Yunus · 5/109
Terjemah Transliterasi — Yunus
هُوَ الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَالْقَمَرَ نُورًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ مَا خَلَقَ اللَّهُ ذَٰلِكَ إِلَّا بِالْحَقِّ ۚ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ ۝٥
Huwal lazee ja`alash shamsa diyaaa`anw walqamara nooranw wa qaddarahoo manaaz zila lita`lamoo `adadas sineena walhisaab; maa khalaqal laahu zaalika illa bilhaqq; yufassilul aayaati liqawminw ya`lamoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.
📜

Terjemah — Tafsir

هُوَ الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَالْقَمَرَ نُورًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ مَا خَلَقَ اللَّهُ ذَٰلِكَ إِلَّا بِالْحَقِّ ۚ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ

Makna Kata-Kata Penting:

  • ضِيَاءً (Dhiyaa’): Cahaya yang terang dan kuat, yang berasal dari matahari.
  • نُورًا (Nuura): Cahaya yang lebih lembut dan tidak menyilaukan, yang berasal dari bulan.
  • قَدَّرَهُ (Qaddarahu): Menetapkan dan mengatur perjalanannya dengan ukuran yang tepat.
  • مَنَازِلَ (Manazila): Tempat-tempat atau fase-fase perjalanan bulan (28 fase) yang telah ditentukan.

Tafsir Ayat:

Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah Zat Yang Maha Kuasa yang telah menciptakan matahari sebagai sumber cahaya yang terang benderang di siang hari, dan menciptakan bulan sebagai cahaya lembut yang menerangi kegelapan malam. Allah juga telah menetapkan bagi bulan perjalanan yang teratur melalui fase-fase tertentu, dari sabit tipis hingga purnama sempurna, kemudian kembali mengecil hingga hilang. Semua ini bukanlah tanpa tujuan, melainkan agar kalian, wahai manusia, dapat menghitung bilangan tahun dan mengetahui perhitungan waktu—hari, bulan, dan tahun—dengan mudah dan akurat. Matahari menjadi penanda siang dan musim, sementara bulan menjadi penanda bulan dan tahun dalam kalender.

Allah tidak menciptakan semua ini dengan sia-sia atau tanpa hikmah. Sungguh, penciptaan matahari, bulan, dan seluruh alam semesta ini adalah dengan kebenaran yang agung—sebagai bukti kekuasaan, kebijaksanaan, dan keesaan Allah. Semua itu menjadi tanda-tanda yang jelas bagi orang-orang yang mau berpikir dan menggunakan akalnya. Allah menjelaskan bukti-bukti dan dalil-dalil ini secara terperinci agar manusia yang berilmu dapat merenungkannya, mengambil pelajaran, dan semakin dekat kepada Penciptanya.


Renungan dan Pesan Dakwah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, lihatlah bagaimana Allah mengatur alam semesta dengan begitu sempurna dan penuh perhitungan. Matahari dan bulan yang kita lihat setiap hari bukanlah sekadar benda langit biasa—mereka adalah ayat-ayat Allah yang hidup, berbicara tentang kebesaran dan kasih sayang-Nya kepada kita. Bayangkan jika matahari dan bulan berhenti berfungsi sekejap saja, bagaimana kehidupan ini akan kacau? Namun Allah menjaga semuanya dengan izin-Nya, agar kita dapat hidup dengan nyaman dan teratur.

Ini semua adalah undangan dari Allah untuk kita merenung: jika Allah begitu teliti mengatur perjalanan bulan dan matahari, apalagi mengatur kehidupan hamba-hamba-Nya yang beriman? Maka, marilah kita jadikan setiap pergantian siang dan malam, setiap fase bulan yang kita saksikan, sebagai pengingat untuk selalu bersyukur, bertasbih, dan memperbaiki diri. Sungguh, orang yang berilmu dan berakal sehat akan semakin bertambah imannya ketika merenungkan ciptaan Allah yang agung ini. Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang mengambil pelajaran dari setiap ayat Allah, baik yang terbaca maupun yang terlihat di alam semesta. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 3-7 — Yunus

3إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۖ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ ۖ مَا مِن شَفِيعٍ إِلَّا مِن بَعْدِ إِذْنِهِ ۚ ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ
Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa'at kecuali sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran?
4إِلَيْهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا ۖ وَعْدَ اللَّهِ حَقًّا ۚ إِنَّهُ يَبْدَأُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ لِيَجْزِيَ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ بِالْقِسْطِ ۚ وَالَّذِينَ كَفَرُوا لَهُمْ شَرَابٌ مِّنْ حَمِيمٍ وَعَذَابٌ أَلِيمٌ بِمَا كَانُوا يَكْفُرُونَ
Hanya kepada-Nya-lah kamu semuanya akan kembali; sebagai janji yang benar daripada Allah, sesungguhnya Allah menciptakan makhluk pada permulaannya kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali (sesudah berbangkit), agar Dia memberi pembalasan kepada orang-orang yang beriman dan yang mengerjakan amal saleh dengan adil. Dan untuk orang-orang kafir disediakan minuman air yang panas dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka.
5هُوَ الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَالْقَمَرَ نُورًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ مَا خَلَقَ اللَّهُ ذَٰلِكَ إِلَّا بِالْحَقِّ ۚ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ
Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.
6إِنَّ فِي اخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَمَا خَلَقَ اللَّهُ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَّقُونَ
Sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang itu dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang-orang yang bertakwa.
7إِنَّ الَّذِينَ لَا يَرْجُونَ لِقَاءَنَا وَرَضُوا بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاطْمَأَنُّوا بِهَا وَالَّذِينَ هُمْ عَنْ آيَاتِنَا غَافِلُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan (tidak percaya akan) pertemuan dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tenteram dengan kehidupan itu dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami,
YunusIndeks Quran
109Ayat
MakkiyahRevelation
5Ayat

Terjemah — Yunus 5

Surat Yunus Ayat 5 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya…

Surat Ayat 5/109 — Yunus يونس (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yunus Dengarkan, Yunus Terjemah, Yunus mp3, Yunus pdf. Ayat 3–7. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu