Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- تَكْفُرُوا: Engkau ingkar dan tidak bersyukur atas nikmat Allah.
- غَنِيٌّ: Maha Kaya, tidak membutuhkan sesuatu pun dari makhluk-Nya.
- لَا يَرْضَى: Tidak meridhai dan tidak menyukai.
- تَشْكُرُوا: Bersyukur dengan beriman dan menaati Allah.
- لَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَى: Tidaklah seorang yang berdosa memikul dosa orang lain.
- ذَاتِ الصُّدُورِ: Segala isi hati, baik yang tersembunyi maupun yang tampak.
Tafsir Ayat:
Wahai sekalian manusia, jika kalian mengingkari Allah dan tidak beriman kepada-Nya serta tidak mengikuti para rasul-Nya, maka ketahuilah bahwa Allah sama sekali tidak membutuhkan kalian. Dia Maha Kaya, tidak berkurang kekuasaan-Nya karena kemaksiatan kalian, dan tidak bertambah keagungan-Nya karena ketaatan kalian. Kekufuran kalian hanya akan merugikan diri kalian sendiri.
Namun demikian, Allah tidak meridhai hamba-hamba-Nya yang beriman untuk melakukan kekufuran. Allah tidak pernah memerintahkan kekufuran, karena Dia tidak memerintahkan perbuatan keji dan mungkar. Sebaliknya, Allah meridhai hamba-hamba-Nya yang bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya dengan beriman dan beramal saleh. Syukur kalian itu akan menjadi sebab keridhaan Allah dan kunci kebahagiaan kalian di dunia dan akhirat.
Ingatlah, tidak ada seorang pun yang akan memikul dosa orang lain. Setiap jiwa akan mempertanggungjawabkan amal perbuatannya sendiri. Maka janganlah sekali-kali kalian merasa aman dengan berbuat dosa dengan alasan ada orang lain yang akan menanggungnya.
Kemudian, kepada Allah-lah kalian semua akan kembali pada hari kiamat. Dia akan memberitahukan kepada kalian segala apa yang telah kalian kerjakan di dunia, lalu Dia akan membalas setiap amal dengan seadil-adilnya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati kalian, tidak ada satu pun yang tersembunyi dari-Nya, baik yang kecil maupun yang besar.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku, ayat ini mengajarkan kita sebuah kebenaran yang agung: bahwa keimanan dan kesyukuran kita bukanlah kebutuhan Allah, melainkan kebutuhan kita sendiri. Allah tidak butuh kepada kita, tetapi kita yang sangat butuh kepada rahmat dan kasih sayang-Nya.
Betapa indahnya jika kita senantiasa bersyukur atas setiap nikmat yang Allah berikan, karena syukur itu akan mengundang keridhaan Allah dan melipatgandakan nikmat-Nya. Jangan biarkan hati kita tertutup oleh kekufuran dan keingkaran, karena itu hanya akan membawa kesengsaraan bagi diri kita sendiri.
Ingatlah bahwa setiap amal akan dihisab dengan teliti. Tidak ada satu pun yang luput dari pengetahuan Allah, bahkan bisikan hati yang paling halus sekalipun. Maka marilah kita jaga hati kita, isi dengan keimanan dan rasa syukur, serta jauhkan dari sifat kufur dan ingkar. Semoga Allah meridhai kita semua dan memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang bersyukur.
📜 Ayat 5-9 — Az-Zumar
Terjemah — Az-Zumar 7
Surat Az-Zumar Ayat 7 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Jika kamu kafir maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman)mu dan…Surat Ayat 7/75 — Az-Zumar الزمر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Az-Zumar Dengarkan, Az-Zumar Terjemah, Az-Zumar mp3, Az-Zumar pdf. Ayat 5–9. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








