Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Mushfiqīn (مُشْفِقِينَ): Orang-orang yang sangat takut dan cemas.
- Mimmā kasabū (مِمَّا كَسَبُوا): Dari apa yang mereka usahakan berupa dosa dan kemaksiatan.
- Wāqi' (وَاقِعٌ): Pasti terjadi dan tidak bisa dihindari.
- Rauḍāt (رَوْضَاتِ): Taman-taman yang indah dan subur, bagian terbaik dari surga.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, pada hari kiamat nanti engkau akan menyaksikan pemandangan yang sangat mengharukan: orang-orang yang zalim terhadap diri mereka sendiri dengan kesyirikan dan perbuatan dosa, mereka dalam keadaan ketakutan yang sangat mendalam. Wajah mereka pucat pasi, hati mereka berdebar tak karuan, karena mereka membayangkan akibat buruk dari segala kejahatan yang pernah mereka lakukan di dunia. Mereka tahu betul bahwa azab Allah itu pasti akan menimpa mereka, tidak ada satu pun yang bisa menghalanginya. Rasa takut itu tidak akan menyelamatkan mereka, karena mereka tidak pernah bertobat dan tidak pula beramal saleh. Betapa menyedihkan nasib mereka!
Namun, di sisi lain yang sangat kontras, ada kelompok yang beruntung: mereka yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dengan keimanan yang tulus, lalu dibuktikan dengan amal-amal saleh yang terus mengalir. Mereka akan ditempatkan di taman-taman surga yang paling indah, di tempat yang penuh dengan pepohonan hijau, sungai-sungai mengalir, dan berbagai kenikmatan yang tak pernah terbayangkan oleh akal manusia. Di sisi Allah, mereka akan mendapatkan segala sesuatu yang mereka inginkan dan mereka cita-citakan. Tidak ada satu pun keinginan baik yang tertolak, semuanya dikabulkan dengan sempurna.
Itulah karunia yang agung, anugerah yang paling besar dan mulia, yang nilainya jauh melebihi segala kenikmatan dunia yang pernah ada. Sungguh, tidak ada kebahagiaan yang dapat menandingi kebahagiaan mereka di sisi Rabb mereka.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini memberikan kita gambaran yang sangat jelas tentang dua jalan dan dua akhir yang berbeda. Di satu sisi, ada ketakutan dan penyesalan yang tiada berguna bagi orang-orang yang zalim, dan di sisi lain ada kebahagiaan abadi bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh.
Mari kita renungkan sejenak: betapa sayangnya jika kita menghabiskan hidup ini hanya untuk mengejar kesenangan sesaat yang fana, namun mengabaikan kebahagiaan abadi yang Allah sediakan. Allah Yang Maha Pemurah telah membuka pintu rahmat-Nya selebar-lebarnya bagi siapa saja yang mau beriman dan beramal saleh. Tidak ada kata terlambat untuk kembali kepada-Nya. Setiap langkah kebaikan yang kita lakukan hari ini adalah investasi berharga untuk kebahagiaan kita di akhirat nanti.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai penyemangat untuk selalu meningkatkan keimanan dan amal saleh kita. Jangan biarkan rasa takut akan azab membuat kita putus asa, tetapi jadikan ia sebagai pendorong untuk segera bertobat dan memperbaiki diri. Karena sesungguhnya, surga dengan segala keindahannya telah menanti hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Semoga Allah memasukkan kita semua ke dalam golongan hamba-Nya yang beriman dan beramal saleh, serta menjauhkan kita dari sifat zalim yang merugikan diri sendiri. Aamiin.
📜 Ayat 20-24 — Asy-Syura
Terjemah — Asy-Syura 22
Surat Asy-Syura Ayat 22 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kamu lihat orang-orang yang zalim sangat ketakutan karena kejahatan-kejahatan yang…Surat Ayat 22/53 — Asy-Syura الشورى (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syura Dengarkan, Asy-Syura Terjemah, Asy-Syura mp3, Asy-Syura pdf. Ayat 20–24. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








