Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- مِنْ أَنفُسِكُمْ: dari kalangan kalian sendiri, yaitu dari bangsa Arab, sama nasab dan bahasanya dengan kalian.
- عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ: sangat berat dan menyakitkan baginya apa yang menyusahkan dan memberatkan kalian.
- حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ: sangat menginginkan kebaikan, hidayah, dan kemaslahatan bagi kalian.
- رَءُوفٌ رَّحِيمٌ: sangat penyayang dan pengasih, dengan kasih sayang yang mendalam dan sempurna.
Tafsir:
Wahai kaum mukminin, sungguh telah datang kepada kalian seorang utusan Allah yang mulia, dari kalangan kalian sendiri. Beliau adalah seorang Arab Quraisy, sama seperti kalian dalam hal nasab, bahasa, dan tempat tinggal. Beliau bukan malaikat yang tidak kalian kenal, melainkan manusia biasa yang kalian saksikan kejujurannya, amanahnya, dan akhlaknya yang mulia sebelum diutus menjadi rasul.
Rasulullah ﷺ sangat merasakan apa yang kalian rasakan. Sungguh berat dan menyakitkan baginya jika kalian tertimpa kesulitan, kesusahan, atau bahaya. Beliau tidak pernah rela melihat seorang pun di antara kalian menderita. Bahkan, beliau sangat bersungguh-sungguh dan bersemangat sekali untuk memastikan kalian semua berada di jalan yang lurus, beriman kepada Allah, dan selamat dari azab-Nya. Beliau tidak pernah lelah menasihati, membimbing, dan mengarahkan kalian kepada kebaikan.
Terlebih lagi kepada orang-orang yang beriman, beliau memiliki rasa kasih sayang yang sangat dalam dan lembut. Beliau memperlakukan mereka dengan penuh kelembutan, mendoakan kebaikan untuk mereka, dan sangat peduli terhadap keadaan mereka. Sungguh, tidak ada seorang pun yang lebih mencintai umatnya melebihi kecintaan Rasulullah ﷺ kepada umatnya.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Sungguh, ayat ini adalah bukti cinta Allah kepada kita. Allah mengutus seorang rasul dari jenis kita sendiri, agar kita bisa mengenalnya, meneladaninya, dan merasa dekat dengannya. Bayangkanlah, wahai saudaraku, betapa besar kasih sayang Rasulullah ﷺ kepada kita. Beliau yang tidak pernah melihat kita, namun setiap hari dalam shalatnya, beliau berdoa untuk kebaikan umatnya. Beliau bersabda: *"Aku adalah orang yang paling mencintai umatku."*
Maka, sudah sepantasnya kita membalas cinta beliau dengan cinta yang tulus, dengan mengikuti sunnahnya, menghidupkan ajarannya, dan menjauhi segala yang beliau larang. Karena sesungguhnya, kebahagiaan kita di dunia dan akhirat terletak pada mengikuti jejak beliau. Janganlah kita sia-siakan pengorbanan dan kasih sayang beliau dengan berpaling dari petunjuknya. Mari kita jadikan Rasulullah ﷺ sebagai teladan utama dalam setiap langkah kehidupan kita, agar kita termasuk umat yang dicintainya dan akan bersamanya di surga kelak.
📜 Ayat 126-129 — At-Taubah
Terjemah — At-Taubah 128
Surat At-Taubah Ayat 128 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat…Surat Ayat 128/129 — At-Taubah التوبة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Taubah Dengarkan, At-Taubah Terjemah, At-Taubah mp3, At-Taubah pdf. Ayat 126–129. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu







