Alam yaani laillzeena aamanooo an takhsha`a quloo buhum lizikril laahi wa maa nazala minal haqqi wa laa yakoonoo kallazeena ootul Kitaaba min qablu fataala `alaihimul amadu faqasat quloobuhum wa kaseerum minhum faasiqoon
📖 Terjemah (Arti Bahasa Indonesia)
📖 Arti Bahasa Indonesia
Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.
🌐 Additional reference in Melayu
🌐 Melayu
Belum sampaikah lagi masanya bagi orang-orang yang beriman, untuk khusyuk hati mereka mematuhi peringatan dan pengajaran Allah serta mematuhi kebenaran (Al-Quran) yang diturunkan (kepada mereka)? Dan janganlah pula mereka menjadi seperti orang-orang yang telah diberikan Kitab sebelum mereka, setelah orang-orang itu melalui masa yang lanjut maka hati mereka menjadi keras, dan banyak di antaranya orang-orang yang fasik - derhaka.
Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.
📜
Terjemah — Tafsir
### معاني الكلمات
أَلَمْ يَأْنِ: ألم يحِنِ الوقتُ؟
تَخْشَعَ: تلينَ وتخضعَ وتطمئنَّ.
لِذِكْرِ اللهِ: عندَ سماعِ ذِكرِ اللهِ ومواعظِه.
وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ: وهو القرآنُ الكريمُ.
فَطَالَ عَلَيْهِمُ الْأَمَدُ: أي طالَ عليهم الزمانُ بينَهم وبينَ أنبيائِهم.
Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya berkata: "Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?" Mereka menjawab: "Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu.
Maka pada hari ini tidak diterima tebusan dari kamu dan tidak pula dari orang-orang kafir. Tempat kamu ialah neraka. Dialah tempat berlindungmu. Dan dia adalah sejahat-jahat tempat kembali".
Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.
Ketahuilah olehmu bahwa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi sesudah matinya. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepadamu tanda-tanda kebesaran (Kami) supaya kamu memikirkannya.
Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul-Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.
Surat Al-Hadid Ayat 16 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati…
Surat Ayat 16/29 — Al-Hadid الحديد (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hadid Dengarkan, Al-Hadid Terjemah, Al-Hadid mp3, Al-Hadid pdf. Ayat 14–18. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Situs SurahQuran didirikan sebagai upaya sederhana untuk melayani Kitab Suci dan Sunnah yang mulia, serta berdakwah kepada Allah dan memudahkan ilmu syariat sesuai manhaj Al-Quran dan Sunnah. Kami memuji dan bersyukur kepada Allah atas karunia-Nya, dan memohon agar Dia menerima amal kami dan menjadikannya ikhlas karena wajah-Nya yang mulia.