Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Sulit:
- Kafarū: Mereka yang mengingkari keesaan Allah dan menolak kebenaran-Nya.
- Wa shaddū: Mereka menghalangi dan mencegah (diri sendiri dan orang lain) dari jalan Allah.
- Ṡumma mātū wa hum kuffār: Mereka meninggal dunia dalam keadaan tetap di atas kekufuran tanpa sempat bertobat.
Tafsir Ayat:
Sungguh, Allah dengan tegas menyatakan bahwa orang-orang yang kufur kepada-Nya—mengingkari keesaan-Nya dan menolak kebenaran risalah para rasul—serta berusaha menghalangi manusia dari jalan Islam, baik dengan perkataan, perbuatan, maupun tipu daya, kemudian mereka meninggal dunia dalam keadaan tetap di atas kekufuran tanpa sempat bertobat, maka Allah tidak akan memberikan ampunan kepada mereka. Tidak ada pintu maaf yang terbuka bagi mereka, karena mereka telah menutup sendiri pintu rahmat dengan kekufuran yang mereka pelihara hingga akhir hayat. Sebaliknya, Allah akan membalas mereka dengan azab yang pedih sebagai keadilan atas keingkaran mereka, dan pada hari kiamat mereka akan dipermalukan di hadapan seluruh makhluk.
Ayat ini juga mengandung isyarat yang sangat penting: jika seseorang yang kufur dan menghalangi manusia dari jalan Allah, tetapi kemudian Allah memberinya hidayah sehingga ia bertobat sebelum ajal menjemput, maka Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Pintu tobat terbuka lebar selama nyawa belum sampai di tenggorokan. Ini adalah kabar gembira yang agung bagi siapa pun yang masih diberi kesempatan hidup.
Pesan Dakwah:
Wahai saudaraku yang dikasihi Allah, janganlah sekali-kali berputus asa dari rahmat Allah. Selama napas masih berhembus, selama jantung masih berdetak, pintu tobat selalu terbuka. Allah tidak pernah bosan menerima tobat hamba-Nya, justru Dia bergembira ketika hamba-Nya kembali kepada-Nya. Maka, segera kembali kepada Allah sebelum ajal tiba, karena kematian tidak mengenal usia dan tidak menunggu kesiapan. Jangan biarkan kekufuran atau kemaksiatan menguasai hati hingga akhir hayat, sebab ampunan Allah hanya untuk mereka yang bertobat sebelum nyawa berpisah dari jasad. Sungguh, Allah Maha Pengampun bagi hamba yang kembali, dan Maha Adil bagi yang berpaling. Pilihlah jalan yang mengantarkanmu pada ampunan, bukan pada penyesalan yang tiada berkesudahan.
📜 Ayat 32-36 — Muhammad
Terjemah — Muhammad 34
Surat Muhammad Ayat 34 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya orang-orang kafir dan (yang) menghalangi manusia dari jalan Allah…Surat Ayat 34/38 — Muhammad محمد (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Muhammad Dengarkan, Muhammad Terjemah, Muhammad mp3, Muhammad pdf. Ayat 32–36. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








