Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- طَاعَةٌ (thā'ah): Ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya.
- قَوْلٌ مَّعْرُوفٌ (qaulun ma'rūf): Perkataan yang baik, benar, dan sesuai dengan syariat.
- عَزَمَ الْأَمْرُ ('azama al-amr): Ketika urusan menjadi serius dan pasti, yaitu saat kewajiban jihad telah ditetapkan dan perang benar-benar terjadi.
- صَدَقُوا اللَّهَ (shadaqū Allāh): Mereka jujur kepada Allah dalam keimanan dan ketaatan.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini melanjutkan pembahasan tentang sikap orang-orang munafik yang ketika diminta untuk berjihad, mereka menunjukkan ketakutan yang sangat besar, bahkan seperti orang yang sedang sekarat. Allah ﷻ lalu menegaskan bahwa yang seharusnya mereka lakukan adalah taat kepada Allah dan Rasul-Nya serta mengucapkan perkataan yang baik dan ma'ruf—yakni perkataan yang sesuai dengan tuntunan syariat, bukan perkataan yang menunjukkan keengganan atau penolakan terhadap perintah jihad.
Ketika perintah jihad telah benar-benar ditetapkan dan peperangan telah berkobar, maka saat itulah keimanan seseorang diuji. Seandainya mereka bersikap jujur kepada Allah—jujur dalam pengakuan iman mereka dan jujur dalam ketaatan mereka—maka sungguh hal itu jauh lebih baik bagi mereka daripada sikap munafik, ketakutan, dan keengganan yang mereka perlihatkan. Kejujuran kepada Allah akan mendatangkan kebaikan di dunia berupa kemenangan dan kemuliaan, serta kebaikan di akhirat berupa pahala yang berlimpah dan surga yang penuh kenikmatan.
Sungguh, ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa keimanan itu bukan sekadar ucapan di lisan, melainkan harus dibuktikan dengan ketaatan yang tulus dan perkataan yang baik. Ketika datang perintah dari Allah, seorang mukmin sejati tidak ragu-ragu dan tidak mundur, karena ia yakin bahwa di balik setiap perintah Allah terdapat hikmah dan kebaikan yang besar.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengingatkan kita akan indahnya sikap jujur dan taat kepada Allah. Betapa banyak di antara kita yang mengaku beriman, namun ketika datang ujian dan perintah, justru menunjukkan sikap yang bertolak belakang dengan pengakuannya. Padahal, kejujuran kepada Allah adalah kunci segala kebaikan.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pelajaran berharga: bahwa ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, serta menjaga lisan agar senantiasa mengucapkan perkataan yang baik, adalah jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Janganlah kita menjadi seperti orang-orang munafik yang lisannya berkata "kami taat" tetapi hatinya enggan dan takut ketika perintah itu benar-benar datang.
Allah ﷻ Maha Mengetahui apa yang ada di dalam hati kita. Maka, mari kita jujur kepada Allah dalam setiap keadaan—jujur dalam iman, jujur dalam perkataan, dan jujur dalam perbuatan. Sungguh, kejujuran itu akan membawa kita kepada kebaikan yang hakiki, dan Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan hamba-Nya yang tulus dan jujur dalam ketaatan kepada-Nya.
📜 Ayat 19-23 — Muhammad
Terjemah — Muhammad 21
Surat Muhammad Ayat 21 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Taat dan mengucapkan perkataan yang baik (adalah lebih baik bagi…Surat Ayat 21/38 — Muhammad محمد (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Muhammad Dengarkan, Muhammad Terjemah, Muhammad mp3, Muhammad pdf. Ayat 19–23. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








