Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Summa (ثُمَّ): menunjukkan urutan dan pengulangan, artinya "kemudian".
- Nazhara (نَظَرَ): artinya "memandang" atau "merenungkan kembali", yaitu mengulangi pandangan dan pemikiran dengan teliti.
Tafsir:
Ayat yang mulia ini menggambarkan salah satu sikap dari pemimpin kaum musyrik, yaitu Walid bin Mughirah, ketika ia berusaha mencari-cari alasan untuk menolak kebenaran Al-Qur'an. Setelah sebelumnya ia berpikir dan merencanakan dalam hatinya untuk melontarkan tuduhan-tuduhan keji terhadap Rasulullah ﷺ dan Al-Qur'an, maka pada ayat ini Allah mengabarkan bahwa ia "kemudian memandang" — yakni mengulangi pandangan dan pemikirannya sekali lagi.
Ia menatap dengan penuh perenungan, mencoba mencari celah atau kelemahan yang bisa dijadikan senjata untuk menyerang kemuliaan Al-Qur'an. Namun setiap kali ia memandang dan merenung, hatinya semakin sempit karena ia tidak menemukan sedikit pun keburukan atau kekurangan dalam firman Allah itu. Al-Qur'an tetap tampil dengan keindahan bahasa, kedalaman makna, dan kebenaran yang tak terbantahkan.
Saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah bagaimana Allah mengabadikan perilaku orang-orang kafir ini dalam Al-Qur'an sebagai pelajaran bagi kita. Mereka menghabiskan waktu dan tenaga untuk mencari-cari keburukan Al-Qur'an, namun yang mereka dapatkan hanyalah kegagalan dan kehinaan. Ini menunjukkan betapa agungnya Al-Qur'an, sehingga musuh-musuhnya pun tidak mampu menemukan satu cela pun padanya.
Renungkanlah wahai saudaraku, betapa beruntungnya kita yang telah diberi petunjuk untuk beriman kepada Al-Qur'an. Kita tidak perlu bersusah payah mencari-cari alasan untuk menolaknya, tetapi kita justru diajak untuk merenungkan keindahan dan kebenarannya setiap hari. Setiap kali kita membaca dan mentadabburi Al-Qur'an, semakin bertambah pula keimanan dan kecintaan kita kepada Allah dan Rasul-Nya.
Marilah kita jadikan Al-Qur'an sebagai teman setia dalam kehidupan kita. Bacalah, pahami, dan amalkanlah, niscaya ia akan menjadi cahaya yang menerangi jalan kita menuju kebahagiaan di dunia dan akhirat. Allah Ta'ala berfirman: *"Sesungguhnya Al-Qur'an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang paling lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa mereka akan mendapat pahala yang besar."* (QS. Al-Isra': 9). Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang senantiasa mencintai dan mengamalkan Al-Qur'an. Aamiin.
📜 Ayat 19-23 — Al-Muddassir
Terjemah — Al-Muddassir 21
Surat Al-Muddassir Ayat 21 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : kemudian dia memikirkan,Surat Ayat 21/56 — Al-Muddassir المدثر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Muddassir Dengarkan, Al-Muddassir Terjemah, Al-Muddassir mp3, Al-Muddassir pdf. Ayat 19–23. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








