Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- فَلِذَٰلِكَ (fa lidzālika): Maka untuk itu, yakni untuk agama yang lurus ini.
- فَادْعُ (fad'u): Maka serulah (manusia).
- وَاسْتَقِمْ (wastaqim): Dan tetaplah istiqamah (teguh pendirian).
- أَهْوَاءَهُمْ (ahwā'ahum): Keinginan-keinginan hawa nafsu mereka yang menyimpang.
- لَا حُجَّةَ (lā hujjah): Tidak ada alasan atau perdebatan.
- الْمَصِيرُ (al-mashīr): Tempat kembali (pada hari kiamat).
Tafsir Lengkap:
Wahai Nabi Muhammad, karena agama yang lurus inilah—agama tauhid yang telah diwasiatkan Allah kepada seluruh para nabi—maka serulah seluruh umat manusia kepadanya. Janganlah engkau lelah dan berputus asa dalam berdakwah, karena inilah jalan kebenaran yang hakiki. Tetaplah engkau istiqamah di atas perintah Allah, sebagaimana Allah telah memerintahkanmu, tanpa menambah atau mengurangi, dan janganlah sekali-kali engkau mengikuti hawa nafsu orang-orang musyrik yang menginginkanmu untuk tunduk kepada keinginan-keinginan mereka yang batil, seperti memuliakan berhala-berhala mereka atau meninggalkan sebagian dari apa yang telah Allah wahyukan kepadamu.
Dan katakanlah kepada mereka ketika mereka membantahmu: "Aku telah beriman kepada semua kitab yang Allah turunkan kepada para rasul-Nya, baik Taurat, Injil, Zabur, maupun Al-Qur'an. Aku tidak membeda-bedakan satu pun di antara kitab-kitab tersebut. Dan aku diperintahkan oleh Tuhanku untuk berlaku adil di antara kalian dalam segala hal, baik dalam perkataan maupun perbuatan, dan dalam memberikan keputusan hukum."
Allah adalah Tuhan kami dan Tuhan kalian. Dia-lah satu-satunya Pencipta dan Pengatur seluruh alam. Bagi kami amal-amal kami, dan bagi kalian amal-amal kalian. Kami akan menuai balasan dari amal kebaikan kami, dan kalian akan menuai balasan dari amal kalian. Tidak ada lagi perdebatan dan pertengkaran antara kami dan kalian setelah jelasnya kebenaran dan tegaknya hujjah. Allah akan mengumpulkan kita semua pada hari kiamat di satu tempat, lalu Dia akan memutuskan perkara di antara kita dengan keadilan-Nya yang sempurna, sehingga tampaklah siapa yang benar dan siapa yang salah, siapa yang jujur dan siapa yang dusta. Dan hanya kepada Allah-lah tempat kembali seluruh makhluk, untuk menerima balasan yang setimpal atas segala amal perbuatan mereka.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat yang agung ini mengajarkan kepada kita sebuah prinsip hidup yang sangat indah: *istiqamah dalam kebenaran* dan *toleransi dalam perbedaan*. Seorang muslim diperintahkan untuk berdakwah dengan penuh kesabaran, namun tetap teguh di atas prinsip tanpa kompromi terhadap kebatilan. Kita tidak perlu berdebat dengan orang-orang yang menentang kebenaran setelah jelas baginya petunjuk, karena urusan mereka akan dikembalikan kepada Allah pada hari kiamat. Yang terpenting bagi kita adalah memperbaiki amal kita sendiri, berlaku adil kepada semua orang, dan menyerahkan segala perselisihan kepada Allah Yang Maha Adil. Inilah akhlak mulia yang diajarkan Al-Qur'an: tegas dalam prinsip, namun santun dalam menyampaikan, dan menyerahkan hasil akhir kepada Allah. Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk istiqamah di atas jalan kebenaran dan dijauhkan dari mengikuti hawa nafsu yang menyesatkan. Aamiin.
📜 Ayat 13-17 — Asy-Syura
Terjemah — Asy-Syura 15
Surat Asy-Syura Ayat 15 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka karena itu serulah (mereka kepada agama ini) dan tetaplah…Surat Ayat 15/53 — Asy-Syura الشورى (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syura Dengarkan, Asy-Syura Terjemah, Asy-Syura mp3, Asy-Syura pdf. Ayat 13–17. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








