Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Yanfadu (يَنفَدُ): Habis, lenyap, atau berkurang. Sesuatu yang berada di tangan manusia akan sirna dan tidak kekal.
- Baqin (بَاقٍ): Kekal, abadi, tidak pernah habis dan tidak pernah berakhir.
- Shabaruu (صَبَرُوا): Bersabar, yaitu menahan diri dari keluh kesah dan tetap teguh dalam menjalankan perintah Allah, termasuk menepati janji dan perjanjian.
Tafsir Ayat:
Wahai manusia, ketahuilah bahwa segala sesuatu yang ada di sisi kalian—berupa harta benda, kesenangan dunia, kenikmatan, dan seluruh perhiasan hidup—semuanya itu pasti akan habis dan sirna. Tidak peduli seberapa banyak pun jumlahnya, sebesar apa pun kekayaannya, semua akan berakhir dan meninggalkan kita. Namun, apa yang ada di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala berupa pahala, rahmat, dan kenikmatan surga adalah kekal abadi, tidak akan pernah berkurang, tidak akan pernah habis, dan tidak akan pernah berakhir.
Maka betapa rugi dan bodohnya orang yang memilih sesuatu yang fana (sementara) dan meninggalkan sesuatu yang baqa (kekal). Allah mengajak kita untuk berpikir: mengapa kita lebih memilih dunia yang pasti hilang daripada akhirat yang kekal selamanya?
Kemudian Allah memberikan kabar gembira yang sangat indah: "Dan sungguh, Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan." Ini adalah janji Allah yang pasti terpenuhi. Mereka yang bersabar—terutama dalam menepati janji dan perjanjian, baik dalam keadaan senang maupun susah, serta bersabar dalam menjalankan ketaatan dan menjauhi kemaksiatan—akan mendapatkan balasan yang berlipat ganda. Satu kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat, bahkan lebih dari itu sesuai dengan kehendak dan kemurahan Allah. Bahkan Allah mengampuni kesalahan-kesalahan mereka dengan karunia-Nya.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini adalah pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Coba renungkan sejenak: apa yang sedang kita kejar dalam hidup ini? Apakah kita sibuk mengumpulkan harta yang suatu saat pasti kita tinggalkan? Apakah kita lelah mengejar jabatan dan popularitas yang semua itu akan sirna bersama berakhirnya usia kita?
Sesungguhnya dunia ini hanyalah persinggahan sementara. Ia seperti bayangan yang akan hilang, atau seperti bunga yang akan layu. Namun akhirat adalah negeri yang kekal. Di sanalah kita akan menuai apa yang kita tanam hari ini. Maka janganlah kita menukar yang kekal dengan yang fana. Jadikanlah kesabaran sebagai kendaraan kita menuju keridhaan Allah. Sabar dalam menaati perintah-Nya, sabar dalam menjauhi larangan-Nya, dan sabar dalam menghadapi ujian hidup.
Setiap tetes keringat, setiap air mata kesabaran, setiap langkah ketaatan yang kita lakukan karena Allah—semuanya tidak akan sia-sia. Allah Maha Melihat dan Maha Menghargai setiap amal hamba-Nya. Maka bersemangatlah dalam kebaikan, karena balasan Allah jauh lebih indah dan lebih besar dari segala yang kita bayangkan. Dunia akan pergi meninggalkan kita, tetapi pahala dari Allah akan menemani kita selamanya di akhirat kelak.
📜 Ayat 94-98 — An-Nahl
Terjemah — An-Nahl 96
Surat An-Nahl Ayat 96 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada…Surat Ayat 96/128 — An-Nahl النحل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nahl Dengarkan, An-Nahl Terjemah, An-Nahl mp3, An-Nahl pdf. Ayat 94–98. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








