Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- مَنْ عَمِلَ صَالِحًا (man 'amila shaalihan): Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, yaitu amal yang sesuai dengan tuntunan syariat dan ikhlas karena Allah.
- مِن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ (min dzakarin au untsaa): baik laki-laki maupun perempuan.
- وَهُوَ مُؤْمِنٌ (wa huwa mu'minun): dalam keadaan beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.
- فَلَنُحْيِيَنَّهُ (falanuhyiyannahu): maka sungguh Kami akan menghidupkannya.
- حَيَاةً طَيِّبَةً (hayaatan thayyibah): kehidupan yang baik dan bahagia.
- وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم (walajaziyannahum ajrahum): dan sungguh Kami akan memberi balasan pahala mereka.
- بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ (bi-ahsani maa kaanuu ya'maluun): dengan balasan yang lebih baik daripada amal-amal yang pernah mereka kerjakan.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan rahmat dan kasih sayang-Nya yang meliputi segala sesuatu menjanjikan kebahagiaan yang hakiki bagi hamba-hamba-Nya yang beramal saleh. Janji yang agung ini tidak membedakan antara laki-laki dan perempuan—keduanya memiliki kedudukan yang sama di sisi Allah dalam hal pahala dan ganjaran, selama amal tersebut dilandasi oleh iman yang benar kepada Allah dan Rasul-Nya. Iman adalah syarat utama yang menjadikan amal itu diterima dan bernilai di sisi Allah.
Allah berfirman bahwa barangsiapa yang beramal saleh dalam keadaan beriman, maka Allah akan menghidupkannya dengan kehidupan yang baik (hayaatan thayyibah) . Kehidupan yang baik ini mencakup ketenteraman hati, kelapangan dada, rasa cukup dengan apa yang Allah berikan (qana'ah), serta taufik untuk senantiasa taat kepada Allah. Orang yang beriman dan beramal saleh akan merasakan kebahagiaan batin yang tidak tergantung pada banyaknya harta atau kedudukan duniawi. Hatinya tenang karena yakin bahwa Allah bersamanya dan akan mencukupinya. Bahkan meskipun ia hidup dalam keterbatasan materi, ia tetap merasakan manisnya iman dan kedamaian jiwa.
Kemudian Allah menegaskan janji-Nya yang kedua: "Dan sungguh Kami akan memberi balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan." Ini adalah janji tentang kenikmatan akhirat yang kekal dan abadi. Allah akan membalas setiap amal saleh mereka dengan balasan yang berlipat ganda, bahkan lebih baik dari amal itu sendiri, sebagai bentuk kemurahan dan keadilan Allah yang sempurna. Mereka akan masuk ke dalam surga-Nya yang penuh kenikmatan yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga, dan tidak pernah terlintas dalam hati manusia.
Pesan Dakwah:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini adalah kabar gembira yang sangat agung bagi setiap muslim dan muslimah! Allah tidak memandang jenis kelamin, status sosial, atau banyaknya harta. Yang Dia lihat adalah keimanan dan amal salehmu. Setiap langkah kebaikan yang engkau lakukan—sekecil apa pun—tidak akan sia-sia di sisi Allah. Maka janganlah engkau merasa rendah diri atau putus asa, karena pintu kebaikan terbuka lebar untuk semua orang.
Kehidupan yang baik dan bahagia itu sebenarnya ada dalam genggaman iman dan amal saleh. Jika engkau ingin merasakan ketenangan hati di tengah hiruk-pikuk dunia, perbanyaklah amal saleh dan dekatkanlah dirimu kepada Allah. Maka Allah akan memberikan kebahagiaan yang hakiki, baik di dunia maupun di akhirat. Sungguh, inilah kunci kebahagiaan yang sejati—bukan pada tumpukan harta atau gemerlap dunia, melainkan pada ketenangan jiwa yang lahir dari keimanan dan ketaatan kepada Allah. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang beramal saleh dan memperoleh kehidupan yang baik di dunia serta balasan terbaik di akhirat kelak. Aamiin.
📜 Ayat 95-99 — An-Nahl
Terjemah — An-Nahl 97
Surat An-Nahl Ayat 97 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam…Surat Ayat 97/128 — An-Nahl النحل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nahl Dengarkan, An-Nahl Terjemah, An-Nahl mp3, An-Nahl pdf. Ayat 95–99. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








