Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Aufu bil-'Uqud: Sempurnakanlah dan tunaikanlah segala perjanjian dan ikatan yang telah diikat, baik antara hamba dengan Allah maupun antara sesama manusia.
- Bahimatul-An'am: Hewan ternak, yaitu unta, sapi, dan kambing/domba.
- Ghairu Muhilli ash-Shaid: Dalam keadaan tidak menghalalkan perburuan (yakni saat sedang berihram haji atau umrah).
- Hurm: Jamak dari *haram*, artinya orang-orang yang sedang berihram (menunaikan ibadah haji atau umrah).
Tafsir Ayat:
Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya serta mengamalkan syariat-Nya! Sempurnakanlah dan tunaikanlah segala bentuk perjanjian dan ikatan yang telah kalian buat—baik perjanjian dengan Allah untuk beriman, beribadah, dan tunduk kepada segala perintah serta larangan-Nya, maupun perjanjian antara kalian sesama manusia seperti amanah, jual beli, pernikahan, dan segala bentuk akad yang tidak bertentangan dengan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah ﷺ. Sesungguhnya menunaikan janji adalah tanda keimanan yang hakiki, dan Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang menepati janji.
Sebagai rahmat dan kasih sayang-Nya kepada kalian, Allah menghalalkan bagi kalian memakan daging hewan ternak—yakni unta, sapi, dan kambing—kecuali apa yang akan dibacakan kepada kalian keharamannya dalam ayat-ayat berikutnya, seperti bangkai, darah yang mengalir, daging babi, dan hewan yang disembelih bukan atas nama Allah. Allah juga menghalalkan bagi kalian hewan ternak tersebut kecuali dalam keadaan kalian sedang berihram untuk haji atau umrah, maka saat itu kalian tidak diperkenankan berburu binatang darat. Ini adalah bentuk ujian ketaatan dari Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman, agar mereka belajar mengendalikan hawa nafsu dan tunduk kepada aturan Ilahi dalam setiap keadaan.
Sesungguhnya Allah menghukumi dan menetapkan apa yang Dia kehendaki menurut hikmah dan keadilan-Nya yang sempurna. Tidak ada seorang pun yang dapat menolak ketetapan-Nya, dan tidak ada yang berhak mempertanyakan keputusan-Nya. Maka berbahagialah orang-orang yang berserah diri kepada ketetapan Allah, karena di balik setiap perintah dan larangan-Nya tersimpan kebaikan yang melimpah bagi hamba-hamba-Nya yang bertakwa.
Renungan dan Pelajaran:
Ayat yang mulia ini mengajarkan kita bahwa Islam adalah agama yang menjunjung tinggi komitmen dan tanggung jawab. Seorang mukmin sejati adalah pribadi yang menepati janji, baik janji kepada Allah maupun kepada sesama manusia. Ketika kita menjaga amanah dan menunaikan akad, maka kehidupan bermasyarakat akan menjadi harmonis, penuh kepercayaan, dan keberkahan. Mari kita biasakan diri untuk selalu menepati janji dalam segala hal, sekecil apa pun, karena itu adalah cermin keimanan kita. Dan ingatlah, Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya, maka bersungguh-sungguhlah dalam menaati perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, niscaya kalian akan meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.
📜 Ayat 1-3 — Al-Maidah
Terjemah — Al-Maidah 1
Surat Al-Maidah Ayat 1 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Hai orang-orang yang beriman, penuhilah aqad-aqad itu. Dihalalkan bagimu binatang…Surat Ayat 1/120 — Al-Maidah المائدة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Maidah Dengarkan, Al-Maidah Terjemah, Al-Maidah mp3, Al-Maidah pdf. Ayat 1–3. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








