Muhammad · 21/38
Terjemah Transliterasi — Muhammad
طَاعَةٌ وَقَوْلٌ مَّعْرُوفٌ ۚ فَإِذَا عَزَمَ الْأَمْرُ فَلَوْ صَدَقُوا اللَّهَ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُمْ ۝٢١
Taa`atunw wa qawlum ma`roof; fa izaa `azamal amru falaw sadaqul laaha lakaana khairal lahum
📖 Arti Bahasa Indonesia
Taat dan mengucapkan perkataan yang baik (adalah lebih baik bagi mereka). Apabila telah tetap perintah perang (mereka tidak menyukainya). Tetapi jikalau mereka benar (imannya) terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.

🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • طَاعَةٌ (thā'ah): Ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya.
  • قَوْلٌ مَّعْرُوفٌ (qaulun ma'rūf): Perkataan yang baik, benar, dan sesuai dengan syariat.
  • عَزَمَ الْأَمْرُ ('azama al-amr): Ketika urusan menjadi serius dan pasti, yaitu saat kewajiban jihad telah ditetapkan dan perang benar-benar terjadi.
  • صَدَقُوا اللَّهَ (shadaqū Allāh): Mereka jujur kepada Allah dalam keimanan dan ketaatan.

Tafsir Ayat:

Ayat yang mulia ini melanjutkan pembahasan tentang sikap orang-orang munafik yang ketika diminta untuk berjihad, mereka menunjukkan ketakutan yang sangat besar, bahkan seperti orang yang sedang sekarat. Allah ﷻ lalu menegaskan bahwa yang seharusnya mereka lakukan adalah taat kepada Allah dan Rasul-Nya serta mengucapkan perkataan yang baik dan ma'ruf—yakni perkataan yang sesuai dengan tuntunan syariat, bukan perkataan yang menunjukkan keengganan atau penolakan terhadap perintah jihad.

Ketika perintah jihad telah benar-benar ditetapkan dan peperangan telah berkobar, maka saat itulah keimanan seseorang diuji. Seandainya mereka bersikap jujur kepada Allah—jujur dalam pengakuan iman mereka dan jujur dalam ketaatan mereka—maka sungguh hal itu jauh lebih baik bagi mereka daripada sikap munafik, ketakutan, dan keengganan yang mereka perlihatkan. Kejujuran kepada Allah akan mendatangkan kebaikan di dunia berupa kemenangan dan kemuliaan, serta kebaikan di akhirat berupa pahala yang berlimpah dan surga yang penuh kenikmatan.

Sungguh, ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa keimanan itu bukan sekadar ucapan di lisan, melainkan harus dibuktikan dengan ketaatan yang tulus dan perkataan yang baik. Ketika datang perintah dari Allah, seorang mukmin sejati tidak ragu-ragu dan tidak mundur, karena ia yakin bahwa di balik setiap perintah Allah terdapat hikmah dan kebaikan yang besar.


Renungan dan Pesan Dakwah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengingatkan kita akan indahnya sikap jujur dan taat kepada Allah. Betapa banyak di antara kita yang mengaku beriman, namun ketika datang ujian dan perintah, justru menunjukkan sikap yang bertolak belakang dengan pengakuannya. Padahal, kejujuran kepada Allah adalah kunci segala kebaikan.

Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pelajaran berharga: bahwa ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, serta menjaga lisan agar senantiasa mengucapkan perkataan yang baik, adalah jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Janganlah kita menjadi seperti orang-orang munafik yang lisannya berkata "kami taat" tetapi hatinya enggan dan takut ketika perintah itu benar-benar datang.

Allah ﷻ Maha Mengetahui apa yang ada di dalam hati kita. Maka, mari kita jujur kepada Allah dalam setiap keadaan—jujur dalam iman, jujur dalam perkataan, dan jujur dalam perbuatan. Sungguh, kejujuran itu akan membawa kita kepada kebaikan yang hakiki, dan Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan hamba-Nya yang tulus dan jujur dalam ketaatan kepada-Nya.



📜 Ayat 19-23 — Muhammad

19فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مُتَقَلَّبَكُمْ وَمَثْوَاكُمْ
Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Ilah (sesembahan, tuhan) selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal.
20وَيَقُولُ الَّذِينَ آمَنُوا لَوْلَا نُزِّلَتْ سُورَةٌ ۖ فَإِذَا أُنزِلَتْ سُورَةٌ مُّحْكَمَةٌ وَذُكِرَ فِيهَا الْقِتَالُ ۙ رَأَيْتَ الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِم مَّرَضٌ يَنظُرُونَ إِلَيْكَ نَظَرَ الْمَغْشِيِّ عَلَيْهِ مِنَ الْمَوْتِ ۖ فَأَوْلَىٰ لَهُمْ
Dan orang-orang yang beriman berkata: "Mengapa tiada diturunkan suatu surat?" Maka apabila diturunkan suatu surat yang jelas maksudnya dan disebutkan di dalamnya (perintah) perang, kamu lihat orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya memandang kepadamu seperti pandangan orang yang pingsan karena takut mati, dan kecelakaanlah bagi mereka.
21طَاعَةٌ وَقَوْلٌ مَّعْرُوفٌ ۚ فَإِذَا عَزَمَ الْأَمْرُ فَلَوْ صَدَقُوا اللَّهَ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُمْ
Taat dan mengucapkan perkataan yang baik (adalah lebih baik bagi mereka). Apabila telah tetap perintah perang (mereka tidak menyukainya). Tetapi jikalau mereka benar (imannya) terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.
22فَهَلْ عَسَيْتُمْ إِن تَوَلَّيْتُمْ أَن تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ وَتُقَطِّعُوا أَرْحَامَكُمْ
Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?
23أُولَٰئِكَ الَّذِينَ لَعَنَهُمُ اللَّهُ فَأَصَمَّهُمْ وَأَعْمَىٰ أَبْصَارَهُمْ
Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka.
MuhammadIndeks Quran
38Ayat
MadaniyahRevelation
21Ayat

Terjemah — Muhammad 21

Surat Muhammad Ayat 21 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Taat dan mengucapkan perkataan yang baik (adalah lebih baik bagi…

Surat Ayat 21/38 — Muhammad محمد (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Muhammad Dengarkan, Muhammad Terjemah, Muhammad mp3, Muhammad pdf. Ayat 19–23. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu