Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- لِيَمِيزَ : Untuk membedakan dan memisahkan.
- الْخَبِيثَ : Yang buruk, yaitu orang-orang kafir dan harta serta amal mereka yang tidak diterima.
- الطَّيِّبَ : Yang baik, yaitu orang-orang mukmin dan amal serta harta mereka yang bersih.
- فَيَرْكُمَهُ : Maka Dia menumpuknya, mengumpulkannya bertumpuk-tumpuk di atas satu sama lain.
Tafsir Ayat:
Wahai saudaraku seiman, ayat yang mulia ini melanjutkan gambaran tentang orang-orang kafir yang membelanjakan harta mereka untuk menghalangi manusia dari jalan Allah. Mereka mengira bahwa dengan harta itu mereka akan menang, padahal Allah menjadikan semua itu sebagai sebab kebinasaan mereka sendiri.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman bahwa tujuan dari pengumpulan dan penghinaan terhadap orang-orang kafir itu adalah untuk membedakan yang buruk dari yang baik. Yakni, Allah akan memisahkan dengan jelas antara golongan yang kotor lagi buruk—yaitu orang-orang kafir dan segala amal serta harta mereka yang digunakan untuk melawan kebenaran—dari golongan yang baik dan bersih, yaitu orang-orang mukmin yang ikhlas beramal karena Allah.
Kemudian Allah menjelaskan nasib akhir dari keburukan itu: Allah akan menjadikan yang buruk itu sebagian di atas sebagian yang lain, lalu menumpuknya seluruhnya menjadi satu tumpukan yang bertumpuk-tumpuk, seperti awan tebal yang berkumpul. Ini adalah gambaran yang sangat mengerikan: segala bentuk kekufuran, kemaksiatan, harta haram, dan amal yang sia-sia akan dikumpulkan menjadi satu gundukan besar yang tidak bernilai sedikit pun di sisi Allah.
Setelah itu, Allah akan melemparkan seluruh tumpukan keburukan itu ke dalam neraka Jahanam. Di situlah tempat kembalinya yang paling hina. Dan kemudian Allah menegaskan: "Mereka itulah orang-orang yang merugi." Kerugian yang sebenar-benarnya, karena mereka kehilangan diri mereka sendiri, kehilangan keluarga mereka di akhirat, kehilangan surga yang kekal, dan justru mendapatkan neraka yang apinya tidak pernah padam.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku, perhatikanlah betapa tegasnya Allah dalam memisahkan antara yang hak dan yang batil. Tidak akan pernah bercampur kebaikan dengan keburukan di sisi Allah, sebagaimana tidak akan pernah bercampurnya cahaya dengan kegelapan. Setiap orang akan ditujukan kepada tempat sesuai dengan amalnya.
Maka marilah kita selalu menjaga hati, harta, dan amal kita agar tetap berada dalam kategori yang *thayyib* (baik). Harta yang kita belanjakan, pastikanlah untuk jalan kebaikan, bukan untuk menghalangi kebenaran. Amal yang kita lakukan, ikhlaskanlah karena Allah semata. Karena kelak, segala sesuatu yang buruk akan ditumpuk dan dibuang ke neraka, sedangkan yang baik akan dibalas dengan kebaikan yang berlipat ganda di surga-Nya yang kekal.
Janganlah kita menjadi bagian dari golongan yang merugi, tetapi jadilah hamba-hamba Allah yang beruntung dengan iman dan amal saleh. Semoga Allah memisahkan kita dari segala keburukan dan menggolongkan kita ke dalam golongan orang-orang yang baik lagi bertakwa. Aamiin.
📜 Ayat 35-39 — Al-Anfal
Terjemah — Al-Anfal 37
Surat Ayat 37/75 — Al-Anfal الأنفال (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Anfal Dengarkan, Al-Anfal Terjemah, Al-Anfal mp3, Al-Anfal pdf. Ayat 35–39. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








