita bersihkan hati kita dari segala penyakit hati seperti iri, dengki, dan kemunafikan. Jadilah hamba-hamba Allah yang ikhlas dan senantiasa menebarkan kebaikan di mana pun kita berada. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa dan berbuat baik.
📜 Ayat 59-63 — Surat Al-Ahzab
Terjemah — Al-Ahzab 61
Surat Al-Ahzab Ayat 61 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dalam keadaan terlaknat. Di mana saja mereka dijumpai, mereka ditangkap…Surat Ayat 61/73 — Surat Al-Ahzab الأحزاب (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Surat Al-Ahzab Dengarkan, Surat Al-Ahzab Terjemah, Surat Al-Ahzab mp3, Surat Al-Ahzab pdf. Ayat 59–63. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Surat Al-Ahzab
Al-Quran
Monday, September 28, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu


