Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- لَا تُنفِقُوا — Janganlah kalian memberikan nafkah atau harta.
- حَتَّىٰ يَنفَضُّوا — Sehingga mereka bercerai-berai dan meninggalkan Rasulullah ﷺ.
- خَزَائِنُ — Perbendaharaan, gudang simpanan rezeki.
- يَفْقَهُونَ — Memahami dengan pemahaman yang mendalam.
Tafsir Ayat:
Mereka yang berhati munafik itu adalah orang-orang yang berkata kepada penduduk Madinah: "Janganlah kalian memberikan bantuan harta kepada orang-orang yang berada di sisi Rasulullah ﷺ, yaitu para sahabat muhajirin yang miskin dan orang-orang yang datang dari kalangan Arab pedalaman, sampai mereka bercerai-berai dan meninggalkan beliau." Mereka ingin memutuskan tali bantuan dan kasih sayang agar para sahabat kehilangan kekuatan dan akhirnya berpisah dari Rasulullah ﷺ.
Namun Allah ﷻ membantah tipu daya mereka dengan firman-Nya: "Padahal milik Allah-lah perbendaharaan langit dan bumi." Dialah yang mengatur rezeki seluruh makhluk-Nya, memberi kepada siapa yang Dia kehendaki dan menahan dari siapa yang Dia kehendaki. Tidak ada seorang pun yang mampu menahan rezeki yang Allah berikan, dan tidak ada seorang pun yang mampu memberikan rezeki yang Allah tahan. Allah ﷻ berfirman: "Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya" (Hud: 6).
Akan tetapi, orang-orang munafik itu tidak memahami hakikat ini. Mereka tidak mengerti bahwa Allah Maha Kuasa untuk memberikan rezeki kepada hamba-hamba-Nya yang taat dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Karena kebodohan dan kedangkalan pemahaman mereka tentang kebesaran Allah, mereka mengira bahwa dengan memutuskan bantuan harta, mereka dapat melemahkan dakwah Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya. Padahal Allah telah menjanjikan kemenangan bagi agama-Nya dan hamba-hamba-Nya yang beriman.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran yang sangat berharga: bahwa rezeki itu sepenuhnya di tangan Allah, bukan di tangan manusia. Janganlah sekali-kali kita gentar atau lemah semangat karena ancaman atau kebencian manusia terhadap kita. Sebagaimana para sahabat yang mulia tidak pernah goyah meskipun ada orang-orang munafik yang berusaha memutuskan bantuan untuk mereka, karena mereka yakin bahwa Allah ﷻ tidak akan pernah membiarkan hamba-hamba-Nya yang berjuang di jalan-Nya.
Ketahuilah, wahai saudaraku, bahwa Allah ﷻ memiliki perbendaharaan yang tidak pernah habis. Langit dan bumi serta segala isinya berada dalam genggaman-Nya. Jika engkau berjuang untuk agama Allah, maka Allah akan mencukupi kebutuhanmu dari arah yang tidak engkau duga. Allah ﷻ berfirman: "Dan barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangkanya" (Ath-Thalaq: 2-3).
Maka janganlah kita pernah merasa takut kepada makhluk, dan janganlah kita pernah berputus asa dari pertolongan Allah. Sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat, dan rezeki-Nya itu luas. Marilah kita perkuat keyakinan kita kepada Allah ﷻ, dan jadikanlah ayat ini sebagai penguat hati kita dalam setiap langkah perjuangan menegakkan kalimat-Nya di muka bumi ini.
📜 Ayat 5-9 — Al-Munafiqun
Terjemah — Al-Munafiqun 7
Surat Al-Munafiqun Ayat 7 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka orang-orang yang mengatakan (kepada orang-orang Anshar): "Janganlah kamu memberikan…Surat Ayat 7/11 — Al-Munafiqun المنافقون (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Munafiqun Dengarkan, Al-Munafiqun Terjemah, Al-Munafiqun mp3, Al-Munafiqun pdf. Ayat 5–9. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








