Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Al-Bayyinaat: Bukti-bukti yang jelas dan hujjah yang gamblang.
- Al-Kitaab: Kitab-kitab suci yang berisi wahyu dan syariat.
- Al-Miizaan: Neraca keadilan, yakni keadilan dalam bermuamalah.
- Al-Qisth: Keadilan yang tegak di tengah-tengah manusia.
- Al-Hadiid: Besi yang diciptakan Allah sebagai kekuatan.
- Ba'sun Syadiid: Kekuatan yang sangat keras, seperti senjata untuk berperang.
- Manafi'u lin-naas: Berbagai manfaat bagi manusia dalam kehidupan mereka.
- Bil-ghaib: Dalam keadaan tidak melihat Allah, namun tetap beriman dan berjuang karena-Nya.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menegaskan dalam ayat yang mulia ini bahwa Dia telah mengutus para rasul-Nya dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan hujjah yang terang benderang. Mereka diutus untuk menunjukkan jalan kebenaran kepada umat manusia, membimbing mereka keluar dari kegelapan menuju cahaya iman. Bersama para rasul itu, Allah menurunkan kitab-kitab suci yang berisi hukum-hukum dan syariat yang mengatur kehidupan manusia, serta menurunkan *al-mizan* — yakni keadilan dan neraca kebenaran — agar manusia menegakkan keadilan dalam segala urusan mereka, baik dalam perkataan, perbuatan, maupun dalam bermuamalah antara sesama.
Kemudian Allah menyebutkan penciptaan besi yang memiliki kekuatan yang sangat dahsyat. Besi ini menjadi simbol kekuatan fisik yang melindungi kebenaran dan menegakkan keadilan. Dari besi inilah dibuat senjata-senjata untuk membela agama Allah dan mempertahankan diri dari kezaliman. Di samping itu, besi juga memiliki banyak manfaat bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari, seperti untuk membangun, membuat perkakas, dan berbagai keperluan industri lainnya. Dengan demikian, agama tidak hanya ditegakkan dengan dakwah dan hujjah semata, tetapi juga dengan kekuatan yang menjaga dan melindunginya.
Allah juga menjelaskan hikmah di balik semua ini, yaitu agar nyata bagi seluruh makhluk siapa di antara hamba-hamba-Nya yang benar-benar menolong agama Allah dan rasul-rasul-Nya dengan penuh keikhlasan, meskipun mereka tidak melihat Allah secara langsung. Mereka berjuang karena iman dan keyakinan yang teguh, bukan karena pamrih duniawi. Inilah ujian keimanan yang sesungguhnya. Dan Allah menutup ayat ini dengan menyatakan bahwa Dia Maha Kuat yang tidak terkalahkan dan Maha Perkasa yang tidak dapat dikalahkan oleh siapa pun.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita bahwa Islam adalah agama yang sempurna, yang menggabungkan antara kekuatan ilmu dan kekuatan fisik. Kita diperintahkan untuk menegakkan keadilan dalam segala aspek kehidupan, dan juga diperintahkan untuk mempersiapkan kekuatan demi membela kebenaran. Mari kita jadikan ayat ini sebagai motivasi untuk menjadi pribadi yang berilmu, berkeadilan, dan memiliki ketangguhan dalam membela agama Allah. Sesungguhnya Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang berjuang dengan ikhlas, meskipun mereka tidak melihat-Nya, karena itulah puncak keimanan yang sejati. Semoga kita termasuk golongan yang menolong agama Allah, sehingga Allah pun menolong kita di dunia dan di akhirat. Aamiin.
📜 Ayat 23-27 — Al-Hadid
Terjemah — Al-Hadid 25
Surat Al-Hadid Ayat 25 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang…Surat Ayat 25/29 — Al-Hadid الحديد (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hadid Dengarkan, Al-Hadid Terjemah, Al-Hadid mp3, Al-Hadid pdf. Ayat 23–27. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








