Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- ضَرَبْتُمْ (dharabtum): kalian berjalan/pergi, dalam konteks ini berarti keluar untuk berperang atau berjihad.
- فَتَبَيَّنُوا (fatabayyanū): maka telitilah, periksalah dengan cermat, dan jangan tergesa-gesa.
- أَلْقَىٰ إِلَيْكُمُ السَّلَامَ (alqā ilaikumus-salām): memberikan salam kepadamu, yaitu mengucapkan salam sebagai tanda Islam, atau menunjukkan tanda-tanda keislaman.
- عَرَضَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا (ʼaraḍal-ḥayātid-dun-yā): perhiasan/kesenangan hidup dunia yang sementara, seperti harta rampasan perang.
- مَغَانِمُ (maghānim): harta rampasan perang yang banyak.
Tafsir Ayat:
Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengikuti Rasul-Nya! Apabila kalian keluar berperang di jalan Allah, maka janganlah tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Hendaklah kalian bersikap teliti dan cermat terlebih dahulu terhadap orang yang kalian hadapi. Janganlah kalian berkata kepada seseorang yang telah mengucapkan salam kepadanya—yang merupakan tanda keislaman dan bukti bahwa ia telah menyerahkan diri—"Engkau bukan seorang mukmin," lalu kalian membunuhnya. Sungguh, perkataan seperti ini lahir dari keinginan untuk mendapatkan harta rampasan dunia yang fana. Padahal di sisi Allah terdapat ganimah (harta rampasan) yang jauh lebih banyak dan lebih baik daripada apa yang kalian kejar itu.
Ingatlah wahai kaum mukminin, dahulu kalian juga berada dalam keadaan seperti orang yang kalian tuduh itu. Kalian menyembunyikan keimanan kalian dari kaum musyrikin karena takut akan keselamatan jiwa dan harta kalian. Maka Allah memberikan karunia-Nya kepada kalian dengan memuliakan kalian melalui Islam, menguatkan kalian, dan menjadikan kalian mampu menampakkan keimanan dengan aman. Oleh karena itu, janganlah sekali-kali kalian meremehkan nyawa seseorang yang mengucapkan kalimat syahadat atau menunjukkan tanda-tanda keislaman. Hendaklah kalian senantiasa bertabayyun (memeriksa dengan teliti) dalam setiap urusan, terutama dalam urusan darah dan jiwa manusia. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala apa yang kalian kerjakan, tidak ada satu pun perbuatan kalian yang tersembunyi dari-Nya, dan Dia akan membalas kalian sesuai dengan amal perbuatan kalian.
Pesan Dakwah:
Ayat yang mulia ini mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran yang sangat agung tentang kemuliaan Islam dalam menjaga jiwa manusia. Islam tidak pernah membolehkan seorang muslim membunuh orang lain hanya karena prasangka atau demi kepentingan dunia yang sementara. Betapa indahnya ajaran ini—ia mengajarkan kita untuk selalu berhati-hati, tidak mudah menuduh, dan tidak tergesa-gesa dalam menghakimi orang lain. Renungkanlah wahai saudaraku! Betapa besar kasih sayang Allah kepada hamba-Nya, hingga Dia mengingatkan kita agar tidak menumpahkan darah seorang muslim yang telah mengucapkan syahadat, sekalipun ada kemungkinan ia mengucapkannya karena takut. Karena Allah lebih mengetahui apa yang ada di dalam hati hamba-Nya.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai cermin bagi diri kita dalam kehidupan sehari-hari. Janganlah kita mudah menuduh seseorang sebagai kafir, munafik, atau sesat hanya karena perbedaan pendapat atau karena kita menginginkan keuntungan duniawi. Sesungguhnya harta dan kesenangan dunia itu sedikit dan akan sirna, sedangkan pahala di sisi Allah jauh lebih besar dan kekal abadi. Jagalah lisan kita, jagalah persaudaraan kita, dan selalu utamakan sikap tabayyun (klarifikasi) sebelum mengambil keputusan. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang senantiasa berhati-hati, penyayang, dan tidak mudah menumpahkan darah sesama muslim. Aamiin.
📜 Ayat 92-96 — An-Nisa
Terjemah — An-Nisa 94
Surat An-Nisa Ayat 94 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu pergi (berperang) di jalan…Surat Ayat 94/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 92–96. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








