Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Sulit:
- فِدْيَةٌ (fidyah): tebusan atau pengganti untuk menyelamatkan diri dari azab.
- مَأْوَاكُمُ (ma'wakum): tempat kembali dan tempat tinggal kalian.
- مَوْلَاكُمْ (mawlakum): di sini bermakna lebih berhak atas kalian, atau tempat yang paling layak bagi kalian.
Tafsir Ayat:
Wahai hamba-hamba Allah yang beriman, renungkanlah firman Allah ini dengan penuh keinsafan! Pada hari kiamat kelak, hari di mana segala penyesalan tidak lagi berguna, Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman kepada orang-orang munafik yang menampakkan keimanan tetapi menyembunyikan kekufuran: "Pada hari ini tidak akan diterima dari kalian tebusan apa pun untuk menyelamatkan diri kalian dari azab Allah, dan tidak pula dari orang-orang yang kafir secara terang-terangan kepada Allah dan Rasul-Nya."
Tidak ada harta, tidak ada pangkat, tidak ada keluarga, dan tidak ada apa pun yang dapat menebus diri mereka pada hari itu. Semua pintu keselamatan tertutup rapat. Bahkan jika mereka menawarkan emas sepenuh bumi, tetap tidak akan diterima. Sungguh, hari itu adalah hari di mana keadilan Allah ditegakkan dengan sempurna tanpa kompromi.
Kemudian Allah menegaskan: "Tempat kembali kalian semua—baik orang munafik maupun orang kafir—adalah neraka. Neraka itulah yang lebih berhak atas kalian daripada tempat tinggal mana pun." Kalimat ini sangat mengerikan, karena neraka digambarkan sebagai "mawla" yang berarti lebih utama dan lebih layak bagi mereka. Ini adalah gambaran betapa jauhnya mereka dari rahmat Allah, sehingga tempat yang paling pantas bagi mereka hanyalah api yang menyala-nyala.
Allah menutup ayat ini dengan ungkapan yang sangat pedih: "Dan sungguh buruklah tempat kembali itu!" Ya, neraka adalah seburuk-buruknya tempat kembali dan sejelek-jeleknya tempat tinggal. Betapa hinanya keadaan mereka yang kekal di dalamnya.
Pesan Dakwah dan Renungan:
Saudaraku seiman, ayat ini adalah peringatan yang sangat keras bagi kita semua. Allah menegaskan bahwa keselamatan di akhirat tidak bisa dibeli dengan harta atau apa pun. Maka janganlah kita menjadi orang-orang yang menunda-nunda taubat, atau merasa aman dengan kemunafikan dan kemaksiatan yang kita sembunyikan.
Ingatlah, pintu taubat masih terbuka selama kita masih hidup di dunia ini. Allah Yang Maha Pengasih selalu menanti hamba-hamba-Nya yang kembali kepada-Nya. Jangan sampai kita termasuk golongan yang pada hari kiamat nanti ditolak segala tebusannya dan diseret ke neraka sebagai tempat yang paling layak bagi kita.
Marilah kita perbaiki niat, jujur dalam keimanan, dan istiqamah dalam ketaatan. Sesungguhnya Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang ikhlas dan jujur dalam beriman. Jangan biarkan kemunafikan merasuki hati kita, karena akibatnya sangatlah fatal. Semoga Allah melindungi kita semua dari azab-Nya dan mempertemukan kita dengan rahmat-Nya yang luas. Aamiin.
📜 Ayat 13-17 — Al-Hadid
Terjemah — Al-Hadid 15
Surat Al-Hadid Ayat 15 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka pada hari ini tidak diterima tebusan dari kamu dan…Surat Ayat 15/29 — Al-Hadid الحديد (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hadid Dengarkan, Al-Hadid Terjemah, Al-Hadid mp3, Al-Hadid pdf. Ayat 13–17. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








