Al-Mujadalah · 1/22
Terjemah Transliterasi — Al-Mujadalah
قَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّتِي تُجَادِلُكَ فِي زَوْجِهَا وَتَشْتَكِي إِلَى اللَّهِ وَاللَّهُ يَسْمَعُ تَحَاوُرَكُمَا ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيرٌ ۝١
Qad sami`al laahu qawlal latee tujaadiluka fee zawjihaa wa tashtakeee ilal laahi wallaahu yasma`u tahaawurakumaa; innal laaha samee`um baseer
📖 Arti Bahasa Indonesia
Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah. Dan Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • تُجَادِلُكَ: Berdebat dan berdialog denganmu (wahai Rasulullah).
  • تَحَاوُرَكُمَا: Dialog dan perbincangan antara kamu berdua (antara Nabi dan wanita tersebut).
  • سَمِيعٌ: Maha Mendengar segala perkataan.
  • بَصِيرٌ: Maha Melihat segala keadaan dan perbuatan.

Tafsir Ayat:

Allah Subhanahu wa Ta'ala telah mendengar dengan pendengaran yang sempurna perkataan seorang wanita mukminah yang mulia, yaitu Khaulah binti Tsa'labah radhiyallahu 'anha, yang sedang berbantah-bantahan dengan engkau wahai Rasulullah mengenai urusan suaminya, Aus bin Shamit. Suaminya telah mengucapkan perkataan zhihar kepadanya, yaitu: "Engkau bagiku seperti punggung ibuku," yang berarti mengharamkan istrinya baginya seperti haramnya ibunya. Perkataan ini merupakan perkataan yang mungkar dan dusta di kalangan mereka.

Wanita ini datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk mengadukan perkaranya, dan ia mengangkat keluh kesahnya kepada Allah Ta'ala, memohon pertolongan-Nya dalam menghadapi kesulitan yang menimpanya. Ia berkata: "Ya Allah, sesungguhnya aku mengadu kepada-Mu tentang apa yang menimpaku." Allah mendengar dialog dan perbincangan antara keduanya, tidak ada satu pun yang tersembunyi dari-Nya.

Sungguh, Allah Maha Mendengar segala perkataan hamba-hamba-Nya, baik yang diucapkan maupun yang disembunyikan, dan Maha Melihat segala perbuatan mereka, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya. Ayat ini turun sebagai penghormatan bagi wanita yang bersabar ini, dan sebagai bukti bahwa Allah selalu mendengar keluhan hamba-hamba-Nya yang berdoa dan mengadu kepada-Nya.


Hikmah dan Pelajaran:

Wahai saudaraku seiman, perhatikanlah betapa agungnya kedudukan seorang hamba di sisi Allah ketika ia mengadu dan berkeluh kesah kepada-Nya. Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Besar mendengar setiap ucapan hamba-Nya, bahkan mendengar dialog yang terjadi antara Rasul-Nya dengan seorang wanita yang sedang dirundung masalah rumah tangga. Ini menunjukkan bahwa tidak ada satu pun urusan hamba yang terlalu kecil bagi Allah untuk diperhatikan.

Ayat ini juga mengajarkan kita untuk senantiasa berlindung dan mengadu kepada Allah dalam setiap kesulitan, karena Allah Maha Mendengar dan Maha Melihat segala keadaan kita. Ia tidak akan pernah meninggalkan hamba-Nya yang berdoa dengan sungguh-sungguh. Maka jadikanlah Allah sebagai tempat mengadu yang pertama dalam setiap permasalahan hidupmu, niscaya engkau akan merasakan ketenangan hati dan pertolongan yang tidak pernah engkau sangka-sangka.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 1-3 — Al-Mujadalah

1قَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّتِي تُجَادِلُكَ فِي زَوْجِهَا وَتَشْتَكِي إِلَى اللَّهِ وَاللَّهُ يَسْمَعُ تَحَاوُرَكُمَا ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيرٌ
Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah. Dan Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
2الَّذِينَ يُظَاهِرُونَ مِنكُم مِّن نِّسَائِهِم مَّا هُنَّ أُمَّهَاتِهِمْ ۖ إِنْ أُمَّهَاتُهُمْ إِلَّا اللَّائِي وَلَدْنَهُمْ ۚ وَإِنَّهُمْ لَيَقُولُونَ مُنكَرًا مِّنَ الْقَوْلِ وَزُورًا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَعَفُوٌّ غَفُورٌ
Orang-orang yang menzhihar isterinya di antara kamu, (menganggap isterinya sebagai ibunya, padahal) tiadalah isteri mereka itu ibu mereka. Ibu-ibu mereka tidak lain hanyalah wanita yang melahirkan mereka. Dan sesungguhnya mereka sungguh-sungguh mengucapkan suatu perkataan mungkar dan dusta. Dan sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.
3وَالَّذِينَ يُظَاهِرُونَ مِن نِّسَائِهِمْ ثُمَّ يَعُودُونَ لِمَا قَالُوا فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مِّن قَبْلِ أَن يَتَمَاسَّا ۚ ذَٰلِكُمْ تُوعَظُونَ بِهِ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Orang-orang yang menzhihar isteri mereka, kemudian mereka hendak menarik kembali apa yang mereka ucapkan, maka (wajib atasnya) memerdekakan seorang budak sebelum kedua suami isteri itu bercampur. Demikianlah yang diajarkan kepada kamu, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Al-MujadalahIndeks Quran
22Ayat
MadaniyahRevelation
1Ayat

Terjemah — Al-Mujadalah 1

Surat Al-Mujadalah Ayat 1 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan kepada…

Surat Ayat 1/22 — Al-Mujadalah المجادلة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Mujadalah Dengarkan, Al-Mujadalah Terjemah, Al-Mujadalah mp3, Al-Mujadalah pdf. Ayat 1–3. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu