Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Istawa 'alal 'arsy: Naik dan tinggi di atas 'Arsy (singgasana) dengan cara yang sesuai dengan keagungan dan kebesaran Allah, tanpa kita ketahui hakikatnya dan tanpa menyerupai makhluk.
- Yudabbirul amr: Mengatur dan mengurus segala urusan makhluk-Nya, baik urusan rezeki, kehidupan, kematian, maupun urusan akhirat.
- Syafi': Pemberi syafaat (pembela/penolong) di sisi Allah.
- Tadzakkarun: Mengambil pelajaran dan peringatan.
Tafsir Ayat:
Wahai manusia, ketahuilah bahwa Tuhan kalian yang berhak disembah hanyalah Allah semata. Dialah yang menciptakan langit yang begitu luas dan megah serta bumi yang terbentang dengan segala isinya hanya dalam enam masa. Setelah itu, Dia bersemayam di atas 'Arsy dengan cara yang sesuai dengan keagungan-Nya, tanpa kita ketahui bagaimana caranya. Mahasuci Allah dari segala sifat kekurangan.
Allah tidak pernah lengah atau lelah dalam mengurus makhluk-Nya. Dia senantiasa mengatur segala urusan dari yang paling besar hingga yang paling kecil, dari urusan alam semesta hingga urusan rezeki setiap makhluk hidup. Tidak ada satu pun yang luput dari pengaturan-Nya.
Di hari kiamat kelak, tidak ada seorang pun yang dapat memberikan syafaat atau pertolongan kepada orang lain, kecuali setelah Allah mengizinkannya. Ini menepis keyakinan orang-orang musyrik yang mengira bahwa berhala-berhala dan sesembahan mereka dapat memberikan syafaat di sisi Allah. Sesungguhnya syafaat itu hanyalah milik Allah sepenuhnya, dan hanya diberikan kepada orang-orang yang diridhai-Nya.
Itulah Allah, Tuhan kalian yang memiliki segala kesempurnaan sifat. Maka sembahlah Dia saja dengan penuh keikhlasan, jangan menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Tidakkah kalian mau mengambil pelajaran dari semua bukti dan dalil yang begitu jelas ini? Sungguh, akal yang sehat pasti akan mengantarkan pemiliknya untuk mengakui keesaan Allah dan beribadah hanya kepada-Nya.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajak kita merenungkan kebesaran Sang Pencipta. Jika Allah mampu menciptakan langit dan bumi yang begitu agung hanya dalam enam masa, maka sungguh tidak ada alasan bagi kita untuk ragu kepada-Nya. Kekuasaan-Nya tidak terbatas, dan pengaturan-Nya terhadap alam semesta adalah bukti nyata bahwa kita tidak pernah sendirian. Allah selalu mengurus kita, memberi rezeki, dan mengatur segala urusan kita dengan sebaik-baiknya.
Ketika kita menyadari bahwa tidak ada syafaat kecuali dengan izin Allah, maka kita pun semakin sadar bahwa hanya Allah tempat kita bergantung. Tidak ada tuhan, tidak ada dukun, tidak ada perantara yang bisa menyelamatkan kita tanpa izin-Nya. Maka, perbaiki hubungan kita dengan Allah, dekatkan diri kita kepada-Nya, dan jadikan Dia satu-satunya tujuan ibadah kita.
Islam datang membawa cahaya yang menerangi hati. Dengan mengenal Allah melalui ayat-ayat-Nya, hati kita menjadi tenang dan hidup kita menjadi terarah. Mari kita jadikan ayat ini sebagai pengingat untuk selalu bertawakal kepada Allah, bersyukur atas nikmat-Nya, dan beribadah dengan ikhlas hanya kepada-Nya. Sungguh, kebahagiaan sejati ada di dalam ketaatan kepada Allah dan ketundukan kepada syariat-Nya.
📜 Ayat 1-5 — Yunus
Terjemah — Yunus 3
Surat Yunus Ayat 3 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi…Surat Ayat 3/109 — Yunus يونس (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yunus Dengarkan, Yunus Terjemah, Yunus mp3, Yunus pdf. Ayat 1–5. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








