Terjemah — Tafsir
### معاني الكلمات
- مُصِيبَةٍ: segala musibah dan bencana yang menimpa.
- فِي الْأَرْضِ: seperti kekeringan, paceklik, dan berkurangnya tanaman serta buah-buahan.
- فِي أَنفُسِكُمْ: seperti penyakit, kehilangan anak, dan berbagai cobaan yang menimpa diri.
- كِتَابٍ: Lauh Mahfuzh, yaitu catatan takdir yang telah ditetapkan.
- نَّبْرَأَهَا: Kami ciptakan makhluk (bumi, diri kalian, dan segala musibah tersebut).
### تفسير الآية
Wahai manusia, ketahuilah bahwa setiap musibah yang menimpa di muka bumi—baik berupa kekeringan, gempa, banjir, atau berkurangnya hasil tanaman—maupun musibah yang menimpa diri kalian sendiri, seperti sakit, kehilangan orang tercinta, atau kesulitan hidup, semuanya tidak akan terjadi kecuali telah tertulis dengan rapi dalam Lauh Mahfuzh sejak zaman azali, jauh sebelum Allah menciptakan bumi, diri kalian, dan segala sesuatu yang ada di dalamnya. Tidak ada satu pun yang luput dari catatan takdir-Nya, sekecil apa pun itu.
Allah menegaskan bahwa hal ini sangat mudah bagi-Nya. Menetapkan dan mencatat segala sesuatu dalam kitab takdir bukanlah perkara yang sulit bagi Allah yang Maha Kuasa, karena ilmu-Nya meliputi segala sesuatu dan kekuasaan-Nya tidak terbatas. Ini menunjukkan kesempurnaan ilmu dan kekuasaan Allah, serta bahwa segala urusan berada dalam kendali-Nya.
### الدعوة والموعظة
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran yang sangat dalam tentang ketenangan hati. Ketika musibah menimpa, baik di bumi maupun pada diri kita, janganlah berputus asa atau merasa bahwa segalanya berjalan tanpa tujuan. Sesungguhnya semua yang terjadi telah ditulis oleh Allah dengan hikmah yang sempurna. Ini bukan berarti kita pasrah tanpa usaha, tetapi kita diajak untuk berikhtiar, lalu bertawakal, dan menerima ketetapan Allah dengan hati yang ridha.
Ketahuilah, bahwa di balik setiap musibah terdapat kasih sayang Allah. Mungkin Allah ingin menguji kesabaran kita, mengangkat derajat kita, atau menghapus dosa-dosa kita. Maka, jadikanlah setiap ujian sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Perbanyaklah istighfar, sabar, dan doa, karena Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dengan memahami takdir ini, hati kita akan menjadi tenang, tidak mudah gelisah, dan semakin yakin bahwa Allah tidak pernah menzalimi hamba-Nya sedikit pun. Sungguh, kebahagiaan sejati terletak pada keimanan dan kepasrahan kepada Allah.
📜 Ayat 20-24 — Al-Hadid
Terjemah — Al-Hadid 22
Surat Al-Hadid Ayat 22 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula)…Surat Ayat 22/29 — Al-Hadid الحديد (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hadid Dengarkan, Al-Hadid Terjemah, Al-Hadid mp3, Al-Hadid pdf. Ayat 20–24. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








