Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Kaba'ir al-itsm: Dosa-dosa besar yang dilarang Allah, seperti syirik, membunuh jiwa tanpa hak, menuduh wanita baik-baik berzina, memakan harta anak yatim, riba, lari dari medan perang, dan durhaka kepada kedua orang tua.
- Al-Fawahisy: Perbuatan keji yang mengharuskan hukuman had, seperti zina, pencurian, dan sejenisnya.
- Yaghfirun: Mereka memaafkan dan memohonkan ampunan, tidak membalas keburukan dengan keburukan.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkan sifat-sifat mulia yang menjadi ciri khas hamba-hamba-Nya yang beriman dan akan mendapatkan kebaikan di sisi-Nya. Mereka adalah orang-orang yang senantiasa menjauhi dosa-dosa besar yang telah dilarang oleh Allah, serta menjauhi segala perbuatan keji yang merusak diri, keluarga, dan masyarakat. Mereka tidak mendekati hal-hal yang dapat menjerumuskan mereka ke dalam murka Allah.
Lebih dari itu, sifat mereka yang sangat indah adalah ketika mereka marah karena disakiti atau dizalimi oleh orang lain, mereka tidak serta-merta membalas dengan kemarahan yang meluap-luap. Sebaliknya, mereka menahan amarah, memaafkan kesalahan orang tersebut, dan bahkan berbuat baik kepadanya. Mereka memilih untuk memaafkan karena mengharap pahala dan ampunan dari Allah, bukan karena kelemahan, tetapi karena kekuatan iman dan keluhuran akhlak. Memaafkan di sini dilakukan ketika hal itu membawa kemaslahatan dan kebaikan, baik bagi dirinya maupun bagi orang lain.
Sungguh indah sifat ini! Memaafkan bukanlah tanda kehinaan, melainkan tanda keagungan jiwa. Rasulullah ﷺ adalah teladan terbaik dalam hal ini—beliau tidak pernah membalas keburukan dengan keburukan, melainkan dengan kebaikan dan maaf yang tulus. Dengan memaafkan, hati menjadi tenang, hubungan sesama manusia menjadi harmonis, dan yang paling utama adalah Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang pemaaf.
Marilah kita meneladani sifat mulia ini dalam kehidupan sehari-hari. Ketika kita mampu memaafkan, sesungguhnya kita sedang membuka pintu ampunan Allah untuk diri kita sendiri. Karena barangsiapa yang memaafkan saudaranya, Allah akan memaafkan kesalahan-kesalahannya di hari kiamat kelak. Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan hamba-hamba-Nya yang disebutkan dalam ayat ini, yang menjauhi dosa besar dan perbuatan keji, serta memiliki hati yang lapang untuk memaafkan sesama. Aamiin.
📜 Ayat 35-39 — Asy-Syura
Terjemah — Asy-Syura 37
Surat Asy-Syura Ayat 37 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji,…Surat Ayat 37/53 — Asy-Syura الشورى (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syura Dengarkan, Asy-Syura Terjemah, Asy-Syura mp3, Asy-Syura pdf. Ayat 35–39. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








