Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- بِجَهَالَةٍ: dalam keadaan tidak mengetahui akibat buruk dari perbuatan dosa, baik karena benar-benar tidak tahu hukumnya maupun karena lalai dan tidak memikirkan akibatnya, meskipun sebenarnya ia mengetahui keharamannya.
- ثُمَّ تَابَ: kemudian menyesali perbuatannya, berhenti darinya, dan bertekad untuk tidak mengulanginya.
- وَأَصْلَحَ: memperbaiki amal perbuatannya setelah bertaubat, dengan mengerjakan amal-amal saleh dan meninggalkan kemaksiatan.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad ﷺ, apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami—yang menjadi bukti kebenaran risalahmu—datang kepadamu dengan perasaan gelisah karena dosa-dosa yang telah mereka perbuat, maka sambutlah mereka dengan penuh penghormatan. Ucapkanlah kepada mereka: "Semoga keselamatan tercurah atas kalian." Ini adalah penghormatan yang mulia sekaligus kabar gembira bagi mereka.
Kemudian sampaikanlah kepada mereka berita yang menggembirakan bahwa Rabb kalian telah menetapkan atas diri-Nya sendiri sifat rahmat sebagai karunia dan kemurahan dari-Nya. Dia berfirman: "Barangsiapa di antara kalian mengerjakan suatu keburukan karena kebodohan—baik karena tidak mengetahui akibatnya maupun karena lalai dan mengikuti hawa nafsu—kemudian ia bertaubat setelah melakukan perbuatan itu, dan memperbaiki amalnya dengan keikhlasan dan ketaatan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepadanya."
Ayat ini mengajarkan kepada kita betapa luasnya rahmat Allah Subhanahu wa Ta'ala. Pintu taubat senantiasa terbuka bagi siapa saja yang ingin kembali kepada-Nya. Tidak ada dosa yang terlalu besar untuk diampuni selama hamba tersebut benar-benar menyesal, berhenti dari maksiat, dan memperbaiki diri. Ini adalah kabar gembira yang sangat indah bagi setiap muslim yang pernah terjerumus dalam dosa—jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah, karena Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang bertaubat dan menyucikan diri.
Pesan Dakwah:
Saudaraku, ayat ini adalah pelukan kasih sayang dari Allah kepada hamba-hamba-Nya yang berdosa. Allah tidak ingin hamba-Nya tenggelam dalam keputusasaan. Sebesar apa pun dosa yang telah kita lakukan, rahmat Allah lebih luas darinya. Mari kita jadikan ayat ini sebagai motivasi untuk segera kembali kepada Allah, memperbaiki shalat kita, memperbanyak istighfar, dan mengisi hari-hari dengan amal saleh. Jangan tunda taubat, karena kita tidak tahu kapan ajal menjemput. Allah menunggu taubat hamba-Nya dengan penuh kasih sayang, maka sambutlah panggilan-Nya dengan hati yang tulus dan penuh harap.
📜 Ayat 52-56 — Al-An'am
Terjemah — Al-An'am 54
Surat Al-An'am Ayat 54 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang kepadamu,…Surat Ayat 54/165 — Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-An'am Dengarkan, Al-An'am Terjemah, Al-An'am mp3, Al-An'am pdf. Ayat 52–56. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








