Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Târik (تَارِكٌ): Meninggalkan atau tidak menyampaikan.
- Ḍâ'iq (ضَائِقٌ): Sempit, tidak lapang.
- Lau lâ (لَوْلَا): Mengapa tidak / alangkah baiknya.
- Kanz (كَنزٌ): Harta simpanan yang banyak.
- Nadzîr (نَذِيرٌ): Pemberi peringatan.
- Wakîl (وَكِيلٌ): Yang mengurus, menjaga, dan memelihara segala sesuatu.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad ﷺ, janganlah engkau merasa berat dan sempit hati dalam menyampaikan seluruh wahyu yang Allah turunkan kepadamu. Sungguh, apa yang engkau hadapi dari kaum musyrik berupa penolakan, ejekan, dan permintaan yang mustahil—seperti mereka berkata, "Mengapa tidak diturunkan kepadanya harta kekayaan yang melimpah, atau datang bersamanya seorang malaikat yang membenarkannya?"—janganlah hal itu membuatmu meninggalkan sebagian dari apa yang diperintahkan Allah untuk kamu sampaikan.
Allah menegaskan bahwa tugasmu hanyalah memberi peringatan, bukan memenuhi segala keinginan mereka yang bersifat menentang dan menguji. Engkau tidak perlu bersedih atau merasa sempit dada karena ucapan-ucapan mereka. Cukuplah Allah yang menjadi saksi dan pengatur segala urusan hamba-Nya. Dia Maha Menjaga, Maha Mengawasi, dan Maha Mengurus segala sesuatu dengan hikmah dan keadilan-Nya.
Ayat ini turun sebagai hiburan dan penguatan hati bagi Rasulullah ﷺ ketika beliau merasa berat menghadapi sikap keras kepala kaum Quraisy yang terus-menerus meminta hal-hal di luar kemampuan manusia biasa. Allah mengingatkan bahwa seorang rasul tidak dituntut untuk mendatangkan mukjizat sesuai keinginan mereka, melainkan hanya menyampaikan risalah dengan setia dan tulus.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga tentang keteguhan hati dalam menyampaikan kebenaran. Sebagaimana Rasulullah ﷺ tidak pernah mundur walau dihujani celaan dan tuntutan yang mustahil, kita pun hendaknya tidak gentar dalam berdakwah dan berpegang pada ajaran Islam. Jangan biarkan komentar miring atau ejekan manusia membuat kita meninggalkan kebaikan yang telah Allah perintahkan.
Ingatlah, tugas kita hanyalah menyampaikan, bukan memastikan hasil. Allah-lah yang mengatur segalanya. Jika kita bersandar kepada-Nya, hati kita akan lapang, dan kita akan merasakan ketenangan dalam menjalankan setiap perintah-Nya. Sungguh, Allah Maha Menjaga setiap langkah hamba-Nya yang ikhlas dalam menegakkan kebenaran. Maka, jadilah pribadi yang teguh, optimis, dan penuh harap kepada pertolongan Allah dalam setiap keadaan.
📜 Ayat 10-14 — Hud
Terjemah — Hud 12
Surat Hud Ayat 12 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka boleh jadi kamu hendak meninggalkan sebahagian dari apa yang…Surat Ayat 12/123 — Hud هود (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Hud Dengarkan, Hud Terjemah, Hud mp3, Hud pdf. Ayat 10–14. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








