Al-Qalam · 1/52
Terjemah Transliterasi — Al-Qalam
ن ۚ وَالْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُونَ ۝١
Noon; walqalami wa maa yasturoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Nun, demi kalam dan apa yang mereka tulis,
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • Nun: Salah satu huruf muqatha'ah (huruf terpotong) yang hanya diketahui maknanya oleh Allah. Ini merupakan mukjizat Al-Qur'an dan tantangan bagi manusia untuk membuat yang serupa.
  • Al-Qalam: Pena yang digunakan untuk menulis.
  • Ma yasthurun: Apa yang mereka tulis.

Tafsir:

Allah memulai surat ini dengan huruf "Nun" — salah satu huruf pembuka dalam Al-Qur'an yang menjadi bukti kemukjizatan Al-Qur'an. Huruf-huruf semacam ini mengajak manusia untuk merenungkan bahwa Al-Qur'an yang agung ini tersusun dari huruf-huruf yang sama dengan bahasa manusia, namun tidak ada seorang pun yang mampu menandinginya.

Kemudian Allah bersumpah dengan pena dan segala yang mereka tulis. Pena adalah alat yang mulia; dengannya ilmu ditulis, pengetahuan disebarkan, dan peradaban dibangun. Allah bersumpah dengan pena untuk menunjukkan betapa agungnya peran tulisan dan ilmu dalam kehidupan manusia. Para malaikat pun menulis amal perbuatan manusia dengan pena mereka, dan para ulama serta penulis menorehkan ilmu yang bermanfaat bagi umat.

Dalam ayat ini, Allah juga menegaskan bahwa Nabi Muhammad ﷺ bukanlah orang gila atau lemah akal, sebagaimana dituduhkan oleh kaum musyrik. Justru dengan nikmat Allah, beliau adalah manusia paling sempurna akalnya, paling lurus pandangannya, dan paling mulia akhlaknya. Beliau ﷺ memiliki kedudukan yang tinggi di sisi Allah, dan kelak akan mendapatkan pahala yang besar dan tidak terputus atas segala perjuangan dan kesabarannya dalam menyampaikan risalah.


Pesan Dakwah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita untuk senantiasa menghargai ilmu dan tulisan. Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi ilmu pengetahuan. Dengan menulis, kita dapat menyebarkan kebaikan, mengabadikan ilmu, dan meninggalkan warisan yang bermanfaat bagi generasi mendatang. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa pena akan menjadi saksi atas apa yang kita tulis. Maka, gunakanlah pena dan tulisan kita untuk hal-hal yang diridhai Allah — menulis ilmu, menebar kebaikan, dan menguatkan iman.

Dan ketahuilah, bahwa tuduhan-tuduhan buruk terhadap para pejuang kebenaran adalah sunnatullah yang telah terjadi sejak dahulu. Namun Allah senantiasa membela hamba-hamba-Nya yang saleh. Sebagaimana Allah membela Nabi-Nya dari tuduhan kaum musyrik, demikian pula Allah akan membela setiap hamba yang berjuang di jalan-Nya dengan keikhlasan dan akhlak yang mulia. Jadikanlah Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, dan jadikanlah akhlak Rasulullah ﷺ sebagai cermin perilaku kita sehari-hari.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 1-3 — Al-Qalam

1ن ۚ وَالْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُونَ
Nun, demi kalam dan apa yang mereka tulis,
2مَا أَنتَ بِنِعْمَةِ رَبِّكَ بِمَجْنُونٍ
berkat nikmat Tuhanmu kamu (Muhammad) sekali-kali bukan orang gila.
3وَإِنَّ لَكَ لَأَجْرًا غَيْرَ مَمْنُونٍ
Dan sesungguhnya bagi kamu benar-benar pahala yang besar yang tidak putus-putusnya.
Al-QalamIndeks Quran
52Ayat
MakkiyahRevelation
1Ayat

Terjemah — Al-Qalam 1

Surat Al-Qalam Ayat 1 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Nun, demi kalam dan apa yang mereka tulis,

Surat Ayat 1/52 — Al-Qalam القلم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Qalam Dengarkan, Al-Qalam Terjemah, Al-Qalam mp3, Al-Qalam pdf. Ayat 1–3. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu