Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- خَاوِيَةً (khaawiyah): Kosong, runtuh, atau roboh. Maksudnya di sini adalah rumah-rumah yang telah kosong dari penghuninya karena mereka telah binasa.
- بِمَا ظَلَمُوا (bimaa zhalamuu): Disebabkan oleh kezaliman mereka, yaitu kesyirikan dan kedurhakaan mereka kepada Allah serta pendustaan terhadap para rasul.
- لَآيَةً (la aayah): Sungguh merupakan suatu pelajaran, bukti, dan tanda yang sangat jelas.
- لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ (liqaumin ya'lamuun): Bagi kaum yang mengetahui dan memahami kekuasaan Allah serta mengambil pelajaran darinya.
Tafsir Ayat:
Wahai saudaraku seiman, perhatikanlah dengan mata hati! Itulah rumah-rumah mereka—kaum Tsamud yang durhaka—yang kini telah runtuh dan kosong melompong, tidak ada seorang pun yang menghuninya. Dinding-dindingnya telah roboh menimpa atap-atapnya, sunyi senyap tanpa penghuni. Semua itu terjadi disebabkan oleh kezaliman mereka sendiri, yaitu kesyirikan kepada Allah dan pendustaan terhadap Nabi Shalih 'alaihissalam. Mereka telah menzalimi diri mereka sendiri dengan kekufuran, sehingga Allah membinasakan mereka dengan azab yang dahsyat.
Sesungguhnya di dalam peristiwa kehancuran dan kebinasaan ini terdapat pelajaran yang sangat besar bagi kaum yang berakal dan mengetahui kekuasaan Allah. Mereka yang mau merenungkan akan mengambil 'ibrah (pelajaran) bahwa sunnatullah (hukum Allah) terhadap orang-orang yang mendustakan para rasul adalah kehancuran. Ini bukanlah peristiwa biasa, melainkan tanda kebesaran Allah yang berbicara kepada setiap generasi.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, kisah ini bukanlah dongeng masa lalu yang jauh dari kehidupan kita. Ia adalah cermin yang Allah letakkan di hadapan kita agar kita senantiasa waspada. Jika kita melihat kehancuran kaum-kaum terdahulu, maka kita akan semakin bersyukur atas nikmat iman dan Islam yang Allah berikan kepada kita. Kita akan semakin cinta kepada Allah, takut akan azab-Nya, dan berusaha keras untuk taat kepada-Nya serta mengikuti petunjuk Rasul-Nya.
Marilah kita jadikan Al-Qur'an sebagai lentera kehidupan. Setiap ayat yang kita baca, setiap kisah yang kita renungkan, hendaknya menambah keimanan kita dan menjauhkan kita dari perbuatan zalim. Karena kezaliman, sekecil apa pun, adalah kegelapan di hari kiamat. Sebaliknya, ketaatan adalah cahaya yang akan menerangi jalan kita menuju surga-Nya yang penuh kenikmatan.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang berilmu, yang mengambil pelajaran dari setiap ayat-Nya, dan yang senantiasa istiqamah di atas jalan kebenaran. Aamiin.
📜 Ayat 50-54 — An-Naml
Terjemah — An-Naml 52
Surat An-Naml Ayat 52 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka itulah rumah-rumah mereka dalam keadaan runtuh disebabkan kezaliman mereka.…Surat Ayat 52/93 — An-Naml النمل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Naml Dengarkan, An-Naml Terjemah, An-Naml mp3, An-Naml pdf. Ayat 50–54. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








