Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- لِنَفْتِنَهُمْ: untuk menguji mereka (dengan nikmat dan kelapangan rezeki).
- فِيهِ: di dalamnya (yaitu di dalam nikmat dan kelimpahan tersebut).
- يُعْرِضْ: berpaling dan menjauhkan diri.
- ذِكْرِ رَبِّهِ: peringatan dari Tuhannya, yaitu Al-Qur'an dan ajaran-ajaran-Nya.
- يَسْلُكْهُ: memasukkannya (Allah akan memasukkannya).
- عَذَابًا صَعَدًا: azab yang sangat berat, menyiksa, dan tidak ada jalan keluar darinya.
Tafsir Ayat:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, renungkanlah firman Allah ini dengan hati yang tenang. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman bahwa seandainya mereka (manusia dan jin) tetap berjalan lurus di atas jalan Islam, tidak menyimpang darinya, niscaya Allah akan mencurahkan kepada mereka air yang melimpah ruah, meluaskan rezeki mereka di dunia, dan memberikan mereka kehidupan yang lapang dan sejahtera.
Namun, perlu kita pahami bersama bahwa kelapangan rezeki dan banyaknya nikmat itu bukanlah semata-mata tanda kasih sayang tanpa ujian. Allah berfirman: "لِنَفْتِنَهُمْ فِيهِ" — "agar Kami menguji mereka di dalamnya." Ya, Allah memberikan nikmat itu sebagai ujian, untuk menguji apakah hamba-hamba-Nya bersyukur atas nikmat tersebut atau justru kufur dan lalai. Apakah mereka menggunakan nikmat itu untuk taat kepada Allah, atau malah tenggelam dalam kemaksiatan dan kelalaian.
Inilah sunnatullah yang berlaku sepanjang zaman: nikmat adalah ujian, dan ujian adalah nikmat bagi orang yang beriman. Orang yang berakal akan menjadikan setiap nikmat sebagai tangga menuju ridha Allah, bukan sebagai perangkap yang menjerumuskannya ke dalam kesesatan.
Kemudian Allah mengingatkan kita dengan ancaman yang sangat tegas: "وَمَن يُعْرِضْ عَن ذِكْرِ رَبِّهِ يَسْلُكْهُ عَذَابًا صَعَدًا" — "Dan barangsiapa berpaling dari peringatan Tuhannya, niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam azab yang sangat berat dan menyiksa."
Maksudnya, siapa saja yang berpaling dari Al-Qur'an, tidak mau mendengarkannya, tidak mau merenungkan ayat-ayatnya, dan tidak mau mengamalkan perintah-perintahnya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam azab yang amat berat, yang terus-menerus menimpanya, tidak pernah reda, dan tidak ada jalan baginya untuk keluar dari azab tersebut. Azab yang "صَعَدًا" adalah azab yang sangat sulit dan menyakitkan, seperti mendaki gunung yang curam dan terjal — setiap kali ia mencoba naik, ia semakin tersiksa.
Saudaraku, betapa indahnya jika kita menjadi hamba yang selalu mengingat Allah, membaca Al-Qur'an, merenungkan maknanya, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ingatlah bahwa Al-Qur'an adalah petunjuk yang membawa kita kepada kebahagiaan dunia dan akhirat. Janganlah kita menjadi orang yang berpaling darinya, karena akibatnya sangat berat.
Marilah kita jadikan Al-Qur'an sebagai sahabat setia kita, pembimbing kita di setiap langkah, dan cahaya yang menerangi kegelapan hidup kita. Dengan berpegang teguh kepada Al-Qur'an dan sunnah, kita akan meraih keberkahan di dunia dan keselamatan di akhirat. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang senantiasa mengingat-Nya, bersyukur atas nikmat-Nya, dan berpegang teguh kepada kitab-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 15-19 — Al-Jinn
Terjemah — Al-Jinn 17
Surat Ayat 17/28 — Al-Jinn الجن (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Jinn Dengarkan, Al-Jinn Terjemah, Al-Jinn mp3, Al-Jinn pdf. Ayat 15–19. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








