Terjemah — Tafsir
أَلَا لِلَّهِ الدِّينُ الْخَالِصُ ۚ وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مِن دُونِهِ أَوْلِيَاءَ مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَىٰ ۗ إِنَّ اللَّهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِي مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ كَاذِبٌ كَفَّارٌ
Makna Kata-Kata Penting:
- الدِّينُ الْخَالِصُ: Ketaatan dan ibadah yang murni, bersih dari segala bentuk kemusyrikan.
- أَوْلِيَاءَ: Sesembahan-sesembahan selain Allah, seperti berhala, patung, dan makhluk yang diagungkan.
- زُلْفَى: Kedudukan yang dekat; artinya agar mereka mendekatkan kami kepada Allah.
- كَاذِبٌ كَفَّارٌ: Orang yang banyak berdusta atas nama Allah dan sangat ingkar terhadap nikmat serta ayat-ayat-Nya.
Tafsir Ayat:
Ketahuilah wahai manusia, bahwa hanya milik Allah semata segala bentuk ibadah, ketaatan, dan ketundukan yang murni dan bersih dari noda syirik. Tidak ada satu pun yang berhak menerima ibadah selain Dia. Adapun orang-orang musyrik yang menjadikan berhala, patung, atau makhluk lain sebagai sesembahan dan pelindung selain Allah, mereka beralasan dengan ucapan yang batil: "Kami tidak menyembah mereka melainkan agar mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya." Mereka mengaku bahwa sesembahan itu hanyalah perantara dan pemberi syafaat di sisi Allah. Sungguh, ini adalah alasan yang keliru dan dusta belaka, karena ibadah dan syafaat hanyalah hak Allah semata. Tidak ada yang dapat mendekatkan seseorang kepada Allah kecuali iman dan amal saleh yang ikhlas karena-Nya.
Sesungguhnya Allah akan mengadili antara hamba-hamba-Nya yang mukmin dan yang musyrik pada hari kiamat nanti, mengenai segala perkara yang mereka perselisihkan di dunia—terutama dalam masalah tauhid dan ibadah. Maka Dia akan memberi balasan kepada setiap jiwa sesuai dengan amalnya; orang mukmin yang ikhlas dimasukkan ke dalam surga, dan orang kafir yang musyrik dilemparkan ke dalam neraka. Sungguh, Allah tidak akan memberikan petunjuk kepada orang yang berdusta atas nama Allah dengan mengaku memiliki sekutu atau perantara, dan tidak pula memberi taufik kepada orang yang sangat ingkar terhadap nikmat dan ayat-ayat-Nya. Mereka adalah orang-orang yang telah tertutup hatinya dari kebenaran, sehingga tidak akan pernah sampai kepada hidayah selama mereka masih dalam kebohongan dan kekufuran.
Renungan dan Nasihat:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajak kita untuk merenungkan hakikat ibadah yang sejati. Ibadah itu haruslah murni karena Allah semata, tanpa perantara, tanpa sekutu, dan tanpa riya. Betapa banyak orang yang mengaku beriman namun hatinya masih menggantungkan diri kepada selain Allah—kepada dukun, kuburan keramat, jimat, atau sesembahan lain yang mereka anggap bisa mendekatkan mereka kepada Allah. Padahal Allah Maha Dekat, Dia mendengar doa hamba-Nya tanpa perlu perantara apa pun. Marilah kita bersihkan hati dan amal kita dari segala bentuk kesyirikan, karena syirik adalah dosa terbesar yang tidak akan diampuni jika pelakunya mati dalam keadaan belum bertaubat. Jadikanlah setiap sujud, setiap doa, dan setiap amal kita semata-mata mengharap wajah Allah. Dengan begitu, kita akan merasakan manisnya iman dan dekatnya pertolongan Allah dalam setiap langkah kehidupan kita.
📜 Ayat 1-5 — Az-Zumar
Terjemah — Az-Zumar 3
Surat Az-Zumar Ayat 3 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan…Surat Ayat 3/75 — Az-Zumar الزمر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Az-Zumar Dengarkan, Az-Zumar Terjemah, Az-Zumar mp3, Az-Zumar pdf. Ayat 1–5. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








