Al-Hadid · 25/29
Terjemah Transliterasi — Al-Hadid
لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ ۖ وَأَنزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ ۚ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ ۝٢٥
Laqad arsalnaa Rusulanaa bilbaiyinaati wa anzalnaa ma`ahumul Kitaaba wal Meezaana liyaqooman naasu bilqist, wa anzalnal hadeeda feehi baasun shadeedunw wa manaafi`u linnaasi wa liya`lamal laahu many yansuruhoo wa Rusulahoo bilghaib; innal laaha Qawiyyn `Azeez
📖 Arti Bahasa Indonesia
Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • Al-Bayyinaat: Bukti-bukti yang jelas dan hujjah yang gamblang.
  • Al-Kitaab: Kitab-kitab suci yang berisi wahyu dan syariat.
  • Al-Miizaan: Neraca keadilan, yakni keadilan dalam bermuamalah.
  • Al-Qisth: Keadilan yang tegak di tengah-tengah manusia.
  • Al-Hadiid: Besi yang diciptakan Allah sebagai kekuatan.
  • Ba'sun Syadiid: Kekuatan yang sangat keras, seperti senjata untuk berperang.
  • Manafi'u lin-naas: Berbagai manfaat bagi manusia dalam kehidupan mereka.
  • Bil-ghaib: Dalam keadaan tidak melihat Allah, namun tetap beriman dan berjuang karena-Nya.

Tafsir Ayat:

Allah Subhanahu wa Ta'ala menegaskan dalam ayat yang mulia ini bahwa Dia telah mengutus para rasul-Nya dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan hujjah yang terang benderang. Mereka diutus untuk menunjukkan jalan kebenaran kepada umat manusia, membimbing mereka keluar dari kegelapan menuju cahaya iman. Bersama para rasul itu, Allah menurunkan kitab-kitab suci yang berisi hukum-hukum dan syariat yang mengatur kehidupan manusia, serta menurunkan *al-mizan* — yakni keadilan dan neraca kebenaran — agar manusia menegakkan keadilan dalam segala urusan mereka, baik dalam perkataan, perbuatan, maupun dalam bermuamalah antara sesama.

Kemudian Allah menyebutkan penciptaan besi yang memiliki kekuatan yang sangat dahsyat. Besi ini menjadi simbol kekuatan fisik yang melindungi kebenaran dan menegakkan keadilan. Dari besi inilah dibuat senjata-senjata untuk membela agama Allah dan mempertahankan diri dari kezaliman. Di samping itu, besi juga memiliki banyak manfaat bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari, seperti untuk membangun, membuat perkakas, dan berbagai keperluan industri lainnya. Dengan demikian, agama tidak hanya ditegakkan dengan dakwah dan hujjah semata, tetapi juga dengan kekuatan yang menjaga dan melindunginya.

Allah juga menjelaskan hikmah di balik semua ini, yaitu agar nyata bagi seluruh makhluk siapa di antara hamba-hamba-Nya yang benar-benar menolong agama Allah dan rasul-rasul-Nya dengan penuh keikhlasan, meskipun mereka tidak melihat Allah secara langsung. Mereka berjuang karena iman dan keyakinan yang teguh, bukan karena pamrih duniawi. Inilah ujian keimanan yang sesungguhnya. Dan Allah menutup ayat ini dengan menyatakan bahwa Dia Maha Kuat yang tidak terkalahkan dan Maha Perkasa yang tidak dapat dikalahkan oleh siapa pun.


Pesan Dakwah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita bahwa Islam adalah agama yang sempurna, yang menggabungkan antara kekuatan ilmu dan kekuatan fisik. Kita diperintahkan untuk menegakkan keadilan dalam segala aspek kehidupan, dan juga diperintahkan untuk mempersiapkan kekuatan demi membela kebenaran. Mari kita jadikan ayat ini sebagai motivasi untuk menjadi pribadi yang berilmu, berkeadilan, dan memiliki ketangguhan dalam membela agama Allah. Sesungguhnya Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang berjuang dengan ikhlas, meskipun mereka tidak melihat-Nya, karena itulah puncak keimanan yang sejati. Semoga kita termasuk golongan yang menolong agama Allah, sehingga Allah pun menolong kita di dunia dan di akhirat. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 23-27 — Al-Hadid

23لِّكَيْلَا تَأْسَوْا عَلَىٰ مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا بِمَا آتَاكُمْ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ
(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri,
24الَّذِينَ يَبْخَلُونَ وَيَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبُخْلِ ۗ وَمَن يَتَوَلَّ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ
(yaitu) orang-orang yang kikir dan menyuruh manusia berbuat kikir. Dan barangsiapa yang berpaling (dari perintah-perintah Allah) maka sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji.
25لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ ۖ وَأَنزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ ۚ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ
Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
26وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا وَإِبْرَاهِيمَ وَجَعَلْنَا فِي ذُرِّيَّتِهِمَا النُّبُوَّةَ وَالْكِتَابَ ۖ فَمِنْهُم مُّهْتَدٍ ۖ وَكَثِيرٌ مِّنْهُمْ فَاسِقُونَ
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh dan Ibrahim dan Kami jadikan kepada keturunan keduanya kenabian dan Al Kitab, maka di antara mereka ada yang menerima petunjuk dan banyak di antara mereka fasik.
27ثُمَّ قَفَّيْنَا عَلَىٰ آثَارِهِم بِرُسُلِنَا وَقَفَّيْنَا بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ وَآتَيْنَاهُ الْإِنجِيلَ وَجَعَلْنَا فِي قُلُوبِ الَّذِينَ اتَّبَعُوهُ رَأْفَةً وَرَحْمَةً وَرَهْبَانِيَّةً ابْتَدَعُوهَا مَا كَتَبْنَاهَا عَلَيْهِمْ إِلَّا ابْتِغَاءَ رِضْوَانِ اللَّهِ فَمَا رَعَوْهَا حَقَّ رِعَايَتِهَا ۖ فَآتَيْنَا الَّذِينَ آمَنُوا مِنْهُمْ أَجْرَهُمْ ۖ وَكَثِيرٌ مِّنْهُمْ فَاسِقُونَ
Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik.
Al-HadidIndeks Quran
29Ayat
MadaniyahRevelation
25Ayat

Terjemah — Al-Hadid 25

Surat Al-Hadid Ayat 25 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang…

Surat Ayat 25/29 — Al-Hadid الحديد (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hadid Dengarkan, Al-Hadid Terjemah, Al-Hadid mp3, Al-Hadid pdf. Ayat 23–27. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu