Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- تُجَادِلُكَ: Berdebat dan berdialog denganmu (wahai Rasulullah).
- تَحَاوُرَكُمَا: Dialog dan perbincangan antara kamu berdua (antara Nabi dan wanita tersebut).
- سَمِيعٌ: Maha Mendengar segala perkataan.
- بَصِيرٌ: Maha Melihat segala keadaan dan perbuatan.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala telah mendengar dengan pendengaran yang sempurna perkataan seorang wanita mukminah yang mulia, yaitu Khaulah binti Tsa'labah radhiyallahu 'anha, yang sedang berbantah-bantahan dengan engkau wahai Rasulullah mengenai urusan suaminya, Aus bin Shamit. Suaminya telah mengucapkan perkataan zhihar kepadanya, yaitu: "Engkau bagiku seperti punggung ibuku," yang berarti mengharamkan istrinya baginya seperti haramnya ibunya. Perkataan ini merupakan perkataan yang mungkar dan dusta di kalangan mereka.
Wanita ini datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk mengadukan perkaranya, dan ia mengangkat keluh kesahnya kepada Allah Ta'ala, memohon pertolongan-Nya dalam menghadapi kesulitan yang menimpanya. Ia berkata: "Ya Allah, sesungguhnya aku mengadu kepada-Mu tentang apa yang menimpaku." Allah mendengar dialog dan perbincangan antara keduanya, tidak ada satu pun yang tersembunyi dari-Nya.
Sungguh, Allah Maha Mendengar segala perkataan hamba-hamba-Nya, baik yang diucapkan maupun yang disembunyikan, dan Maha Melihat segala perbuatan mereka, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya. Ayat ini turun sebagai penghormatan bagi wanita yang bersabar ini, dan sebagai bukti bahwa Allah selalu mendengar keluhan hamba-hamba-Nya yang berdoa dan mengadu kepada-Nya.
Hikmah dan Pelajaran:
Wahai saudaraku seiman, perhatikanlah betapa agungnya kedudukan seorang hamba di sisi Allah ketika ia mengadu dan berkeluh kesah kepada-Nya. Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Besar mendengar setiap ucapan hamba-Nya, bahkan mendengar dialog yang terjadi antara Rasul-Nya dengan seorang wanita yang sedang dirundung masalah rumah tangga. Ini menunjukkan bahwa tidak ada satu pun urusan hamba yang terlalu kecil bagi Allah untuk diperhatikan.
Ayat ini juga mengajarkan kita untuk senantiasa berlindung dan mengadu kepada Allah dalam setiap kesulitan, karena Allah Maha Mendengar dan Maha Melihat segala keadaan kita. Ia tidak akan pernah meninggalkan hamba-Nya yang berdoa dengan sungguh-sungguh. Maka jadikanlah Allah sebagai tempat mengadu yang pertama dalam setiap permasalahan hidupmu, niscaya engkau akan merasakan ketenangan hati dan pertolongan yang tidak pernah engkau sangka-sangka.
📜 Ayat 1-3 — Al-Mujadalah
Terjemah — Al-Mujadalah 1
Surat Al-Mujadalah Ayat 1 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan kepada…Surat Ayat 1/22 — Al-Mujadalah المجادلة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Mujadalah Dengarkan, Al-Mujadalah Terjemah, Al-Mujadalah mp3, Al-Mujadalah pdf. Ayat 1–3. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








