Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Sulit:
- الْمَوَدَّةَ : rasa cinta dan kasih sayang.
- الْقُرْبَى : kerabat atau keluarga dekat.
- يَقْتَرِفْ : berusaha dan mengerjakan dengan sungguh-sungguh (mendapatkan/memperoleh).
- حَسَنَةً : kebaikan atau amal saleh.
- نَّزِدْ : Kami tambahkan/limpahkan.
Tafsir Ayat:
Wahai manusia, kabar gembira yang agung berupa kenikmatan surga dan kemuliaan di akhirat itulah yang Allah sampaikan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman kepada-Nya dan mengerjakan amal-amal saleh di dunia. Ini adalah janji yang pasti dan tidak akan pernah terlupakan.
Kemudian Allah memerintahkan Rasul-Nya ﷺ untuk berkata kepada orang-orang musyrik Quraisy yang mengingkari risalah dan hari kebangkitan: "Aku tidak meminta imbalan apa pun dari kalian atas dakwah dan penyampaian kebenaran yang aku bawa ini, baik berupa harta maupun benda duniawi. Yang aku minta hanyalah satu hal yang manfaatnya kembali kepada kalian sendiri, yaitu hendaknya kalian menjaga rasa cinta dan kasih sayang kepadaku karena ikatan kekerabatan yang ada antara aku dan kalian, serta menyambung tali silaturahmi yang telah terjalin."
Ini menunjukkan betapa mulianya akhlak Nabi ﷺ; beliau tidak meminta balasan duniawi, melainkan hanya meminta kebaikan hubungan kekeluargaan yang justru bermanfaat bagi mereka sendiri. Betapa indahnya ajaran Islam yang menjunjung tinggi nilai kasih sayang dan persaudaraan!
Selanjutnya Allah menegaskan keadilan dan kemurahan-Nya: Barang siapa yang mengerjakan satu kebaikan, maka Allah akan melipatgandakannya menjadi sepuluh kali lipat hingga lebih dari itu, bahkan bisa berlipat-lipat ganda tanpa batas. Sungguh, Allah Maha Pengampun atas dosa-dosa hamba-Nya yang bertaubat kepada-Nya, dan Maha Mensyukuri setiap amal kebaikan sekecil apa pun yang dilakukan dengan ikhlas karena mengharap wajah-Nya. Tidak ada satu pun amal baik yang sia-sia di sisi-Nya.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku, perhatikanlah betapa Allah memberikan kabar gembira kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal saleh. Ini adalah motivasi terbesar bagi kita untuk terus istiqamah dalam ketaatan. Jangan pernah merasa lelah berbuat baik, karena setiap kebaikan yang kita lakukan—sekecil apa pun—akan dicatat dan dilipatgandakan oleh Allah.
Ayat ini juga mengajarkan kepada kita tentang keikhlasan dalam berdakwah dan beramal. Seorang muslim tidak boleh mengharapkan imbalan duniawi dari setiap kebaikan yang dilakukannya. Yang terpenting adalah menjaga hubungan baik dengan sesama, terutama dengan keluarga dan kerabat. Cinta dan kasih sayang adalah kunci keharmonisan hidup bermasyarakat.
Mari kita jadikan ayat ini sebagai penyemangat untuk terus menebar kebaikan, menjaga silaturahmi, dan berharap ampunan serta balasan terbaik hanya dari Allah. Sungguh, Allah tidak pernah menyia-nyiakan amal hamba-Nya yang tulus.
📜 Ayat 21-25 — Asy-Syura
Terjemah — Asy-Syura 23
Surat Asy-Syura Ayat 23 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Itulah (karunia) yang (dengan itu) Allah menggembirakan hamba-hamba-Nya yang beriman…Surat Ayat 23/53 — Asy-Syura الشورى (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syura Dengarkan, Asy-Syura Terjemah, Asy-Syura mp3, Asy-Syura pdf. Ayat 21–25. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








